• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial DPRD Bontang

Legislator Temukan Ketua RT Jadi Tim Keamanan BCM

by Redaksi Bontang Post
3 Juni 2020, 15:00
in DPRD Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Anggota Komisi III Agus Suhadi (masker merah) mencoba menenangkan ketua RT, anggota TNI, dan koleganya, saat melakukan kunjungan lapangan ke lokasi pembangunan BCM. (Edwin Agustyan/Bontangpost.id)

Anggota Komisi III Agus Suhadi (masker merah) mencoba menenangkan ketua RT, anggota TNI, dan koleganya, saat melakukan kunjungan lapangan ke lokasi pembangunan BCM. (Edwin Agustyan/Bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Kunjungan lapangan Komisi III DPRD Bontang ke lokasi pembangunan Bontang Citimall (BCM) berlangsung panas. Baik karena dilakukan saat matahari menyengat hebat. Pun dengan situasinya.

Anggota dewan sempat terlibat adu mulut dengan pihak keamanan BCM. Dua di antaranya merupakan ketua RT di Kelurahan Tanjung Laut. Gegara, legislator menanyakan kapasitas mereka di proyek tersebut. Bahkan, salah satu anggota TNI AD sempat ikut tersulut.

“Ini sidak (inspeksi mendadak) atau apa ini?” kata aparat berbaju loreng itu. “Ini sidak, Pak?” jawab Ketua Komisi III DPRD Amir Tosina.

“Tapi nadanya diatur. Saya dengar dari pertama datang sudah mulai keras. Suaranya itu loh. Jangan ngegas-ngegas (bicara dengan nada tinggi) gitu loh,” timpalnya.

Baca Juga:  Soal Penertiban THM, Dewan Minta Jangan Berlarut-Larut

Situasi mulai tenang setelah anggota Komisi III Agus Suhadi coba menenangkan. Politikus PDIP yang juga pensiunan TNI itu menjelaskan bahwa kunjungan itu resmi dan berdasarkan surat tugas.

“Sampeyan petugas jangan ngegas-ngegas kayak gini,” tuturnya.

Menurut Amir Tosina, ketua RT tidak memiliki kewenangan dan kepentingan dalam proyek itu. Mereka hanya penanggung jawab di lingkungan tempat tinggal. Memang saat legislator mengunjungi lokasi, tidak ada satupun manajemen PT Brantas Abipraya, selaku kontraktor. Pun dengan aktivitas pembangunan.

“Kami nanti akan panggil lagi manajemen perusahaan,” ungkap politikus Gerindra tersebut.

Dari penuturan perwakilan PT Brantas Abipraya, Ibrahim, pekerja diliburkan. Terkait aktivitas pengangkutan material berat, klaimnya, sudah dilakukan sesuai prosedur. Yakni mendapatkan pengawalan petugas kepolisian ketika dilakukan pada pagi hari.

Baca Juga:  DPRD Minta Pemkot Berikan Bonus Bagi Atlet Bontang Peraih Medali di PON XXI Aceh-Sumut

“Terakhir pengangkutan, dua hari setelah Lebaran,” tuturnya.

KETUA RT RANGKAP TIM KEAMANAN

Sementara, ketua RT 24 Ahmad Jaya menuturkan, dia bersama empat ketua RT lainnya memang masuk dalam tim keamanan. Mereka ditunjuk sebagai penanggung jawab. Salah satu tugas mereka adalah menerima kiriman barang. Termasuk pula tiang pancang.

“Kami di sini hanya sebagai penerima. Tidak bertanggung jawab terkait angkutannya,” tegasnya.

Dia juga menegaskan bahwa angkutan tiang pancang telah mendapat pengawalan. Bahkan dia mengklaim tidak hanya dikawal oleh kepolisian, tapi juga aparat lainnya.

Di samping itu, dia juga menepis jika dikatakan bahwa pembangunan BCM menimbulkan kemacetan. Hal yang sama diungkapkan Lurah Tanjung Laut Azidah. Dia menyebut bahwa sejak awal arus lalu lintas di sekitar proyek lancar.

Baca Juga:  Skema Penanganan Turap Patah di Gunung Elai Dipertanyakan, Dewan Desak Segera Diperbaiki

“Pengangkutan material juga dilakukan malam hari. Jadi tidak menganggu pengguna jalan lainnya,” kata Azidah.

Diketahui, pengangkutan tiang pancang untuk pembangunan BCM sempat disorot. Transportir pernah kedapatan mengangkut dari Pelabuhan Loktuan ke lokasi tanpa pengawalan kepolisian. Padahal itu dilakukan di luar jam edar. Yakni pukul 21.00-06.00.

Kasat Lantas Polres Bontang AKP Imam Syafii bahkan mengaku sudah memberi teguran.

“Sudah beroperasi duluan. Enggak ada koordinasi susulan. Makanya kami datangi dan tegur,” ujarnya, 21 Mei lalu. (edw)

Tags: . bontang citimallbcmdprd bontangkomisi III DPRD Bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Akhirnya, Honor Petugas Jaga di Tugu Selamat Datang Bakal Dibayarkan

Next Post

Semalam Hujan Deras, Siangnya Tanah Longsor Hantam Rumah Warga Tanjung Laut

Related Posts

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar
Bontang

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar

6 Oktober 2026, 15:23
Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW
Bontang

Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW

29 September 2026, 11:46
DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit
Bontang

DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit

15 September 2026, 14:55
Kursi DPRD Bontang Kosong, PDIP Mulai Proses PAW dan Siapkan Pengganti, Ini Sosoknya
DPRD Bontang

Joni Alla’ Padang Dilantik Jadi Wakil Ketua DPRD Bontang Besok

31 Agustus 2026, 21:15
Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL
DPRD Bontang

Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL

31 Agustus 2026, 15:37
Bontang Siapkan Rp4,4 Miliar untuk Porprov 2026, DPRD Sarankan Cari Tambahan dari CSR
DPRD Bontang

Bontang Siapkan Rp4,4 Miliar untuk Porprov 2026, DPRD Sarankan Cari Tambahan dari CSR

29 Agustus 2026, 13:22

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.