• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Masalah Menghadang Jelang Pendaftaran PPDB SMK, Aplikasi Belum Disimulasikan

by Redaksi Bontang Post
22 Juni 2020, 15:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Aplikasi PPDB untuk jenjang SMK belum dapat diakses oleh orangtua pendaftar karena masih dalam penyempurnaan oleh pihak penyedia jasa. (Dok/KP)

Aplikasi PPDB untuk jenjang SMK belum dapat diakses oleh orangtua pendaftar karena masih dalam penyempurnaan oleh pihak penyedia jasa. (Dok/KP)

Share on FacebookShare on Twitter

Hingga kemarin (21/6/2020), panitia penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang SMA/SMK dibuat bingung. Aplikasi untuk pendaftaran SMK belum juga disimulasikan.

bontangpost.id – Kendala pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang SMA/SMK tahun ajaran ini mulai bermunculan. Ketika pendaftaran dibuka hari ini (22/6/2020), justru aplikasi jenjang SMK belum disimulasikan.

Sekretaris I Panitia PPDB cabang dinas (Cabdin) Bontang-Kutim Kasman Purba mengatakan, gelaran simulasi beberapa hari hanya teruntuk jenjang SMA. Akibatnya, satuan pendidikan belum bisa melihat mekanisme kerja aplikasi.

“Kami jadi tidak bisa menjawab pertanyaan masyarakat tentang bagaimana detail cara mendaftar. Belum siap aplikasinya,” kata Kasman.

Sehubungan itu, pihak sekolah hanya dapat memprediksi. Termasuk di dalamnya terkait usulan yang berkembang sehubungan pelaksanaan PPDB kepada penyedia jasa. Tentu saja mengacu petunjuk teknis (juknis) PPDB tahun ini.

Baca Juga:  SMKN 4 Minim Pendaftar, Faktor Jarak Jadi Kendala

“Jadi hanya bisa meraba-raba ketika pihak penyedia jasa memperlihatkan tentang aplikasi untuk jenjang SMA,” ucapnya.

Menurutnya, terdapat perbedaan di antara kedua jenjang ini. Pasalnya, pendaftar untuk jenjang SMA bisa memilih dua sekolah yang dituju. Sementara untuk SMK bisa mengambil tiga opsi kompetensi keahlian. Baik dalam satu satuan pendidikan sekaligus maupun berbeda.

Selain itu, pendaftar SMK wajib melampirkan dokumen surat keterangan sehat dan tidak buta warna di aplikasi itu. Tentunya, di dalam aplikasi wajib disertakan panel persyaratan ini. Kondisi seperti ini tidak satu kali dirasakan oleh panita PPDB. Tahun sebelumnya, simulasi juga tidak bisa dilakukan.

“Kenyataannya berulang. Kami juga tidak tahu penyebabnya apa. Pastinya juknis dan data siswa sudah lama dikirim,” ucapnya.

Baca Juga:  Jumlah Pendaftar Melorot, Kuota Enam SD Tak Terpenuhi

Berdasarkan informasi, penyedia jasa baru mengetahui bahwa pelaksanaan PPDB Bontang bergabung dengan Kutai Timur. Tepatnya saat melakukan video telekonferensi ketika menampilkan aplikasi untuk jenjang SMA, beberapa hari lalu. Akhirnya sistem aplikasi kembali diubah.

“Informasi terkini data siswa sudah dimigrasi. Tetapi untuk aplikasi dapat diakses itu besok (hari ini),” terangnya.

Panitia pun belum bisa memastikan dampak dari keterlambatan penyelesaian aplikasi ini. Mereka masih menunggu sembari berharap dapat segera rampung. Mengingat Senin (22/6/2020), pendaftaran untuk jalur afirmasi, prestasi, perpindahan tugas orangtua dan anak kandung guru dimulai.

“Semoga berjalan normal besok (hari ini). Kalau ternyata besok perkembangannya lain tentu dibicarakan lebih lanjut. Di sekolah tidak bisa mengambil tindakan sendiri harus komunikasi dengan kepala cabang dinas,” paparnya.

Baca Juga:  Sistem Bermasalah, Pendaftaran SMA/SMK Tertunda

Namun, dari sisi calon pendaftar sangat dirugikan. Mengingat pendaftar tidak bisa mencoba proses pendaftaran. Kini, penyedia jasa hanya menyebarkan aplikasi berwujud demo. Data yang diunggah pun bisa berbentuk palsu sembari mengidentifikasi kekurangan aplikasi tersebut.

“Dari sisi waktu dirugikan masyarakat. Khawatirnya ada yang belum sempat mengetahui prosesnya,” sebut dia.

Sebelumnya diberitakan, orangtua dijanjikan dapat mengakses aplikasi pada Jumat (19/6/2020) lalu. Upaya ini sekaligus sebagai sosialisasi penggunaan aplikasi dalam PPDB. Faktanya, penyedia jasa belum merampungkan sistem hingga berita ini ditulis. (*/ak/rdh/kpg)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: ppdb 2020ppdb smk
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Risiko Tinggi, Insentif Nakes Dikeluhkan

Next Post

Komisi II DPRD Gelar Rapat Tertutup Bahas Dana Tidak Terduga

Related Posts

Kuota PPDB di Bontang Masih Banyak, SMK 2 Menunggu Limpahan di Hari Terakhir
Bontang

Kuota PPDB di Bontang Masih Banyak, SMK 2 Menunggu Limpahan di Hari Terakhir

26 Juni 2024, 14:59
Kuota SMK 2 Bontang Masih Longgar
Bontang

Kuota SMK 2 Bontang Masih Longgar

30 Juni 2022, 10:39
Tak Paham Pendaftaran PPDB, Disdikbud: Operator Wajib Bantu
Bontang

PPDB Perpindahan Tugas Orangtua Membludak, Efek Pengalihan dari Jalur Prestasi

9 Juli 2020, 15:00
Radius Bina Lingkungan PPDB Tetap
Bontang

Jumlah Pendaftar Melorot, Kuota Enam SD Tak Terpenuhi

5 Juli 2020, 16:00
Sejumlah Jurusan SMK Kekurangan Peminat, Pilih Offline untuk Penuhi Kuota
Bontang

Sejumlah Jurusan SMK Kekurangan Peminat, Pilih Offline untuk Penuhi Kuota

5 Juli 2020, 13:00
Kuota SMKN 4 Belum Terpenuhi, Hari Ini Terakhir Pendaftaran
Bontang

SMKN 4 Minim Pendaftar, Faktor Jarak Jadi Kendala

2 Juli 2020, 17:00

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.