• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Melihat Keunikan dan Budaya Masjid di Kutim: Al Muhajirin (1)

by BontangPost
7 Juni 2017, 12:20
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
PUNYA SEJARAH: Masjid Al Muhajirin Sangatta Selatan ini dulunya kerap ditempati para PSK Kampung Kajang untuk Salat Tarawih.(HERDI JAFFAR)

PUNYA SEJARAH: Masjid Al Muhajirin Sangatta Selatan ini dulunya kerap ditempati para PSK Kampung Kajang untuk Salat Tarawih.(HERDI JAFFAR)

Share on FacebookShare on Twitter

Tempat Tarawih PSK dan Mucikari

Cap penzinah dan gelimang dosa melekat bagi para PSK. Namun begitu, sebagian dari mereka tetap merindukan Tuhan.

Herdi Jaffar, SANGATTA

Masjid Al Muhajirin yang terletak tak jauh dari kawasan eks Lokalisasi Kampung Kajang, Sangatta Selatan menjadi saksinya. Saat lokalisasi itu masih beroperasi, sejumlah PSK yang tidak bekerja saat Ramadan memilih beribadah tarawih di masjid tersebut. Masjid yang dibangun pada tahun 1985 itu memang cukup sederhana. Luasnya hanya sekira 15×15 meter. Dindingnya di dominasi warna hijau. Dulunya rumah ibadah itu hanyalah sebuah Musala, seiring perkembangan zaman lalu diubah menjadi Masjid.

“Dulu waktu lokalisasi masih ada, para PSK itu salat tarawih di Masjid ini,” kata M Tholib Ketua Takmir Masjid Al Muhajirin, Selasa (6/6) kemarin.

Baca Juga:  Waspada, Penyakit Menular Intai Janin 

Pemandangan itu sudah biasa setiap bulan Ramadan. Bahkan bukan hanya para PSK, para mucikari juga kerap beribadah di masjid tersebut.

“Para PSK itu kalau puasa-kan tidak bekerja. Makanya mereka memilih beribadah. Bahkan rutin mengikuti ceramah agama,” ungkapnya.

Bagi para pengurus masjid, keikutsertaan bagi PSK untuk beribadah dengan jamaah lainnya tidak menjadi persoalan. Pasalnya, warga jemaah yang lain memahami motif seseorang menjadi PSK.

“Ada juga karena terpaksa dan yang lainnya. Makanya, kita tidak boleh menghakimi. Mereka juga masih beribadah dan lainnya, apalagi masih mengingat Sang Pencipta,” katanya.

Kala itu, pengurus Masjid Al Muhajirin juga tak lelah mengajak para PSK bertaubat. Kendati langkah ini kerap dianggap hal yang sia-sia bagi sebagian orang.

Baca Juga:  Januari, Buang Sampah Bayar

“Dulu kami tak pernah lelah memberi pemahaman bahwa itu dosa dan sebagainya. Tapi ada juga yang bilang tidak perlu lakukan itu, karena sia-sia. Tapi kami tetap jalankan (memberi nasehat),” tutur Thalib.

Kini Thalib dan warga setempat bersyukur, karena lokalisasi Kampung Kajang sudah tidak beroperasi lagi. Sehingga perilaku maksiat otomatis berkurang.

“Sekarang sudah tidak ada lagi. Masjid ini hanya digunakan oleh jamaah di sekitar sini,” pungkasnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: budayaSangatta Postsejarah
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Progres Perumahan Nelayan Baru 36 Persen, Komisi III Minta Kontraktor Percepat Kerja

Next Post

Perbaikan Causeway Baru Masuk di APBN-P, Pelayaran Perdana Sebelum Lebaran Batal 

Related Posts

Minta Penggunaan Bahasa Kutai di Pengumuman Bandara SAMS Sepinggan
Kaltim

Minta Penggunaan Bahasa Kutai di Pengumuman Bandara SAMS Sepinggan

1 Juni 2022, 13:00
Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.