• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Warga Keluhkan Bau Tak Sedap di Pasar

by M Zulfikar Akbar
13 Agustus 2018, 10:36
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
LELA RATU SIMI/SANGATTA POST
MENUMPUK: Tumpukkan sampah nampak mengganggu warga di Pasar Sangatta Selatan, Minggu (12/8).

LELA RATU SIMI/SANGATTA POST MENUMPUK: Tumpukkan sampah nampak mengganggu warga di Pasar Sangatta Selatan, Minggu (12/8).

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Pengunjung Pasar Sangatta Selatan disambut bau busuk, akibat sampah yang menumpuk di pintu gerbang menuju pasar. Tidak hanya di tempat itu, bahkan sampah menumpuk di sejumlah lokasi tak jauh dari situ.

Sampah tersebut diperkirakan telah tiga hari menumpuk. Menurut salah satu warga yang melintas, Hanum mengeluhkan bau tidak sedap. Terlebih saat pagi hari, waktunya ibu-ibu berbelanja.

“Saya tidak pernah liat bak sampah di dekat pasar. Memang tidak tahu pedagang kalau membuang dimana. Ternyata sudah menumpuk saja di situ,” ujarnya saat diwawancarai, Minggu (12/8).

Menurut warga lain, yang juga menyampaikan keluhannya terkait tumpukkan sampah. Dermawan warga Sangkima mengaku merasa terganggu. Selain karena merusak nilai estetika, sampah campuran antara organik dan non organik itu dirasa memenuhi area parkir.

“Saya bisa parkir mobil di situ, malah banyak sampah. Mau tidak mau harus cari lahan lain,” keluhnya.

Dia berharap pada UPT terkait untuk segera mengangkut sampah, pasalnya hal tersebut sangat berdampak pada kesehatan. Menurutnya jika pemerintah tidak bergerak cepat, maka akan berdampak pada kesehatan warga sekitar.

“Minggu itu waktunya untuk menemani istri belanja, gimana mau nyaman kalau sampah mengganggu,” katanya.

Masih di kawasan pasar, salah satu pedagang sayur mengatakan bingung membuang sampah, pasalnya lokasi penumpukan terbilang jauh. “Saya lihat di sana banyak yang buang, mungkin karena di sini harus buang ke jalan pertanian dan cukup jauh,” terangnya.

Menanggapi hal itu, salah satu kader lingkungan, Omih mengatakan, hal seperti ini merupakan salah satu penyebab penyebaran penyakit secara cepat. Dia menginginkan hal seperti itu bisa dikondisikan lebih ke arah yang lebih bermanfaat dan bernilai profit.

“Kalau semua orang sadar lingkungan, penumpukkan sampah takkan terjadi. Organik bisa dijadikan pupuk dan anorganik bisa diubah jadi barang daur ulang. Bisa dijual untuk menambah penghasilan dan kawasan di situ tidak akan kumuh,” pungkasnya. (*/la)

ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Masyarakat Diminta Ubah Stigma

Next Post

Pedagang Pernik Kemerdekaan Bermunculan

Related Posts

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine
Kesehatan

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine

31 Oktober 2026, 19:05
Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat
Bontang

Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

31 Oktober 2026, 15:33
Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu
Kaltim

Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu

31 Oktober 2026, 14:10
25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah
Bontang

25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

31 Oktober 2026, 11:23
Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang
Kriminal

Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

31 Oktober 2026, 10:54
3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri
Kaltim

3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri

31 Oktober 2026, 10:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.