SANGATTA – Pembangunan Jembatan Sangatta 2, penghubung antara Sangatta Utara ke Sangatta Selatan terus berlanjut. Setelah melakukan pengukuran titik pancang di Sangatta Utara, kini Pemkab Kutim memanggil orang-orang terdampak di lokasi pembangunan.
Belum diketahui pasti maksud pemanggilan tersebut. Besar dugaan, untuk menyosialisasikan dan membicarakan masalah ganti rugi tanah dan bangunan.
Hal ini seperti instruksi bupati yang meminta kepada instansi terkait agar segera menyelesaikan administrasi sebelum melakukan pembangunan. “Panggil orang-orangnya,” pinta Bupati Ismunandar mengintruksikan kepada instansi terkait.
Dia sengaja mendorong bawahannya agar segera menyelesaikan permasalahan jembatan. Dengan begitu, dapat segera dilakukan pembangunan. Sebab masalah ini terbilang penting. Keberadaannya sangat dibutuhkan masyarakat. “Makanya didesak-desak,” kata Ismu.
Assisten 4 Mugeni langsung menjalankan instruksi tersebut. Dirinya mengaku, Senin pekan kemarin sudah melakukan pertemuan dengan warga terdampak. Hal ini dilakukan untuk mempercepat progres percepatan pembangunan. “Langsung kami kunjungi ke lokasi,” kata Mugeni.
Camat Sangatta Utara, Hasdiah jauh hari terus mengingatkan perihal jembatan penghubung tersebut. Pasalnya, jembatan merupakan permintaan masyarakat. Memang diakui, sudah terdapat jembatan Sangatta 1 di Jalan APT Pranoto menuju kawasan kampung Kajang. Hanya saja, terlalu jauh untuk menuju pusat kota dan pasar.
Untuk menuju pasar, warga harus menggunakan ponton atau tranportasi sungai . Warga terpaksa harus mengeluarkan uang lebih. Sekali seberang, harus mengeluarkan Rp 2 ribu. “Keberadaan jembatan inilah akan sangat membantu warga. Pertama, untuk memperlancar perekonomian warga, mengatasi banjir, dan menghemat biaya,” kata Hasdiah.
Terus berlanjutnya pembangunan jembatan tampaknya menjadi angin segar baru bagi warga. Pasalnya, sebelumnya warga mulai putus asa. Warga menganggap mimpi tersebut terlalu panjang hanya untuk menentukan pembangunan.
“Belum lagi pembangunannya. Pasti masih lama. Tetapi mudah-mudahan saja bisa terwujud dan segera direalisasikan,” tandas dia. (dy)






