BONTANG – Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni secara langsung melepas 4 calon Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) asal Kota Taman ke tingkat Provinsi Kaltim, serta 41 calon Paskibra Bontang yang memasuki tahap karantina.
Dalam kegiatan yang digelar di Aula Kodim 0908 Bontang, Selasa (30/7/2019), orang nomor satu Bontang ini merasa bangga dengan terpilihnya 4 orang anak Bontang ini ke tingkat provinsi. Hal ini menunjukkan bahwa sekolah yang berada di wilayah kepemimpinannya ini mampu menghasilkan sumber daya manusia yang berprestasi. “Saya merasa bangga kepada seluruh calon anggota Paskibraka. Karena telah terpilih untuk mengibarkan bendera merah putih pada saat 17 Agustus mendatang,” ungkapnya.
Ketua Golkar Bontang ini berpesan, agar seluruh calon Paskibraka untuk terus menjaga fisik dan meningkatkan mental lebih disiplin dan giat berlatih. Sebab tugas yang diembannya sebagai pengibar bendera di hari kemerdekaan adalah beban yang berat dan tidak semua pemuda beruntung bisa melaksanakannya.
“Jangan sampai stres, jaga kesehatan fisik dan mental. Semoga nantinya bisa mengibarkan merah putih dengan sempurna,” pesannya.
Sementara itu Dandim 0908 Bontang, Letkol Arm Eko Pristiono menyampaikan, menjadi seorang Paskibraka adalah pengalaman yang langka yaitu hanya dapat dirasakan sekali seumur hidup. Sehingga dia mengharapkan agar ke-45 calon Paskibraka ini dapat melaksanakan tugas dengan baik. “Jadi saya harapkan kalian dapat menjalankan tugas dengan sebaik baiknya. Bukan saja bagi Bontang tapi bagi nusa dan bangsa,” katanya.
Sementara, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Bontang, Bambang Cipto Mulyono menjelaskan calon Paskibraka ini akan diberikan pembekalan, baik secara fisik dan mental oleh para pelatih. Utamanya materi untuk membentuk mental peserta berupa wawasan kebangsaan, bahayanya narkotika, seputaran pembangunan Kota Bontang beserta visi dan misinya, oleh narasumber yang memang mumpuni di bidangnya.
“Di karantina, anak-anak akan dididik agar bisa menjadi mandiri, serta melatih jiwa korsa dari mereka untuk membangun emosional satu sama lain. Agar bisa dengan sempurna saat pengibaran bendera nantinya,” bebernya.(hms9/adv)







