• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

“Lestarikan Tanaman Buah Khas Kaltim”

by BontangPost
8 November 2017, 11:12
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
BERI SAMBUTAN: Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni memberi sambutan saat membuka seminar konservasi tanaman buah khas Borneo di Auditorium Wali Kota Taman 3 Dimensi kemarin. Serta foto bersama panitia dan manajemen KDM.
Foto dokumen humas/adi.

BERI SAMBUTAN: Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni memberi sambutan saat membuka seminar konservasi tanaman buah khas Borneo di Auditorium Wali Kota Taman 3 Dimensi kemarin. Serta foto bersama panitia dan manajemen KDM. Foto dokumen humas/adi.

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Sebagai rangkaian peringatan Hari Penanaman Nasional Tahun 2017, Yayasan Bikal dan Green Generation bekerjasama dengan PT Kaltim Daya Mandiri (KDM) menyelenggarakan seminar konservasi tanaman buah khas Borneo, di Auditorium Wali Kota Taman 3 Dimensi, Jalan Awang Long, Selasa (7/11) pagi.

Hadir sekaligus membuka seminar ini adalah Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni. Hadir juga Staf Ahli Bidang Pembangunan, Kemasyarakatan dan SDM Sofiansyah, Kepala BNK Nur Patria Kurniawan, Rusdiansyah dan Odit Ferry Kurniadinata dari Universitas Mulawarman sebagai narasumber, Ketua Yayasan Bikal Bontang Hamzah serta beberapa kepala OPD di lingkungan Pemkot Bontang.

Dalam sambutannya, Neni Moerniaeni menyampaikan, bahwa Kaltim tidak hanya kaya dengan kekayaan alam, tapi juga kaya dengan flora dan fauna, termasuk tanaman buah khas Borneo. Untuk itu katanya, keanekaragaman tersebut harus bisa dipelihara dan dijaga kelestariannya. Karena melestarikan tanaman buah khas Borneo salah satu wujud dalam melestarikan lingkungan, dan pastinya bisa mengurangi degradasi lingkungan yang saat ini menjadi ancaman terbesar yang sedang dihadapi.

Baca Juga:  Pengelolaan Pajak dan Retribusi Pasar Dicontoh

“Dalam hal melestarikan tanaman buah khas Borneo ini adalah tanggung jawab kita semua, karena selain bermanfaat untuk pelestarian lingkungan konservasi tanaman buah khas Borneo, ini juga sebagai upaya untuk menjaga ekosistem serta pastinya bernilai ekonomis. Sangat bermanfaat kalau dilakukan konservasi,

karena bisa juga dijadikan sebagai destinasi wisata kota. Untuk itu, tidak bisa di tawar lagi, konservasi harus kita lakukan secara bersama-sama,” terangnya.

Selanjutnya, Neni meminta supaya tidak hanya konservasi saja, tapi juga ada cagar alam. Dengan demikian apa yang dilakukan bisa menghasilkan pelestarian lingkungan dan nilai ekonomis. Paling penting katanya, lingkungan yang lestari akan menjadi warisan untuk anak cucu kita dikemudian hari.

Baca Juga:  Taman Posyandu, Fasilitas Kesehatan Lansia dan Balita

“Bunda bangga dengan anak-anak muda yang masih mau peduli dengan lingkungan. Yang mengikuti seminar ini harus ada ilmu yang diambil dan diterapkan di Kota Bontang. Tunjukkan kepada Indonesia, pada dunia, bahwa kita adalah masyarakat yang sangat peduli dan cinta akan lingkungan, kita menghargai lingkungan,” jelasnya .

Sementara Ketua Yayasan Bikal Bontang M Hamzah menyampaikan, melalui seminar ini diharapkan menjadi geliat kembalinya buah khas Borneo yang saat ini mulai langka, sekaligus bertujuan untuk memperkenalkan tanaman buah khas Kaltim, yang kondisinya saat ini makin langka dan susah untuk di temui.

“Kegiatan ini sekaligus wujud komitmen Bikal dan pemerhati lingkungan di Kota Bontang, untuk kelestarian tanaman buah khas Borneo yang selaras dengan program Pemerintah yakni Green City,” sebutnya. (hms7)

Baca Juga:  Tanjung Laut dan Tanjung Laut Indah Jadi Wilayah Stunting Tertinggi di Bontang
Tags: pemkot bontangtanaman buah
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kasus Kekerasan di Bontang Cenderung Meningkat

Next Post

Ruang Sidang Paripurna Rusak Parah

Related Posts

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang
Pemkot Bontang

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang

6 September 2026, 09:25
Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen
Pemkot Bontang

Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen

2 September 2026, 11:00
Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah
Pemkot Bontang

Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah

27 Agustus 2026, 11:19
Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta
Pemkot Bontang

Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta

27 Agustus 2026, 10:00
Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport
Pemkot Bontang

Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport

26 Agustus 2026, 12:53
Bontang Waspadai Kebakaran Lahan, Area Bontang Lestari Dipantau Ketat
Pemkot Bontang

Bontang Waspadai Kebakaran Lahan, Area Bontang Lestari Dipantau Ketat

25 Agustus 2026, 16:05

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dibutuhkan 21 Pipe Fitter untuk Pabrik 5 Pupuk Kaltim, Cek Syaratnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.