• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Neni Jadi Pembicara di AMF, Menyampaikan Materi di Depan 500 Delegasi ASEAN

by BontangPost
22 Juni 2017, 12:36
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
NENI MOERNIAENI(DOK/BONTANG POST)

NENI MOERNIAENI(DOK/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG –Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni kembali akan mengharumkan nama Bontang. Beliau akan menjadi salah satu pembicara di ASEAN Mayors Forum (AMF), yang digelar di Filipina, 26 – 28 Juli mendatang. Materi Memberdayakan Perempuan dan Mempromosikan Tata Kelola Pemerintahan Inklusif akan disampaikan Neni di acara tersebut.

Surat undangan permohonan menjadi pembicara yang diterima Bagian Pemerintahan Sekretariat daerah (Setda) Bontang, dikirim oleh Sekretaris Jenderal Persatuan Kota-kota dan Pemerintahan Lokal di Asia Pasifik (UCLG ASPAC), Bernadia Irawati Tjandradewi.

Didalamnya dijelaskan, bahwa Liga Kota-kota Filipina (LCP) dan Kota Taguig merupakan panitia AMF ketiga yang diselengarakan di Shangri La the Fort, Kota Taguig, Metro Manila, Filipina. Sementara tempat penyelenggaraannya mengacu dengan ketua ASEAN tahun ini yang dipegang Filipina.

Baca Juga:  Jadi Kendala Penanganan, Pemkot Akui Data Stunting Bontang Belum Sinkron

Disebutkan bahwa, forum tersebut diadakan bersamaan dengan Pertemuan Tingkat Menteri ASEAN untuk mencari pondasi lebih lanjut, dalam hal berkolaborasi antar kota dan pemerintah daerah, di dalam semangat ASEAN Community atau komunitas ASEAN dan melengkapi cetak biru konektivitas ASEAN atau ASEAN Connectivity.

Dengan tema 50 tahun ASEAN, kota-kota dan pemerintah daerah memberdayakan komunitas untuk ASEAN yang lebih kuat. Forum tersebut juga akan diisi banyak sesi diskusi seputar Sustainable Development Goals atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG’s), agenda urban baru, pengembangan ekonomi lokal, ketahanan, kepemimpinan pemuda dan perempuan.

“Dalam forum ini juga akan dibahas, bagaimana kota-kota dan pemerintah daerah dapat memainkan peran kunci dalam cetak biru konektivitas ASEAN ini,” ungkap Bernadia.

Dikatakan Bernadia, merupakan suatu kehormatan bisa mengundang Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menjadi narasumber atau pembicara di AMF ketiga. Neni akan berbicara di sesi ke-6 dengan tema Memberdayakan Perempuan dan Mempromosikan Tata Pemerintahan Inklusif yang akan digelar Kamis , 27 Juli 2017 pukul 11.00 sampai 12.30 waktu setempat.

Baca Juga:  Neni Lantik Pengurus Baru P3KA

“AMF ini akan diikuti sekitar 500 delegasi yang terdiri dari para wali kota, gubernur, pejabat pemerintahan nasional dan perwakilan tetap ASEAN serta organisasi masyarakat, akademisi, dan mitra pembangunan untuk berkolaborasi menghasilkan aksi nyata sesuai topik yang didiskusikan,” bebernya.

Terpisah, Kabag Pemerintahan Setda Bontang, Noorhayati mengatakan, karena materinya telah ditentukan, maka Pemkot Bontang akan mempersiapkan materi tersebut untuk Wali Kota Bontang. Dengan harapan, materi yang disampaikan menjadi best practice bagi wali kota lainnya.

“Dari Indonesia, 3 wali kota yang dijadikan pembicara ialah Wali Kota Surabaya Risma, Wali Kota Makassar M Ramdhan Pomanto dna Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, semuanya beda-beda materi,” terangnya.

Acara tersebut digelar sejak tanggal 26 Juli 2017, namun, Wali Kota Bontang akan menjadi pembicara di hari kedua yakni 27 Juli 2017. Dengan menjadinya pembicara di AMF 2017 ini, diharapkan kebijakan gender saling terkait di tingkat regional dan pemerintahan daerah. Juga bisa mengetahui tantangan isu pemberdayaan perempuan dan inklusif serta pertukaran pengetahuan, mengingat ada sesi tanya jawab.

Baca Juga:  Pernah ke Bontang, Pemkot Telusuri Jejak Pasien Positif Korona

“Materi yang disampaikan juga mudah-mudahan menjadi pembelajaran mengenai upaya pemberdayaan perempuan dan pemerintah inklusif, agar selaras dengan roadmap ASEAN dan tujuan pembangunan berkelanjutan,” pungkasnya.(mga)

Tags: AMFpemkot bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Disdik Restui SMPN 1 Terapkan FDS

Next Post

MENJAMA’ SHOLAT

Related Posts

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang
Pemkot Bontang

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang

6 September 2026, 09:25
Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen
Pemkot Bontang

Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen

2 September 2026, 11:00
Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah
Pemkot Bontang

Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah

27 Agustus 2026, 11:19
Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta
Pemkot Bontang

Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta

27 Agustus 2026, 10:00
Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport
Pemkot Bontang

Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport

26 Agustus 2026, 12:53
Bontang Waspadai Kebakaran Lahan, Area Bontang Lestari Dipantau Ketat
Pemkot Bontang

Bontang Waspadai Kebakaran Lahan, Area Bontang Lestari Dipantau Ketat

25 Agustus 2026, 16:05

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.