• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Padi Lokal Harus Jadi Prioritas

by BontangPost
26 November 2017, 11:04
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
PRIORITASKAN PADI LOKAL: Guna mengatasi krisis pangan di Kutim, pengembangan padi lokal harus menjadi skala prioritas. (DOK SANGATTA POST)

PRIORITASKAN PADI LOKAL: Guna mengatasi krisis pangan di Kutim, pengembangan padi lokal harus menjadi skala prioritas. (DOK SANGATTA POST)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Untuk mengatasi masalah krisis pangan di Kutai Timur (Kutim), pengembangan padi lokal harus menjadi skala prioritas. Jika diseriusi, hasil panennya akan mampu memenuhi kebutuhan pangan lokal. Sehingga ke depan, Kutim tidak perlu beras hasil dari daerah luar.

 

“Hasil padi (gabah) lokal harus lebih diprioritaskan. Sehingga tidak perlu lagi mendatangkan padi dari luar daerah,” terang Bupati Kutim Ismunandar.

 

Dia menyatakan, Pemkab Kutim terus berupaya dengan melakukan berbagai terobosan untuk mengatasi persoalan krisis pangan. Salah satunya dengan melakukan penelitian melalui Badan Pengkajian Pertanian berupa pengembangan bibit padi super. Dengan menggunakan bibit tersebut petani dapat panen tiga kali dalam setahun.

Baca Juga:  Bukan Mengusir, Hanya Diminta Pindah

 

“Kalau bisa tiga kali panen coba bayangkan,  berapa ton padi yang dihasilkan. Tentunya dengan temuan tersebut dapat dikembangkan lebih jauh oleh SKPD terkait. Sehingga krisis pangan, terutama terhadap pasokan padi lokal dapat teratasi,” paparnya.

 

Selain itu, Ismu menegaskan kepada masing-masing Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), agar tidak mengalihkan fungsi lahan petak sawah ke perkebunan. Sehingga sektor pertanian dapat berkembang baik di masa datang.

 

“Jangan karena tergiur tanaman lain, lahan sawah yang produktif malah diubah. Tentu sangat disayangkan,” ucap Ismu.

 

Sementara, kepada para stake holder, baik dari kalangan perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batu bara atau perkebunan sawit, dia mengajak, untuk bersama-sama dapat menerima distribusi beras dari para gapoktan di Kutim. Sehingga petani lokal terus berkembang dan maju. (aj)

Baca Juga:  Harga Garam Kian Tinggi, Harga Asam Jawa Ikut Naik 

 

Print Friendly, PDF & Email
Tags: pemkab kutimSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kutim Kekurangan Hotel

Next Post

Pungutan Sampah Perlu Perda

Related Posts

Pemkab Kutim Anggarkan Rp 261 Juta untuk Tisu Toilet, Bupati; Saya Tidak Paham
Kaltim

Pemkab Kutim Anggarkan Rp 261 Juta untuk Tisu Toilet, Bupati; Saya Tidak Paham

8 Desember 2025, 19:06
Utang Proyek PL Mulai Dibayar
Breaking News

Janji Dilunasi Pemkab Kutim, Kontraktor Masih Resah

21 Januari 2019, 19:20
Gubernur Restui Dusun Sidrap Masuk Bontang
Pemkot Bontang

Gubernur Restui Dusun Sidrap Masuk Bontang

3 Januari 2019, 18:01
Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Aturan KTR, Vape Tak Lagi Boleh Dihisap di Tempat Umum Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.