BONTANGPOST.ID, Bontang – Permasalahan di Pasar Taman Rawa Indah semakin kompleks. Salah satu pedagang, Yuliana Pakan, mengadu kepada Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni terkait banyaknya pedagang yang melakukan aktivitas jual-beli di bagian belakang gedung pasar.
“Padahal mereka juga punya lapak di atas (gedung pasar),” kata Yuliana.
Anehnya justru sudah ada kesepakatan bahwa penjualan di bawah dibatasi hingga pukul 08.00. Tetapi kondisinya justru tetap melakukan aktivitas sampai sore hari. “Kalau seperti ini mending kami turun semua ke bawah,” ucapnya.
Ia mengeluhkan dengan adanya aktivitas itu membuat pembeli malas untuk masuk bangunan pasar. Mengingat kebutuhan telah tersedia di luar gedung.
Kepala UPT Pasar Nurfaidah mengatakan, sudah ada kesepakatan memang untuk penjualan di bagian belakang gedung hanya sampai pukul 08.00. Tetapi para pedagang tetap berada di sana hingga selesai waktu yang ditentukan.
“Kami memiliki surat yang ditandatangani dalam perjanjian itu di atas materai. Prosesnya pun disaksikan oleh kepolisian,” tutur dia.
Termasuk dengan mobil tengkulak berjumlah delapan unit yang melakukan drop barang saat subuh. Dalam upaya penertiban, ia meminta tim gabungan. Karena jika hanya UPT Pasar tidak sanggup untuk melakukannya. “Harus tim itu karena UPT pasar belum bisa berbuat banyak,” pungkasnya. (kp)







