• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Minyak dan Sampah Plastik Ancam Populasi Penyu

by M Zulfikar Akbar
25 April 2019, 15:30
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Kepala Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kaltimtara, Akhmadon. (Arsyad/bontangpost.id)

Kepala Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kaltimtara, Akhmadon. (Arsyad/bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Kelangsungan populasi penyu laut Indonesia makin terancam dengan meningkatnya aktivitas manusia, dalam pemanfaatan potensi lingkungan berupa pariwisata dan iklim global. Salah satunya di Bontang.

Kepala Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kaltimtara, Akhmadon mengatakan pencemaran laut oleh minyak dan sampah plastik merupakan ancaman bagi kelestarian penyu. Tak terkecuali jika diperdagangkan.

“Penyu laut masuk dalam daftar merah spesies yang terancam,. Di Bontang juga kami tetap melakukan pengawasan,” katanya kala diwawancarai bontangpost.id, Kamis (25/4/2019).

Merebaknya sampah plastik di lautan bisa mengecoh penyu belimbing. Mereka (penyu) mengira sampah sebagai ubur-ubur. “Jadi mari jauhkan plastik dari laut kita,” ucapnya.

Lanjut Akhmadon menyampaikan, aktivitas yang dapat menghancurkan habitat dan tempat penyu bertelur, seperti tangkapan sampingan, perburuan telur, perdagangan ilegal produk berbahan dasar penyu, dan berbagai eksploitasi membahayakan lingkungan.

Baca Juga:  Optimalkan TPST dan TPS3R

Hancurnya habitat penyu, kata Akhmadon akan secara langsung membahayakan kelestarian sang ambassador laut tersebut.

Ancaman terhadap penyu tidak hanya pada lingkungan, akan tetapi perdagangan masih kerap terjadi di beberapa daerah, seperti Pulau Bali. Baik diperdagangkan dalam bentuk daging, telur maupun bagian tubuhnya.

“Penyu yang sering dijual dagingnya yaitu jenis penyu hijau. Penyu sisik diambil kerapasnya, biasa dibuat cendera mata,” tuturnya.

Sepanjang 2018 Stasiun PSDKP terus melakukan pengawasan sumber daya kelautan di beberapa daerah, seperti Kepulauan Derawan Kabupaten Berau. Hasilnya berhasil menyita ratusan aksesoris dan kerapas penyu.

Penyu di Indonesia telah dilindungi berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa. Juga menurut Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Baca Juga:  Tangkap Penyu Dilindungi, Nelayan Bontang Terancam 5 Tahun Penjara

Selain penyu, ikan jenis napoleon juga dilindungi. Para nelayan dilarang keras memperjualbelikan ikan tersebut di atas 3 kilogram dan di bawah 1 kilogram. Penangkapan ikan karang ini umumnya menggunakan racun sianida dan merusak ekosistem terumbu karang.

“Yang bisa dijual 1-3 kilogram saja. Sudah ada aturannya. Karena ikan ini dilindungi,” katanya lagi.

Menteri Kelautan dan Perikanan telah menetapkan status perlindungan terbatas terhadap ikan napoleon, nomor 37/Kepmen KP/2013 tentang penetapan status perlindungan ikan napoleon.

Diketahui, kehadiran Akhmadon di Kota Taman yakni menghadiri proses pelepasan tujuh ekor penyu dan lima ekor ikan napoleon di perairan Bontang. (mam)

Tags: pencemaran lautpenyuSampah Plastik
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Diresmikan Jokowi, Maloy Minim Listrik

Next Post

Stok Aman, Harga Beras Tak Boleh Naik

Related Posts

Tangkap Penyu Dilindungi, Nelayan Bontang Terancam 5 Tahun Penjara
Kriminal

Tangkap Penyu Dilindungi, Nelayan Bontang Terancam 5 Tahun Penjara

24 September 2022, 18:41
Pria di Bontang Kuala Diringkus karena Jual Penyu
Bontang

Pria di Bontang Kuala Diringkus karena Jual Penyu

29 Agustus 2020, 19:48
Revisi Perda Pengelolaan Sampah, DLH Minta Pengawasan Oleh Semua Pihak
Bontang

Revisi Perda Pengelolaan Sampah, DLH Minta Pengawasan Oleh Semua Pihak

27 Januari 2020, 09:19
Sampah Plastik Berserakan, Ketua RT Ajukan Cabut Listrik dan Air Bersih
Bontang

Sempat Dikeluhkan Warga, DLH Bersihkan Sampah di RT 16 Tanjung Laut Indah

23 Januari 2020, 15:30
Sampah Plastik Berserakan, Ketua RT Ajukan Cabut Listrik dan Air Bersih
Bontang

Sampah Plastik Berserakan, Ketua RT Ajukan Cabut Listrik dan Air Bersih

8 Januari 2020, 10:24
Satu Ton Sampah Terangkut, Dominan Plastik Kemasan
Bontang

Satu Ton Sampah Terangkut, Dominan Plastik Kemasan

22 September 2019, 09:00

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.