• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Pakai Terapi SEFT, Hilangkan Rasa Candu

by BontangPost
4 November 2017, 11:51
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
TERAPI SEFT: Anak-anak pecandu rokok, ngelem, dan ngoteng diberikan terapi SEFT untuk menghilangkan kecanduannya. (IST)

TERAPI SEFT: Anak-anak pecandu rokok, ngelem, dan ngoteng diberikan terapi SEFT untuk menghilangkan kecanduannya. (IST)

Share on FacebookShare on Twitter

Banyaknya anak-anak yang sudah kecanduan dengan zat berbahaya seperti lem dan miras oplosan, membuat Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) Bontang berupaya menyembuhkan dengan terapi Spriritual Emotional Freedom Technique (SEFT).

SEFT, digadang-gadang sebagai terapi yang ampuh menghilangkan kecanduan menghisap lem, mabuk miras oplosan dan mabuk karena alkohol.

Terapis bernama Siti Rofiatun mengatakan, enam orang anak yang ditangani LK3 Bontang ini merupakan warga Kelurahan Berbas Pantai. Rofiatun melakukan terapi SEFT pada pertemuan pertama Selasa (31/10) malam lalu di Rumah Singgah. Hasil observasinya, semua anak merupakan anak-anak putus sekolah. Mereka juga merupakan perokok berat, bahkan dua anak mampu menghabiskan 10 batang rokok dalam sehari. Kelima anak tersebut sudah menjadi pecandu ngelem, tetapi satu diantaranya tidak ngelem hanya mabuk minuman keras (miras). “Keenam anak itu juga kecanduan miras oplosan seperti minuman berenergi dan alcohol,” jelas Rofiatun, Jumat (3/11) kemarin.

Baca Juga:   SMKN 2 Gelar Turnamen Bola Voli 2017

Akibat kecanduan ngelem, Rofiatun mengatakan keenamnya tidak nyaman saat tidur. Terlebih yang mengkonsumsi miras, pasien baru bisa tidur menjelang pagi. “Namun demikian, mereka masih menyadari bahwa ngelem dan aldo itu tidak enak. Tetapi, mereka senang dengan kebersamaannya,” ujarnya.

Nah, lanjut dia, ketika terapi SEFT sudah dilakukan terhadap kecanduan rokoknya, saat diminta untuk merokok lagi, semua anak merasakan pahit dan langsung meludah. Bahkan, ada dari mereka yang mau muntah. “Di hari pertama terapi sudah mulai banyak perubahan, selanjutnya agenda menghilangkan kecanduan ngelem dan aldo, karena terapi pertama baru menghilangkan candu rokok,” ungkap dia.

Terapi kedua pun dilakukan pada Kamis (2/11) lalu. Hasil dari terapi SEFT kedua untuk menghilangkan candu alkohol, Rofiatun menjelaskan sebelum terapi mereka sangat menikmati ketika diminta meminum minuman oplosan. Tetapi setelah diterapi mereka menjadi takut waktu minum bahkan hanya sedikit meminum mereka langsung merasa kepahitan dan lari ke kamar mandi untuk muntah. Sedangkan untuk kecanduan ngelemnya, seperti biasa awalnya diminta menghirup lem dan sangat menikmati. Namun, setelah di SEFT-ing dua putaran, mereka rata-rata menunjukkan mimic muka yang tidak enak. “Kata anak-anak baunya tidak enak dan ada yang merasa panas di dadanya sampai mereka menutup hidungnya,” beber dia.

Baca Juga:  Formasi CPNS Bontang Ditetapkan, Ini Rinciannya

Terapi ini belum selesai, karena Rofiatun menjadwalkan terapi ketiga untuk masalah mental blok-nya. Di mana perasaan tidak berharga dirinya, merasa terbuang, merasa tidak punya masa depan dan tidak percaya diri akan dihilangkan dan diganti dengan keyakinan yang positif tentang diri sendiri. Sehingga mereka ada kemauan berperilaku positif. “Kalau sekadar menghilangkan kecanduan, dua kali terapi sudah terlihat hasilnya, tetapi terapi yang terakhir ini untuk menumbuhkan keinginan melakukan hal positif. Bukan hanya keinginan, tetapi benar-benar bisa melakukan hal positif. Mohon doanya saja agar mereka bisa sembuh dan punya masa depan yang baik,” harapnya. (mga)

Tags: pemkot bontangterapi seft
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Bingung Penampakan Matahari Kembar

Next Post

Batik Kuntul Perak Jadi Seragam Sekolah

Related Posts

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang
Pemkot Bontang

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang

6 September 2026, 09:25
Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen
Pemkot Bontang

Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen

2 September 2026, 11:00
Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah
Pemkot Bontang

Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah

27 Agustus 2026, 11:19
Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta
Pemkot Bontang

Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta

27 Agustus 2026, 10:00
Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport
Pemkot Bontang

Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport

26 Agustus 2026, 12:53
Bontang Waspadai Kebakaran Lahan, Area Bontang Lestari Dipantau Ketat
Pemkot Bontang

Bontang Waspadai Kebakaran Lahan, Area Bontang Lestari Dipantau Ketat

25 Agustus 2026, 16:05

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.