BONTANGPOST.ID, Bontang – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 012 Bontang Selatan tetap berjalan pada Kamis (6/8), meski sebelumnya Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan distribusi ke sekolah tersebut akan dihentikan sementara selama proses evaluasi.
Sebelumnya, Kepala Regional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) BGN Kota Bontang, Surya Dwi Saputra, mengatakan penghentian sementara dilakukan sebagai langkah antisipasi sembari menunggu hasil investigasi atas laporan 12 guru dan murid yang mengalami keluhan mual, muntah, dan diare.
Namun, pantauan Bontang Post di lapangan menunjukkan makanan program MBG tetap didistribusikan dan diterima oleh para siswa SDN 012 Bontang Selatan.
Dikonfirmasi mengenai hal tersebut, Kepala SPPG Bontang Utara 2, Muhammad Rezky, mengaku belum menerima informasi ataupun instruksi terkait penghentian distribusi MBG ke sekolah tersebut.
“Masih belum dapat info,” ujarnya singkat usai mengikuti rapat bersama pihak SDN 012 Bontang Selatan.
Hingga berita ini diterbitkan, Bontang Post masih berupaya meminta klarifikasi kepada Kepala Regional SPPG BGN Kota Bontang, Surya Dwi Saputra, terkait alasan distribusi MBG tetap dilakukan meski sebelumnya disampaikan akan dihentikan sementara selama proses evaluasi.
Sebelumnya, sebanyak 12 orang yang terdiri dari guru dan murid SDN 012 Bontang Selatan dilaporkan mengalami gejala mual, muntah, hingga diare setelah mengonsumsi makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (5/8).
Menindaklanjuti laporan tersebut, BGN bersama Dinas Kesehatan Kota Bontang melakukan investigasi dan pengambilan sampel makanan untuk diuji di laboratorium. Hingga kini, penyebab keluhan tersebut masih belum dipastikan karena hasil pemeriksaan laboratorium masih menunggu. (*)







