• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kriminal

Pembunuh Berantai Wowon Cs, Habisi Istri, Anak, hingga Mertua

by BontangPost
22 Januari 2023, 19:28
in Kriminal
Reading Time: 4 mins read
0
Wowon alis Aki - Solihin alias Duloh - M. Dede Solehudin (HUMAS POLDA METRO JAYA)

Wowon alis Aki - Solihin alias Duloh - M. Dede Solehudin (HUMAS POLDA METRO JAYA)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Sebanyak lima orang ditemukan tergeletak dengan mulut berbusa dalam kontrakan, di Kampung Ciketing Barat RT 02 RW 03 Kelurahan Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Bekasi, Kamis 12 Januari 2023.

Mereka adalah Maemunah (40), Ridwan (20), Riswandi (16), Neng Ayu (5), dan Solehudin alias Dede (35). Rintihan suara korban membuat tetangga akhirnya menemukan mereka tergeletak. Dari kelimanya, cuma dua yang selamat. Mereka adalah Neng Ayu dan Dede.

Narasi awal, mereka diduga keracunan. Namun, pada Kamis 19 Januari 2022, fakta mengejutkan terungkap. Bukan keracunan, mereka ternyata sengaja diracun.

Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Fadil Imran menegaskan kalau kasus tersebut ternyata pembunuhan berantai atau serial killer. Mengejutkannya lagi, total ada sembilan korban yang sudah dibunuh oleh pelaku yang masing-masing bernama Wowon Erawan alias Aki (60), Solihin alias Duloh (63), dan Dede Solehudin (35) yang ternyata juga korban keracunan di Bekasi. Belakangan diketahui Dede ikut turut meminum kopi beracun agar tidak dicurigai.

“Mereka melakukan serangkaian pembunuhan atau serial killer,” ujar Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Fadil Imran di Markas Polda Metro Jaya, Kamis, 19 Januari 2023, dikutip dari viva.co.id.

Menurut Fadil, sejauh ini, total korban ada sembilan orang. Polisi menyebut pelaku bernama Wowon dan Duloh adalah partner in crime. Keduanya teman akrab. Sementara Dede masih kerabat dari Wowon.

Modus mereka menghabisi nyawa korbannya sama. Pertama, korban diajak ke rumah, diracun. Jika masih bernapas, korban bakal dicekik. Kemudian, jasadnya dikuburkan di kawasan rumah. Disebut Fadil modusnya mirip dengan kasus pembunuhan yang dilakukan oleh Ryan Jombang.

Wowon cs dikenal sebagai orang sakti yang punya kekuatan supranatural dan bisa menggandakan uang. Sasaran mereka para Tenaga Kerja Wanita (TKW). Korban pertama yang dihabisi adalah TKW bernama Siti. Setelah tak percaya akan kesaktian Wowon, dia menagih uangnya kembali. Wowon menyanggupinya, tapi dia berkata kalau uang itu bisa diambil Siti di Mataram, NTB.

Baca Juga:  Sidang Tuntutan Pembunuh Istri dan Anak Ditunda 

Lantas, Wowon menawarkan Siti agar didampingi Noneng, mertua dari istri Wowon yang bernama Wiwin untuk ke Mataram. Tapi, ternyata Noneng pun diminta untuk mendorong Siti ke laut saat perjalanan menuju Mataram. Entah apa yang dikatakan Wowon ke Noneng, tapi dia menyanggupinya untuk mendorong Siti. Alhasil, siti tewas hanyut. Jasadnya sempat hilang sampai akhirnya ditemukan warga dan dimakamkan di kampung halamannya di Garut, Jawa Barat.

Usai membunuh Siti, korban selanjutnya adalah TKW lain bernama Farida. Sama dengan Siti, Farida juga menagih uangnya kembali karena tak ada kejelasan dari Wowon. Buntut hal tersebut, Farida dibunuh. Jasadnya dikubur dalam lubang di rumah pelaku yang ada di kawasan Cianjur, Jawa Barat.

Wowon kemudian membunuh mertuanya sendiri yang bernama Noneng. Tapi, dia dibunuh bukan dengan tangannya sendiri melainkan oleh sohibnya, Duloh. Diduga Noneng dihabisi karena Wowon takut kejahatannya diadukan Noneng ke pihak berwajib.

“Noneng itu dibunuh sama si Duloh. Jadi, sebelum dibunuh si Duloh, si Noneng itu diantar oleh Wowon ke rumah Duloh,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Trunoyudo Wisnu Andiko di Markas Polda Metro Jaya, Jumat, 20 Januari 2023.

Noneng pun sempat dilaporkan hilang ke Polres Cimahi setelahnya. Setelah Noneng dibunuh, giliran Wiwin yang merupakan istrinya sekaligus anak Noneng yang dibunuh. Caranya sama persis seperti saat Duloh membunuh Noneng. Dugaan sementara hal ini juga dilakukan karena Wowon panik kejahatannya ketahuan.

Baca Juga:  Dugaan Kematian Pelajar SMKN 1 Bengalon Hampir Terkuak

Jasad Wiwin lantas dikubur dalam satu lokasi yang sama dengan jasad ibunya di area rumah Cianjur. Usut punya usut, Wowon diduga punya istri sebanyak enam orang. Tiga diantaranya jadi korban tewas yang dibunuh dalam kasus ini.

Halimah, istri Wowon yang lain merupakan korban selanjutnya yang dihabisi. Dia dibunuh Duloh. Saat keduanya diinterogasi polisi baru terungkap kalau Wowon tak tahu Halimah itu dibunuh temannya sendiri. Yang Wowon tahu, Halimah tewas karena sakit berdasarkan pengakuan Duloh. Setelah dibunuh, Halimah dikembalikan ke keluarga di kampung halamannya di Cililin, Bandung, Jawa Barat. Polisi masih mencari tahu apa maksud Duloh membunuh Halimah.

