SANGATTA – Dampak dari pelantikan belasan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pekan lalu tentunya meninggalkan jabatan kosong. Agar tidak menjadi kendala pelayanan prima kepada masyarakat, Bupati Kutai Timur (Kutim) Ismunandar menegaskan bahwa sesegera mungkin posisi jabatan kosong dimaksud akan diisi.
“Semua masih digodok oleh tim badan pertimbangan jabatan dan kepangkatan (Baperjabat). Nanti kalau sudah ada hasilnya maka akan langsung dilantik,” tegas Ismu.
Untuk urusan rekomendasi siapa saja calon pejabat yang bakal mengisi jabatan lowong tersebut, Ismu, sapaan akrab Ismunandar, menyerahkan sepenuhnya kepada tim Baperjabat. Karena sesuai domain, Baperjabat berwenang melaksanakan proses pengangkatan, mutasi, dan pemberhentian Aparatur Sipil Negara (ASN).
Tugas pokok Baperjakat adalah memberikan pertimbangan kepada pejabat pembina kepegawaian dalam pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian dalam dan dari jabatan struktural Eselon II ke bawah.
Kemudian, Baperjakat bertugas memberikan pertimbangan kepada pejabat yang berwenang dalam pemberian kenaikan pangkat bagi yang menduduki jabatan struktural, menunjukkan prestasi kerja luar biasa.
“Diharapkan rekomendasi dari Baperjakat adalah yang terbaik. Yakni pegawai yang memiliki dedikasi, integritas, dan kualitas kinerja yang baik. Demi peningkatan pelayanan prima kepada masyarakat,” harap Ismu.
Beberapa posisi lowong di lingkup Pemkab Kutim di antaranya, Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD Kutim, Sekretaris Badan Pengelola Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD), Kepala Bagian Sosial, Sekretaris Dinas Perkebunan, Sekretaris Dinas Perhubungan, Sekeretaris Dinas Sosial, Kepala Bidang Pembudayaa Olahraga, Sekretaris Dinas Kesehatan, Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, dan Sekretaris Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang (PPR).
Selain itu, posisi OPD yang saat ini masih dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) seperti Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Pertanian (Distan), serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) juga akan dilantik berikutnya. Karena sementara ini masih merampungkan kendala administrasi dan menunggu pejabat yang akan digantikan memasuki masa pensiun. (hms3/drh)







