• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Masyarakat Diminta Ubah Stigma

by M Zulfikar Akbar
13 Agustus 2018, 10:34
in Kaltim
Reading Time: 1 min read
0
DEVI/METRO SAMARINDA
Nurlinda Novi

DEVI/METRO SAMARINDA Nurlinda Novi

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Seringkali Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) diabaikan dan dihindari oleh masyarakat sekitar. Padahal untuk sembuh, para ODGJ ini sangat memerlukan dukungan dari orang-orang di sekitarnya.

Hal ini dungkapkan Kasi Mutu Asuhan Keperawatan dan Litbang Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Atma Husada, Nurlinda Novi. Ia meminta agar masyarakat dapat mengubah stigmanya terhadap para ODGJ.

“Karena gejala awal penyebab gangguan jiwa itu di antaranya tidak seimbangnya antara pikiran, perasaan, dan perilaku.  Jadi teman-teman harus berhati-hati ketika hati dan fikiran tidak sinkron, ada kemungkinan teman-teman mengalami gejala awal ODGJ itu,” tutur Novi.

Ia menuturkan, memang tidak mudah untuk mengdiagnosis ODGJ. Pihaknya sendiri perlu melakukan  observasi selama 14 hari untuk menentukan orang tersebut mengalami gangguan jiwa atau tidak. “Jadi tidak serta merta orang yang dibawa ke sini kami nyatakan sebagai ODGJ, harus diobservasi dulu. Dan kami juga memiliki program one day care untuk menangani ODGJ yang tidak permanen,” ujarnya.

Dari perawatan itulah, ODGJ akan diberikan pembinaan. Begitupun dengan ODGJ yang ditahan di Atma Husada. Mereka semua diberikan pelatihan agar siap bersosialisai di masyarakat.  Tujuannya agar mereka mampu diterima baik oleh masyarakat. Sehingga dapat melanjutkan hidupnya dengan normal.

“Ada salah seorang pasien bekas ODGJ yang sekarang telah dinyatakan sembuh dan menjadi salah satu staf di bank. Sehingga perawatan dan dukungan dari orang-orang disekitarnya memang penting,” jelasnya.

Selain itu, Novi berujar, rutinnya obat yang diminum dinilai penting menunjang kesembuhan ODGJ. Pasalnya ODGJ yang sering mengamuk merupakan ODGJ yang tidak lagi meminum obatnya. Atau bisa jadi dikarenakan tidak mendapat perhatian dari keluarganya.

“Bagi pihak yang memiliki ODGJ di dalam keluarganya, mari kita dukung sama-sama. Karena jika dibiarkan sendirian, mereka akan melamun dan memang sering berhalusinasi. Sehingga mereka ini harus memiliki kegiatan positif dan jangan dibiarkan sendiri,” pungkasnya. (*/dev)

Share1TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Istri Jaang Ajukan Gugatan di Bawaslu

Next Post

Warga Keluhkan Bau Tak Sedap di Pasar

Related Posts

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine
Kesehatan

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine

31 Oktober 2026, 19:05
Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat
Bontang

Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

31 Oktober 2026, 15:33
Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu
Kaltim

Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu

31 Oktober 2026, 14:10
25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah
Bontang

25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

31 Oktober 2026, 11:23
Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang
Kriminal

Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

31 Oktober 2026, 10:54
3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri
Kaltim

3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri

31 Oktober 2026, 10:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.