• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Paskibra Kutim Huni “Desa Bahagia”

by BontangPost
11 Agustus 2018, 11:00
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
DILATIH KORSA: Seluruh Paskibra dilatih makan bersama.(LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

DILATIH KORSA: Seluruh Paskibra dilatih makan bersama.(LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Selalu ada yang menarik dari Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra). Termasuk di Kutim, sebanyak 36 peserta dikarantina jelang prosesi pengibaran bendera pada 17 Agustus 2018 mendatang. Baik putra maupun putri dididik di “Desa Bahagia” yang beralamat di Jalan Soekarno-Hatta, Sangatta Utara.

Sebelum memasuki asrama, seluruh calon anggota paskibra harus melalui proses tantingan. Yakni, setiap peserta harus menyatakan bahwa dirinya siap menjadi warga dan mengikuti aturan yang berlaku di “Desa Bahagia” tersebut.

Tidak kalah menarik, laiknya desa pada umumnya, mereka melakukan pemilu raya, dalam hal memilih lurah sebagai pemimpin. Menurut Koordinator Pelatih Paskibra Kutim, Zaini Musthofa, pemilu dilakukan seluruh peserta yang mempercayakan temannya untuk menjadi pimpinan.

“Mereka diajarkan menggunakan hak pilih, memilih orang yang mereka percaya untuk menjadi pemimpin dengan sebutan pak lurah, bu lurah pak RT dan bu RT,” ujarnya saat diwawancarai belum lama ini.

Baca Juga:  Mahyunadi Masuk Bursa Cawagub

Dia mengatakan, masih ada sejumlah anak yang merasa tidak biasa dengan suasana seperti ini. Namun hal tersebut dianggap lumrah. “Kalau keluhan mau berhenti setiap tahunnya ada, itu hal yang wajar, tapi bagaimana cara kami meyakinkan mereka supaya mereka betah,” terang lelaki yang berprofesi sebagai polisi ini.

Adapun kegiatan yang inti di “Desa Bahagia” yakni pendidikan mental, rohani, disiplin, hingga materi kenakalan remaja, wawasan kebangsaan dan kenegaraan. Selain itu diajarkan pula materi perihal Paskibra, seperti sejarahnya maupun sejarah bendera.

“Dulu ada aturan baku, sekarang mereka diajarkan membuat aturan dan sanksi dari mereka untuk mereka sendiri,” paparnya.

Seiring berjalannya waktu, mereka mulai disiplin dan komitmen pada aturan yang berlaku. Seperti bangun tidur pukul 4.30 untuk salat subuh, dilanjut olahraga, kemudian bersih diri, setelah itu sarapan, lalu apel, dan latihan Paskibra. Proses selanjutnya, mereka akan memasuki tahapan lanjutan, yakni latihan gabungan bersama TNI dan Polri pada 9 Agustus mendatang.

Baca Juga:  Disdukcapil Cegah Kecolongan Administrasi

“Saat ini belum ada penyusunan struktural. Hal itu baru disusun pada 14 Agustus nanti,” ungkapnya.

Saat diwawancara, Jodi Setiawan, siswa yang berasal dari SMAN 1 Sangatta Utara ini mengaku sangat bahagia. Pasalnya bisa dipercaya seluruh rekannya menjadi pak lurah sebagai pemimpin tempat karantina.

“Saya senang dan bahagia, karena dipilih oleh teman-teman yang disebut warga. Di sini saya belajar memimpin untuk mencapai kebersamaan,” katanya.

Ia akan terus bersemangat melatih diri agar menjadi pasukan tiga atau pengibar bendera.

Di tempat yang sama, siswa kelas 12 SMKN 2 Sangatta Utara, bernama Annisa Nadhira Jasmin, puteri kelahiran Sangatta, 27 Mei 2001, yang beralamat di Jalan Pertamina KM 1, merasa sangat bangga bisa bertemu dengan puluhan teman baru dari berbagai sekolah. Dirinya berharap bisa menduduki posisi penting dalam Paskibra ini, yaitu sebagai pemegang baki.

Baca Juga:  Puluhan “Wanita Malam” Terjaring Tanpa Identitas 

“Saya senang bisa terpilih jadi bu lurah, saat ini, saya akan semakin giat untuk berlatih agar menjadi pembawa bendera, walaupun banyak sekali pesaing, tapi saya optimistis pasti bisa,” tutupnya. (*/la)

Tags: KarantinaPaskibrakaSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Tafsir Wapres untuk Nasib Sendiri

Next Post

Satpol PP Belum Temukan Popok untuk Mabuk 

Related Posts

Julita Asal Kaltim Jadi Pemimpin Upacara Pengukuhan, Ini Daftar Lengkap 76 Paskibraka Nasional 2026
Nasional

Julita Asal Kaltim Jadi Pemimpin Upacara Pengukuhan, Ini Daftar Lengkap 76 Paskibraka Nasional 2026

15 Agustus 2026, 18:10
Gus Luthfy Azka Harumkan Bontang, Terpilih Jadi Paskibraka Nasional 2026
Bontang

Gus Luthfy Azka Harumkan Bontang, Terpilih Jadi Paskibraka Nasional 2026

22 Juni 2026, 16:17
Terpilih Jadi Paskibraka, SMK Putra Bangsa Bebaskan Biaya Pendidikan Putri Nur Azizah sampai Lulus
Bontang

Terpilih Jadi Paskibraka, SMK Putra Bangsa Bebaskan Biaya Pendidikan Putri Nur Azizah sampai Lulus

10 Juli 2025, 12:57
Kepala BPIP Yudian Wahyudi Sebut Lepas hijab Paskibraka demi Keseragaman
Kaltim

Kepala BPIP Yudian Wahyudi Sebut Lepas hijab Paskibraka demi Keseragaman

15 Agustus 2024, 14:27
Pelajar Bontang Fulgentia Marianne Jadi Pembawa Baki Bendera Hari Lahir Pancasila di Hadapan Presiden
Bontang

Pelajar Bontang Fulgentia Marianne Jadi Pembawa Baki Bendera Hari Lahir Pancasila di Hadapan Presiden

2 Juni 2023, 08:34
Pelajar SMA Negeri 1 Bontang Lolos Masuk Barisan Paskibraka di Istana Negara
Bontang

Pelajar SMA Negeri 1 Bontang Lolos Masuk Barisan Paskibraka di Istana Negara

19 Mei 2023, 13:43

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.