BONTANG – Parade rebana tersaji apik di malam full selawat dalam rangka Harlah ke-2 Ad-Dufuf (tim rebana) Al-Muhibbin Bontang, Jumat (29/12) tadi malam. Sebanyak 14 tim rebana terbaik dari Kota Taman dan Kecamatan Marang Kayu, Kukar tampil secara bergantian menunjukkan penampilan terbaiknya dalam melantunkan syiar-syiar Islam melalui selawat kepada Rasulullah Muhammad SAW. Tampilan mereka mampu memukau ratusan pasang mata yang hadir di Lapangan Parikesit, Bontang Baru.
Grup-grup rebana tersebut yakni Anwarul Musthofa dari Loktuan, Al Miftah dari Kampung Jawa, Ishari, Oklik Bojonegoro, Banjarian, Macan MMS, Al Fatih dari SD Bintang, Darul Fattah dari Pisangan, Banyuwangian, Habsy dari Rawa Indah, Al Ittihad, Ittihadul Ummat dari Kilometer 24 Santan Ulu, Banjarian dan Demakan dari Loktuan, serta grup Al-Muhibbin Bukit Indah itu sendiri. Dengan tema “Mutiara Cinta”, pertunjukan grup-grup rebana ini dipelopori oleh pemuda-pemudi AKP (Aktif, Kreatif, dan Produktif) Nahdatul Ulama (NU) Bontang.
“Intinya kami memberikan kesempatan dan wadah bagi para generasi muda serta grup-grup rebana yang ada untuk tampil dan berkreasi sehingga lebih memotivasi lagi dalam menyemarakkan selawat di Bontang,” ujar Pembina Ad-Dufuf Al-Muhibbin Bontang H Chusnul Dhihin, kepada Bontang Post.
Dengan motto “Mereka Bisa”, Chusnul juga ingin memberikan kesempatan bagi para generasi muda Bontang untuk bisa berkarya sehingga ke depan regenerasi grup rebana di Bontang bisa tetap eksis. Dirinya pun berharap, lewat kegiatan malam full selawat ini Bontang semakin cinta damai. Sehingga Indonesia bisa selalu aman sentosa.
“Harapan untuk Al-Muhibbin, semoga bisa menjadi grup rebana yang terkenal sehingga bisa tampil di negeri tetangga bersama habib Syech dan menjadi motivasi bagi grup-grup rebana lainnya untuk terus berkreasi dalam dakwah lewat seni rebana,” pungkasnya. (bbg)







