• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Laporkan jika Ada OPD Pelit Data

by BontangPost
28 Maret 2018, 11:51
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
BERI ARAHAN: Kepala Diskominfo Provinsi Kaltim Abdullah Sani saat memberikan materi di acara Sosialisasi PPID di Kota Bontang, Selasa (27/3) kemarin.(FAHMI FAJRI/BONTANG POST)

BERI ARAHAN: Kepala Diskominfo Provinsi Kaltim Abdullah Sani saat memberikan materi di acara Sosialisasi PPID di Kota Bontang, Selasa (27/3) kemarin.(FAHMI FAJRI/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Jika masyarakat atau perseorangan ingin meminta informasi dan data ke salah satu OPD di Bontang dan ditolak, maka kejadian tersebut bisa dilaporkan ke Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Bontang. Diskominfotik bisa menegur OPD yang bersangkutan untuk membuka datanya. Komisi Informasi (KI) juga menerima sengketa informasi, ketika badan pelayanan pemerintahan bungkam soal data.

Mengingat saat ini sudah eranya keterbukaan informasi publik. Sehingga, transparansi data dan informasi sangat diperlukan sebagai pencegahan dini tindak pidana korupsi.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Abdullah Sani, saat menjadi narasumber di acara Sosialisasi PPID di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang. Kata dia, keterbukaan informasi sangatlah penting untuk menuju open government. Dari seluruh organisasi pemerintah mulai tingkat kelurahan hingga OPD lain perlu diberikan pelayanan informasi kepada masyarakat. “Makanya Diskominfo Kaltim memiliki kewajiban membina seluruh Diskominfo di kabupaten kota, sesuai dengan Permendagri Nomor 3 Tahun 2017, nantinya akan ada FGD PPID pemerintah kabupaten kota dan provinsi,” jelas Sani saat ditemui usai menjadi narasumber di acara Sosialisasi PPID, Selasa (27/3) kemarin.

Baca Juga:  Perda SIUP Tak Relevan 

Oleh karenanya Sani mengatakan, rencana Forum Group Discussion (FGD) PPID akan dilakukan di Kabupaten Paser selaku tuan rumah. Menurutnya sangatlah penting adanya PPID di seluruh OPD. Pasalnya, dengan adanya PPID bisa mengantisipasi permintaan masyarakat tentang informasi yang ada di seluruh badan publik dalam hal ini OPD dan lainnya. Karena mereka (OPD) wajib menyampaikan informasi itu secara berkala dan terbuka. “Ada klasifikasi-klasifikasinya, ada yang setiap hari harus disampaikan. Sehingga masyarakat bisa mengetahui apa kegiatan yang berlangsung di OPD tersebut,” ujarnya.

Selain itu, keterbukaan informasi juga dijelaskan Sani sebagai pencegahan dini dari hal penyimpangan anggaran. Karena, lanjut dia, jika sleuruh OPD terbuka mengenai anggaran maka masyarakat tahu dan bisa mengontrol. Sehingga secara dini bisa mencegah adanya kebocoran atau korupsi. “Ini perlu kami sampaikan, agar jangan sampai permohonan masyarakat meminta informasi tidak dipenuhi oleh OPD yang berujung menjadi sengketa informasi,” terang dia.

Baca Juga:  Buka Erau Pelas Benua, Neni Minta Jangan Lupakan Budaya Lokal

Jika sengketa informasi bisa sampai ke Komisi Informasi (KI), maka Sani mengatakan bisa menuntut apakah itu pidana, perdata atau hal lainnya. Maka semua ini harus diperhatikan, jadi Diskominfo kota harus memiliki peran didepan. Mengingat Diskominfo sebagai PPID utama yang ada di kota atau kabupaten harus selalu menyosialisasikan,memonitor, dan mengevaluasi kegiatan PPID di seluruh tingkatan lapisan organisasi. “Mulai dari RT silakan dibuka, berapa gaji RT dibuka saja, jadi orang bisa tahu. Karena itu hal-hal kecil tapi berdampak besar,” ungkapnya.

Menurutnya, jika di Bontang ada OPD yang tidak mau membuka data maka dianggap tidak benar. Namun demikian perlu melihat kembali informasi apa yang dibutuhkan masyarakat. Karena jika informasi pribadi memang tidak diperbolehkan. Tetapi untuk jumlah pegawai PNS, non PNS, berapa gaji mereka itu bisa dibuka. “Jika memang OPD berkaitan tidak mau membuka maka bisa dilaporkan ke Kadiskominfotik agar ditegur terlebih dahulu. Apalagi, sudah ada arahan dari Pj Sekda untuk menegur OPD yang tidak membuka data. Harus tegas, karena dikhawatirkan ada yang diam-diam dilaporkan ke polisi,” tutupnya. (mga)

Baca Juga:  Pemkot Bagikan 38 Ribu Alat Tulis ke Pelajar
Tags: Keterbukaan Informasiopdpemkot bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Banyak Kompetitor, “Rebut Bola” dengan Sediakan “KPK”

Next Post

Pembangunan Pasar Dihalangi Oknum Warga 

Related Posts

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang
Pemkot Bontang

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang

6 September 2026, 09:25
Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen
Pemkot Bontang

Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen

2 September 2026, 11:00
Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah
Pemkot Bontang

Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah

27 Agustus 2026, 11:19
Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta
Pemkot Bontang

Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta

27 Agustus 2026, 10:00
Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport
Pemkot Bontang

Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport

26 Agustus 2026, 12:53
Bontang Waspadai Kebakaran Lahan, Area Bontang Lestari Dipantau Ketat
Pemkot Bontang

Bontang Waspadai Kebakaran Lahan, Area Bontang Lestari Dipantau Ketat

25 Agustus 2026, 16:05

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.