Tim Polda Metro Jaya memeriksa TKP kediaman Wowon di Cianjur kemarin. (RADAR CIANJUR)

Singkat cerita, pasca Halimah tewas, Wowon turun ranjang menikahi Maemunah yang merupakan anak dari Halimah. Kebetulan Maemunah sudah berpisah dengan mantan suaminya Didin. Dari pernikahan dengan Didin, Maemunah punya anak bernama Ridwan (20), Riswandi (16).

Sementara anak dari pernikahan Wowon dengan Maemunah bernama Bayu (2) dan Neng Ayu (5). Entah apa motifnya, Bayu yang masih seumur jagung juga dibunuh oleh Duloh di Cianjur. Jasadnya pun dikubur di rumah Cianjur. Dari sana, barulah pembunuhan beralih ke lokasi yang membuat kasus ini terkuak yaitu di Bekasi.

Maemunah (istri lain Wowon) Ridwan, dan Riswandi (anak Maemunah dari eks suami bernama Didin) tewas menenggak kopi berisi racun tikus dan pestisida. Kandungan racun itu terkuak setelah polisi memeriksa sampel kopi dan sampel isi lambung korban ke Laboratorium Forensik Polri. Kemudian, dalam pemeriksaan rumah kontrakan di Bekasi, polisi mendapati lubang yang sebenarnya mau dipakai untuk mengubur para korban pembunuhan di Bekasi.

Beruntung, korban belum sempat dikuburkan, jika sampai terkubur, bukan tak mungkin rentetan pembunuhan keji Wowon cs di Cianjur tak akan terungkap seperti sekarang ini.

Baca Juga:  Bunuh Anak, Dituntut 20 Tahun Bui

Dari sembilan korban tersebut, kebanyakan mereka masih anggota keluarga Wowon sendiri. Polisi sendiri telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi Cianjur Jumat 20 Januari 2023 guna mencocokan identitas korban dengan kerangka tulang yang mana. Pun polisi hendak mencari tahu kapan kematian korban, dan apa penyebab pasti korban Cianjur tewas.

Polisi tak mau menelan mentah-mentah begitu saja pengakuan Wowon cs soal cara mereka membunuh korban yang dikubur di Cianjur. Untuk sementara motif Wowon cs nekat membunuh istri dan dua anak tirinya di Bekasi karena takut ketahuan kalau aksi penggandaan uang milik TKW yang dilakukan mereka cuma tipu-tipu.

Sejauh ini, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan, total ada Rp1 miliar uang para TKW yang tertipu. Uang berada di rekening yang dibuat tersangka Dede namun, kartu ATM-nya dipegang Wowon. Uang para TKW ini diduga telah dihimpun sejak tahun 2019.

Selain hal tersebut, polisi juga tengah mendalami dugaan adanya sosok lain yang sudah ditargetkan untuk dibunuh Wowon cs. Dugaan ini muncul karena polisi mendapatkan adanya lubang baru yang diduga bakal dipakai juga untuk mengubur korbannya di rumah Cianjur.

Belum lagi, ada satu korban yang mau dibunuh namun berhasil kabur. Sehingga, dugaan Wowon cs sudah punya target untuk dibunuh lagi makin kuat. “Kami mendapat kesaksian dari salah satu keluarga dekat tersangka ini menyatakan, ‘saya juga dulu hampir dibunuh pak’. Tapi, melarikan diri dan sekarang menjadi TKW di luar negeri Saudi Arabia,” ujar Hengki. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Source: viva.co.id
Tags: pembunuh berantaipembunuhan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Rumah Produksi Tahu di Gunung Elai Nyaris Terbakar

Next Post

Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan Kaki Palsu dan Sepatu CTEV bagi Penyandang Disabilitas

Related Posts

Mayat Pegawai Disimpan di Freezer, Dua Karyawan Kios Ayam Geprek di Bekasi Ditangkap
Bontang

Mayat Pegawai Disimpan di Freezer, Dua Karyawan Kios Ayam Geprek di Bekasi Ditangkap

30 Maret 2026, 09:53
Penikaman di Samarinda, Tersangka Dibekuk di TKP
Kriminal

Penikaman di Samarinda, Tersangka Dibekuk di TKP

5 Januari 2026, 20:56
Ibu Muda dan Balitanya Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya
Kriminal

BREAKING NEWS! Pria Paruh Baya Diduga Ditembak di Depan Kantor Pos Balikpapan

13 Desember 2025, 16:13
Rebutan Cewek Berujung Maut, Pemuda di Banjarmasin Tewas Ditikam
Kriminal

Rebutan Cewek Berujung Maut, Pemuda di Banjarmasin Tewas Ditikam

24 September 2025, 20:55
Pembantaian 5 Anggota Keluarga di Indramayu, Dipicu Uang Sewa Mobil Rp750 Ribu
Kriminal

Pembantaian 5 Anggota Keluarga di Indramayu, Dipicu Uang Sewa Mobil Rp750 Ribu

10 September 2025, 13:08
Kriminal

Ayah di Samarinda Diduga Cekik Dua Anak Hingga Tewas dan Lukai Perempuan Lansia

25 Juli 2025, 21:23

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ironi Pajak Walet Bontang: Bangunan Ratusan, Setoran Nol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Aturan KTR, Vape Tak Lagi Boleh Dihisap di Tempat Umum Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.