• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

ODGJ Perlu Perhatian Masyarakat 

by BontangPost
11 Agustus 2018, 11:30
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
SOSIALIASI: Pasien ODGJ binaan Puskesmas Sempaja unjuk gigi dengan menyumbangkan sebuah lagu dalam acara Sosialisasi Rehabilitasi Psikososial, Jumat (10/8) kemarin.(DEVI/METRO SAMARINDA)

SOSIALIASI: Pasien ODGJ binaan Puskesmas Sempaja unjuk gigi dengan menyumbangkan sebuah lagu dalam acara Sosialisasi Rehabilitasi Psikososial, Jumat (10/8) kemarin.(DEVI/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Kebanyakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dipandang sebelah mata karena dianggap mengganggu dan meresahkan masyarakat. Padahal jika dibiarkan sendirian, ODGJ ini akan semakin tidak terkendali dan dapat melukai orang-orang di sekelilingnya. Oleh karena itu, diperlukan perhatian khusus terutama dukungan keluarga agar para mereka dapat segera sembuh dan berperan aktif di lingkungannya.

Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Masalah Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Samarinda, dr Slamet Subagyo mengatakan, seharusnya masyarakat dapat merubah paradigmanya terhadap ODGJ. Jangan hanya membiarkan mereka berkeliaran namun juga harus dilaporkan agar dapat segera ditangani instansi terkait.

“Terutama bagi ODGJ yang memiliki keluarga. Keluarganya dapat memberikan perhatian khusus. Karena peran keluarga sangat penting agar ODGJ ini mampu berperan di masyarakat,” tutur Slamet yang ditemui diacara sosialiasi ODGJ tersebut.

Baca Juga:  SKTM Rawan Disalahgunakan 

Selain itu, mengenai penanganan ODGJ yang berkeliaran di jalanan, ia meminta kepada seluruh puskesmas agar bisa bergerak menjemput bola, agar keberadaan ODGJ di luar dapat segera terdeteksi. Pasalnya, masih banyak ODGJ berkeliaran tanpa terdeteksi. Terutama yang berasal dari luar daerah.

Masyarakat juga diminta turut membantu melaporkan setiap ODGJ yang meresahkan agar dapat segera ditangani. “Masyarakat juga harus aktif melaporkan ODGJ yang berkeliaran, jangan hanya dianggap meresahkan. Stigma ini yang perlu dirubah. Karena sesungguhnya ODGJ ini perlu pembinaan, agar tidak meresahkan masyarakat,” terang dia.

Diakui Slamet, jumlah ODGJ di Kota Tepian semakin tidak terkendali. Ia pun memperkirakan kalau jumlah warga Samarinda mencapai satu juta jiwa, maka jumlah ODGJ bisa mencapai 112 orang. Dan itu merupakan jumlah yang terdeteksi.

Baca Juga:  Gangguan Pembangunan Sudah Selesai, BSB Dipastikan Tepat Waktu

“Puskesmas harus tanggap untuk penanganan ODGJ, seperti yang dilakukan Puskesmas Sempaja. Setiap Jumat ada kegiatan rutin untuk membina para pasien ODGJ. Jadi tidak harus harus dibawa ke RS Atma Husada,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Puskesmas Sempaja, Aprilia Lailati mengatakan, bahwa pihaknya mengadakan pembinaan terhadap ODGJ yang dilakukan setiap Jumat. Walaupun kuota pembinaan hanya 25 orang, tapi puskesmas yang berada di Jalan KH Wahid Hasyim ini memiliki hingga 45 pasien ODGJ.

Dan program tersebut terbilang berhasil. Ia menyebut ada salah satu pasien ODGJ yang berada di bawah binaannya saat ini sudah bekerja seperti warga biasa.

“Perawatannya sendiri kurang lebih dua tahun. Dan selalu kami pantau perkembangannya. Alhamdulillah sekarang sudah bisa bekerja. Yang penting ia bisa bersosialisasi dulu dengan masyarakat. Tidak membahayakan dirinya sendiri apalagi orang lain,” ucap Aprilia.

Baca Juga:  Diadang Demonstran, Pengosongan RSI Batal Dilakukan

Lebih lanjut, ia menerangkan, sebenarnya jika tindakan ODGJ masih bisa diatur, maka penanganannya tidak perlu dibawa ke rumah sakit. Namun, apabila perilakunya tidak bisa diatur dan meresahkan masyarakat maka penanganannya akan diserahkan ke rumah sakit jiwa.

“Jika perilakunya masih bisa diatur maka cukup dirawat jalan oleh keluarga. Dan mereka ini harus selalu konsumsi obat, tidak boleh putus.  Jika sudah tidak bisa diatur, maka langsung masuk RS Atma Husada. Khususnya untuk memberikan mereka keterampilan,” pungkasnya. (*/dev)

Tags: Metro SamarindaODGJ
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Dapat Balon HBA, Nelayan Terima Hadiah

Next Post

Penjual Ayam Pertanyakan Kebijakan Pemerintah 

Related Posts

Satpol PP Bontang Amankan ODGJ, Dipulangkan ke Keluarga di Santan Tengah
Bontang

Satpol PP Bontang Amankan ODGJ, Dipulangkan ke Keluarga di Santan Tengah

21 September 2026, 14:29
Pria ODGJ yang Resahkan Warga Loktuan Dievakuasi, Sempat Naik ke Atap Rumah dan Bawa Sajam
Bontang

Pria ODGJ yang Resahkan Warga Loktuan Dievakuasi, Sempat Naik ke Atap Rumah dan Bawa Sajam

28 Desember 2024, 16:40
ODGJ di Loktuan Ngamuk Bawa Sajam
Bontang

ODGJ di Loktuan Ngamuk Bawa Sajam

16 Februari 2024, 11:01
Mengamuk dan Ancam Bunuh Orangtua, ODGJ di Guntung Diamankan Satpol PP
Bontang

Mengamuk dan Ancam Bunuh Orangtua, ODGJ di Guntung Diamankan Satpol PP

15 Juli 2023, 11:18
Bertahun-tahun Mangkrak, Bangunan Kosong di Tanjung Laut Indah Akhirnya Difungsikan
Bontang

Bertahun-tahun Mangkrak, Bangunan Kosong di Tanjung Laut Indah Akhirnya Difungsikan

4 Mei 2023, 12:30
Usai Bikin Resah Warga Kanaan, Kini ODGJ Dirawat Pendeta
Bontang

Usai Bikin Resah Warga Kanaan, Kini ODGJ Dirawat Pendeta

29 Maret 2023, 20:57

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.