• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Pembangunan Masjid An Nur Disoal

by M Zulfikar Akbar
4 Juni 2018, 10:14
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
DEVI/METRO SAMARINDA
POLEMIK: Masjid An Nur yang diwacanakan diperluas dan mengambil jalur hijau mendapatkan penolakan dari sebagian warga

DEVI/METRO SAMARINDA POLEMIK: Masjid An Nur yang diwacanakan diperluas dan mengambil jalur hijau mendapatkan penolakan dari sebagian warga

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Pro dan kontra perluasan bangunan Masjid An Nur di Jalan Pangeran Suriansyah, Kelurahan Karang Mumus, RT 10 kembali mencuat. Pasalnya, perluasan pembangunan masjid tersebut menyasar jalur hijau.

Salah seorang warga Jalan Pangeran Suriansyah yang enggan disebut namanya mengatakan, bahwa perluasan pembangunan masjid menyasar jalur hijau dan merusak estetika kota.

“Karena perluasan bangunan itu menyabet taman bermain anak-anak sekaligus lapangan di sebelah kiri dan kanannya,” kata dia kepada Metro Samarinda, Sabtu (2/6) lalu.

Sebelumnya pada tahun 2017 lalu, masalah ini juga mengiringi wacana perluasan masjid yang terletak tepat di tepi Sungai Karang Mumus (SKM) tersebut.

Pro-kontra ini terjadi dikarenakan ada pihak yang ingin meluaskan bangunan musala yang sudah ada, namun ditolak oleh warga lainnya. Pihak yang mendukung perluasan musala beralasan bahwa tempat ibadah yang ada sudah tidak cukup lagi menampung jemaah.

Sedangkan pihak yang menolak, beralasan perluasan musala tidak terlalu mendesak untuk dilakukan. Jika memang alasan perluasan karena musala yang ada tidak cukup lagi menampung jamaah, jamaah yang lain bisa beralih ke musala terdekat atau masjid lain di kawasan tersebut.

Mengingat lahan tersebut merupakan jalur hijau dan pembangunan musala itu sebenarnya sudah pengecualian. Dibangun sedemikian rupa dengan porsi yang tepat sebagai lambang di SKM.

Jika ditilik dari sejarahnya, Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dari bangunan tersebut memang hanya diperuntukkan membangun sebuah musala dengan luas bangunan LB 119,00 meter persegi. IMB tersebut dikeluarkan pada tahun 2013.

Namun, karena mengalami pelebaran di kanan dan kirinya lambat laun bangunan ini meluas dan menjadi sebuah masjid. Warga tersebut mengungkapkan, dirinya tidak mempersoalkan jika ada yang ingin membangun masjid di kawasan tersebut, hanya saja jangan merebut jalur hijau dan merusak tata kota.

“Jika memang ada bangunan baru, jangan melebar ke kanan dan ke kiri. Cukup bangunan itu saja dan sesuai IMB yang berlaku,” ujarnya.

Karena, sepengetahuan pihaknya, untuk saat ini pelebaran bangunan tersebut belum ada IMB-nya. Oleh karena itu, ia mempertanyakan jika memang pelebaran bangunan tersebut telah mendapat izin dari Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda. “Izin hanya sebatas bangunan langgar/mushalla. Bukan masjid,” tutupnya. (*/dev)

ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pengawas TPS Harus Jeli Awasi Kecurangan

Next Post

Dari Peringatan Malam Nuzulul Quran

Related Posts

CSR Mengalir ke Pulau Jawa, Anggota DPR RI Minta Pemprov Kaltim Peringatkan Perusahaan Tambang
Kaltim

Dugaan Korupsi Pengelolaan Batu Bara, Tiga Direktur Varia Niaga Samarinda Jadi Tersangka

2 November 2026, 11:00
Distribusi MBG di Bontang Libur Saat Lebaran, Kembali Berjalan 31 Maret 2026
Bontang

12 Dapur Tutup Sementara, Hampir 28 Ribu Penerima MBG di Bontang Terdampak

2 November 2026, 09:15
Dua Pengedar Sabu Dibekuk di Marangkayu, Polisi Sita Belasan Gram Barang Bukti
Kriminal

Pria di Muara Badak Diringkus Polisi, Tujuh Paket Sabu Ditemukan di Rumah

2 November 2026, 08:17
Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine
Kesehatan

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine

31 Oktober 2026, 19:05
Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat
Bontang

Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

31 Oktober 2026, 15:33
Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu
Kaltim

Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu

31 Oktober 2026, 14:10

Terpopuler

  • Distribusi MBG di Bontang Libur Saat Lebaran, Kembali Berjalan 31 Maret 2026

    12 Dapur Tutup Sementara, Hampir 28 Ribu Penerima MBG di Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.