GUYS, siapa di antara kalian yang tidak mengenal Marching Band Bontang Pupuk Kaltim (MBBPKT)? Jawabannya tentu tidak ada. Ya, marching band yang sudah eksis kurang lebih 30 tahun di Kota Taman ini memang dikenal oleh seluruh kalangan. Levelnya pun tak hanya di tingkat lokal atau nasional, namun sudah beberapa kali turut mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional, lho.
Kali ini, marching band di bawah binaan Pupuk Kaltim ini bakal kembali mengikuti kompetisi Indonesia Drum Corps Championship (IDCC) 2017 di Serang, Banten, 13-15 Oktober mendatang. Untuk melepas para personil MBBPKT, diadakanlah konser pelepasan yang diadakan, Jumat (6/10) lalu di Stadion Mulawarman. Selain dihadiri manajemen Pupuk Kaltim dan Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, konser tersebut juga dinikmati oleh seluruh masyarakat Bontang yang memadati stadion.
Salah satu pelatih MBBPKT, Hudry menyebut tema yang diangkat pada lomba kali ini yakni “Save Our Forest”. Butuh waktu kurang lebih sembilan bulan bagi MBBPKT untuk mempersiapkan kompetisi tingkat nasional ini. “Ada sekitar 135 orang yang berangkat, terdiri dari junior dan juga senior. Kami juga didampingi official dan manajemen Pupuk Kaltim, serta beberapa orang tua juga alumni MB,” kata Hudry ditemui usai konser.
Meski kompetisi baru akan dimulai pekan depan, namun kemarin (7/10) malam rombongan MBBPKT sudah bertolak menuju Serang, Banten. Kata Hudry, pihaknya sengaja memberikan kelonggaran waktu selama seminggu agar peserta dapat beristirahat. “Mereka juga dapat menyesuaikan tempat dan berlatih di sana,” ujarnya.
Hudry berharap, di kompetisi kali ini MBBPKT dapat mempertahankan dan meningkatkan prestasi yang sudah pernah diraihnya, di tahun-tahun sebelumnya. “Semoga bisa mengharumkan nama Bontang di kancah nasional dan internasional,” harapnya.
Beberapa personil MBBPKT mayoritas masih berstatus siswa. Salah satunya Ahmad Qomaruddin Labib. Siswa SMKN 3 Bontang ini memegang alat musik barto dalam MBBPKT. Katanya, dia masuk ke marching band ini karena kecintaannya pada musik akustik. “Saya dulu pernah ikut lomba di Samarinda, alhamdulillah mendapat juara umum di sana,” ungkapnya.
Berbeda dengan Muhammad Tri Wahyu Ramadhan. Siswa SMAN 2 Bontang ini sudah berkali-kali merasakan atmosfer kompetisi baik di Jakarta untuk tingkat nasional, dan Thailand di tingkat internasional. Pemegang alat musik mellophone ini berharap kali ini dia dan teman-temannya di MBBPKT pulang membawa kemenangan. “Teriring doa dari seluruh masyarakat Bontang, mudah-mudahan MBBPKT bisa sukses meraih kemenangan,” katanya. Well, mari kita doakan MBBPKT mampu meraih hasil maksimal. Vini, Vidi, Vici! (*/naw/*/mus)







