• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Pembelajaran Tatap Muka, Radius 500 Meter Masih Tanggung Jawab Sekolah

by Redaksi Bontang Post
11 Desember 2020, 15:06
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Sekolah tidak hanya bertanggung jawab di area sekolah, tapi hingga 500 meter.

Sekolah tidak hanya bertanggung jawab di area sekolah, tapi hingga 500 meter.

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Tim Satgas Penanganan Covid-19 menyatakan peran sekolah di masa pandemi Covid-19. Terlebih medio Januari nanti rencana dibuka kembali pembelajaran tatap muka (PTM). Jubir Tim Gugus Tugas Adis Permana mengatakan radius 500 meter dari lingkungan sekolah masih tanggung jawab pihak sekolah.

“Jadi bukan hanya di dalam bangunan. Tetapi di luar pun kalau radiusnya kurang dari 500 meter masih wewenang sekolah,” kata Adi.

Sehubungan kesehatan itu merupakan tugas dari usaha kesehatan sekolah (UKS). Mengenai pengamanan peneggakan protokol kesehatan, sekolah dapat dibantu oleh Satgas. “terkait pengamanan pasti akan dikoordinasikan dengan satgas,” ucapnya.

Menurutnya memang agak susah membiasakan penerapan prokes. Terlebih di anak usia pendidikan dini. Butuh kajian mengenai hal tersebut. Apalagi dikaitkan dengan opsi PTM yang berkembang di Bontang saat ini. Poin penting dijelaskan dia ialah pengaturan penjemputan pelajar. Agar tidak terjadi kerumunan di depan gerbang sekolah. Baik itu menyangkut anak maupun orangtua. “Ini harus dipastikan pembatasan ruangnya,” tutur dia.

Apalagi sesi pembelajarannya pendek sekira empat jam. Tidak menutup kemungkinan ada orangtua yang mengantarkan dua anak dalam sif yang berbeda. Sehingga daripada pulang sekalian menunggu di lokasi tersebut.

Nantinya Tim Satgas akan memaparkan kajian epidimologi sehubungan PTM saat rapat koordinasi lintas sektor. Berupa tren kasus paparan Covid-19 yang terjadi di Kota Taman belakangan.

Sebelumnya diberitakan, Tim Gugus Tugas menyatakan bisa melarang pelajar di zona merah untuk mengikuti PTM. Mengacu kepada infografis yang dikeluarkan Diskes sehubungan paparan berdasarkan domisili kelurahan.

Kalau sekolah posisinya di situ (zona merah) tidak bisa PTM. Untuk menghindari sebaran kasus yang lebih luas, sebutnya.
Karena jika ada paparan di wilayah itu, potensi penularan semakin besar. Bahkan untuk anak-anak umumnya kasus terkonfirmasi positif tanpa ada gejala terlebih dahulu.

Sehubungan dengan juknis protokol kesehatan selama masa transisi masih menunggu dari pemerintah pusat. Terkhusus dari Kementerian Kesehatan. Hingga kini Diskes belum mengetahui durasi pembelajaran dan alur protokol kesehatan tiap sekolah. Dari pelajar masuk hingga keluar. (*/ak)

Print Friendly, PDF & Email
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Jelang Pembelajaran Tatap Muka, Pertimbangkan Zona Padat Sekolah

Next Post

Satgas Penanganan Covid Minta Guru Jalani Screening

Related Posts

Avtur Naik, Harga Tiket Pesawat dari Samarinda Ikut Melambung
Kaltim

Avtur Naik, Harga Tiket Pesawat dari Samarinda Ikut Melambung

18 April 2026, 12:00
Kartu Bontang Pintar Tetap Prioritas, Pemkot Sesuaikan Nominal Bantuan
Bontang

Kartu Bontang Pintar Tetap Prioritas, Pemkot Sesuaikan Nominal Bantuan

18 April 2026, 11:00
Marak Korupsi di Kutim, Fungsi Pengawasan DPRD Dipertanyakan
Kaltim

Marak Korupsi di Kutim, Fungsi Pengawasan DPRD Dipertanyakan

18 April 2026, 10:00
Seleksi SPMB Bontang Utamakan Nilai Sekolah, TKA Hanya 30 Persen
Bontang

Seleksi SPMB Bontang Utamakan Nilai Sekolah, TKA Hanya 30 Persen

18 April 2026, 09:00
BPJS Jadi Syarat Urus SIM, STNK, Naik Haji, sampai Jual Beli Tanah
Kaltim

Nasib 83 Ribu Peserta BPJS di Kaltim Menggantung, Keputusan Ada di Tangan Gubernur

18 April 2026, 08:00
KPK Geledah Kantor hingga Rumah Bupati Tulungagung, Sita Uang dan Dokumen Kasus Pemerasan
Nasional

KPK Geledah Kantor hingga Rumah Bupati Tulungagung, Sita Uang dan Dokumen Kasus Pemerasan

18 April 2026, 07:00

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 30 Penginapan di Bontang Kuala, Baru 2 yang Bayar Pajak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.