• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Melihat Keunikan dan Budaya Masjid di Kutim: At Taubah (2)

by BontangPost
8 Juni 2017, 12:24
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
TEMPAT TAUBAT: Masjid At Taubah di Pasar Raya, Desa Sangatta Selatan ini dulunya banyak ditempati para pemuda untuk bertaubat.(HERDI JAFFAR/SANGATTA POST)

TEMPAT TAUBAT: Masjid At Taubah di Pasar Raya, Desa Sangatta Selatan ini dulunya banyak ditempati para pemuda untuk bertaubat.(HERDI JAFFAR/SANGATTA POST)

Share on FacebookShare on Twitter

Ganti Nama karena Banyak Pemuda Bertaubat

Masjid di Pasar Raya, Desa Sangatta Selatan ini dulunya bernama Masjid Raya Sangatta. Setelah banyak pemuda yang bertaubat di rumah Tuhan itu, namanya diganti menjadi At Taubah.

Herdi Jaffar, SANGATTA

Masjid yang dibangun di 1970-an silam ini masih berdiri kokoh sampai saat ini. Kendati sudah direnovasi hingga beberapa kali, di beberapa titik masih memakai gaya arsitektur lama. Salah satunya di bagian ventilasi. Lubang udara itu berbentuk seperti kubah dan di tengah berpola lingkaran berlubang. Hampir keseluruhan plafon berbahan kayu. Ada 6 pilar yang berdiri kokoh di tengah Masjid berukuran 25×25 meter itu. Beberapa jamaah sedang membaca Alquran, ada juga yang berzikir.

Baca Juga:  Pelabuhan Kenyamukan Ganti Nama

Di bagian depan terdapat menara setinggi sekira 15 meter.

Pembangunan Masjid ini salah satunya diprakarsai oleh sesorang yang akrab disapa Almarhum Imam Jeppu Jepu. Imam berdarah Banjar itu dibantu oleh masyarakat sekitar dari berbagai etnis, mulai dari Kutai, Bungis, Jawa, dan lainnya. Proses pembangunan juga cukup panjang, karena menyesuaikan dengan dana yang tersedia.

“Awalnya oleh Almarhum Imam Jeppu Jepu. Kemudian dalam prosesnya dibantu warga sini, bahu membahu membangun Masjid ini,” kata H Idris salah seorang tokoh masyarakat Sangatta Selatan, ditemui di Masjid At Taubah, Senin (5/6) lalu.

Kehadiran masjid tersebut membawa banyak perubahan bagi warga setempat. Bahkan banyak pemuda yang dulunya banyak melakukan hal negatif, justru menjadi aktif di Masjid. Makanya, Masjid tersebut diberi nama At Taubah. Selain itu, nama ini dipilih untuk mengajak para umat bertaubat.

Baca Juga:  Dimulai Pasca Lebaran, untuk Pejabat Eselon Wajib Gunakan Miskat Setiap Kamis

“Dulunya masjid ini bernama Masjid Raya Sangatta, kemudian diganti menjadi At Taubah,” ungkap Idris.

Masji ini pun masih mempertahankan budaya buka bersama para jemaah. Takjil untuk berbuka datang dari warga setempat.

“Setiap Ramadan buka puasa bersama. Yang bawa takjil itu dari warga sini, bergiliran,” terangnya. (*)

Tags: budayaramadanSangatta Postsejarah
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Jabatan Lowong Segera Diisi, Bakal Calon Akan Diseleksi Baperjabat

Next Post

Dishub Fokus Urus Izin Operasional Pelabuhan

Related Posts

Aturan Baru KBM Ramadan 2026, Sekolah Dilarang Beri Tugas Berat ke Siswa
Nasional

Aturan Baru KBM Ramadan 2026, Sekolah Dilarang Beri Tugas Berat ke Siswa

19 Februari 2026, 09:00
Hasil Sidang Isbat 2026, Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan Jatuh pada 19 Februari
Nasional

Hasil Sidang Isbat 2026, Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan Jatuh pada 19 Februari

17 Februari 2026, 21:11
Libur Sekolah Ramadan Diperpanjang Jadi 28 Hari
Nasional

Libur Sekolah Ramadan Diperpanjang Jadi 28 Hari

5 Maret 2025, 12:40
Tata Cara dan Niat Mandi sebelum Puasa Ramadan, Lengkap dengan Doa dan Keutamaannya
Ragam

Tata Cara dan Niat Mandi sebelum Puasa Ramadan, Lengkap dengan Doa dan Keutamaannya

28 Februari 2025, 16:00
Stok Daging dan Telur di Kaltim Selama Ramadan Dijamin Berlimpah
Kaltim

Stok Daging dan Telur di Kaltim Selama Ramadan Dijamin Berlimpah

14 Februari 2025, 11:30
Tiga Kementerian Sepakat Meliburkan Sekolah Selama Ramadan 2025
Nasional

Tiga Kementerian Sepakat Meliburkan Sekolah Selama Ramadan 2025

16 Januari 2025, 09:22

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.