• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Museum Samarendah Gagal Launching, Pejabat Terancam Non-job

by M Zulfikar Akbar
28 Januari 2019, 19:30
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Perbedaan mencolok dapat dilihat secara kasatmata. Taman Samarendah semakin benderang dengan adanya menara hias dan ornamen air mancur dihiasi patung kuda. Sedangkan Museum Budaya belum jelas kapan dibuka untuk umum. Padahal, pemkot telah jauh hari menargetkan tahun ini museum itu harus diresmikan.

Sehingga, tidak ada alasan keterbatasan anggaran. Ini disampaikan Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang. Jika ada pejabat tidak menganggarkan untuk kelengkapan Taman Samarendah, artinya tidak paham apa yang ada di pikirannya. “Harusnya lapor ke panitia anggaran (TAPD dan Banggar). Kalau tidak diakomodasi, lapor wali kota,” tegasnya.

Menurutnya, ruang terbuka hijau (RTH) berupa taman dan Museum Samarendah hingga kini masih dipertentangkan. Politikus Demokrat ini mengaku sudah berjanji pada para alumni SMP 1 dan SMA 1. Untuk membuka museum pertama di Samarinda tahun ini. “Kan akan menjadi pusat informasi kedua sekolah (SMP 1 dan SMA 1). Dan sejarah Samarinda,” kata dia.

Baca Juga:  Jaang Rilis Calon Wakil

Jaang meradang. Target peresmian yang direncanakan bersamaan Hari Jadi Kota Samarinda, 21 Januari justru tak terlaksana. Dia pun meminta kepada pihak penyusun anggaran untuk mengakomodasi anggaran yang diperlukan. Guna menuntaskan apa-apa saja kekurangan pada museum tersebut.

“Kan perabotan dan interior di dalam museum perlu dilengkapi. Jangan diabaikan. Saya bisa saja non-job-kan pejabat bersangkutan. Nanti akan saya evaluasi,” tegas Jaang.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Samarinda, Dadang Airlangga mengatakan, dalam APBD murni tahun ini, pihaknya tidak mendapat anggaran untuk perawatan museum tersebut. Padahal, museum itu sempat disorot lantaran mengalami kerusakan pada plafon.

“Kami akan ajukan pada APBD perubahan Rp 100 juta. Namun akan dibahas. Apakah ini tanggung jawab kami atau Dinas Kebudayaan (Disbud). Harus disinkronkan,” tutup Dadang.

Baca Juga:  Terkait OTT di TPK Palaran, Jaang Dicecar Enam Jam

Diwartakan sebelumnya, museum pertama di Samarinda ini sudah diresmikan awal tahun lalu. Meski begitu, unsur budaya yang akan diletakkan pada museum yang menelan anggaran Rp 9,5 miliar ini belum dilengkapi. Saat diresmikan, yang terpampang hanya foto-foto tentang sejarah Samarinda.

Museum Samarendah disebut gagal launching. Sebab, Dinas Kebudayaan (Disbud) Samarinda belum melengkapi perabotan yang ada di dalamnya. “Belum bisa dibuka. Isinya masih kurang, termasuk peralatan elektroniknya,” ujar Kadisbud Samarinda, Abdul Azis.

Bahkan, masih ada beberapa barang bersejarah yang belum terpenuhi. Selain itu, mengenai miniatur SMA 1 dan SMP 1 perlu dianggarkan lagi. Pasalnya, tahun ini tidak mendapat anggaran. Sehingga, tidak semua permintaan untuk mengisi museum dapat dipenuhi. “Saya juga tidak ingin menyalahkan. Saya harap diperhatikan,” kata dia.

Baca Juga:  Bersurat ke Kedutaan Saudi Arabia, Jaang Ingin Samarinda Layani Rekam Data Calhaj

Pada 2017, pemkot telah menghabiskan Rp 1 miliar untuk desain interior, foto, perangkat elektronik. Sedangkan pada 2018, nominalnya sama. Yakni Rp 1 miliar. Untuk pengadaan lukisan, konsultan, dan komputer. Sedangkan tahun ini, hanya Rp 300 juta. Digunakan untuk keperluan launching, maket SMP 1, alat tenun, dan alat kesenian. (*/dq/rsh/k15/kpg)

Tags: museum samarendahsyaharie jaang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Diduga Mabuk, Pengendara Motor Diseruduk, Pengemudi Lompat ke Jurang

Next Post

Say No to Golput!

Related Posts

Samarinda Berlakukan Jam Malam, Tutup Jalur ke Balikpapan dan Pelabuhan Penumpang
Kaltim

Samarinda Berlakukan Jam Malam, Tutup Jalur ke Balikpapan dan Pelabuhan Penumpang

31 Maret 2020, 09:13
SKTM Rawan Disalahgunakan 
Kaltim

Bersurat ke Kedutaan Saudi Arabia, Jaang Ingin Samarinda Layani Rekam Data Calhaj

6 Februari 2019, 16:00
Taman Samarendah Diperindah, Begini Penampakannya
Kaltim

Taman Samarendah Diperindah, Begini Penampakannya

26 Januari 2019, 21:00
Habiskan Dana Rp 12 Miliar, Museum Baru Dapat Dimanfaatkan Tahun 2019 
Kaltim

HORE! Museum Samarendah Segera Dibuka Untuk Umum

16 Januari 2019, 10:40
Silaturahmi dengan Warga Bontang, Jaang Ajak Menjaga Keberagaman 
Breaking News

Silaturahmi dengan Warga Bontang, Jaang Ajak Menjaga Keberagaman 

22 Maret 2018, 11:10
JADI Bangun Kaltim Religius
Breaking News

JADI Bangun Kaltim Religius

1 Februari 2018, 21:18

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.