BONTANG – Untuk mengatasi angka pengangguran di Kota Bontang, pemerintah melalui Dinas Ketenagakerjaan tidak berhenti berupaya dan berinovasi. Salah satunya dengan cara peningkatan kualitas tenaga kerja. Senin 17 Maret 2020, Disnaker kembali mengadakan pelatihan untuk para pencari kerja.
Melalui 5 Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) kegiatan ini mampu menjaring sebanyak 126 peserta. 5 LPK ini antara lain LPK Suvi Training, BBEC, LPK Ayulia, LPK Kecantikan Bontang dan LPK LSM. Jenis pelatihannya pun beragam, mulai dari scaffolding, rigger, processing, menjahit, kecantikan kulit, hingga general office.
Dalam acara ini Neni Moerniaeni, Wali Kota Bontang juga turut hadir dan membuka acara. Ia mengapresiasi dengan diselenggarakannya pelatihan yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja. Ia juga menyampaikan bahwa Bontang sangat merasakan dampak dari pelatihan yang rutin digelar oleh Disnaker tersebut. Salah satunya melalui turunnya angka pengangguran yang ada di Kota Taman. “Alhamdulillah angka pengangguran sekarang sudah turun, dari 12 ribu menjadi 9 ribu,” ucapnya.
Dalam kesempatan terpisah, Doni Tanjung, Kasi Pelatihan Produktivitas dan Pemagangan menyampaikan bahwa dalam kesempatan ini para peserta juga diajarkan kecakapan dan etos kerja. Sehingga nantinya akan menghasilkan pribadi yang siap dan pantas untuk berkompetisi.
Kedepannya Disnaker juga berencana untuk mendata tiap peserta pelatihan, mulai dari proses penjaringan pelatihan hingga terserap di dunia kerja. Hal ini dimaksudkan agar mengetahui efektivitas dan keberhasilan pelatihan dalam upaya mengurangi jumlah pengangguran. (kmf/adv)






