• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Pemkab Tetap Perjuangkan Pemekaran Kutara, Otonomi Daerah Hanya Simbol

by BontangPost
23 Mei 2017, 12:29
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Pelaksanaan otonomi daerah saat ini jauh berbeda dengan beberapa tahun sebelumnya. Sebab, sejak terbitnya Undang-Undang Nomor 23 tahun 2016 tentang Pemerintah Daerah, justru mengerdilkan kebijakan tersebut. Mengingat banyak kewenangan daerah yang kini justru kembali diambil alih pemerintah pusat.

Ditemui usai memimpin upacara di depan halaman Kantor Sekretariat Kabupaten (Sekkab), Senin (22/5) kemarin, Bupati Kutai Timur Ismunandar mengatakan, dalam peringatan hari otonomi daerah ada beberapa harapan yang disampaikan pemerintah pusat. Salah satunya, bagaimana terbentuknya harmonisasi seluruh aparatur pemerintahan, baik legislatif maupun eksekutif bisa sejalan mewujudkan otonomi daerah.

“Kalau dulu, otonomi daerah itu seluruh kebijakan diserahkan ke daerah. Namun saya tidak mengerti lagi sekarang, setelah ada UU 23, justru banyak kewenangan daerah yang ditarik. Tapi dengan semangat otonomi apa yang sudah kami lakukan sekarang akan terus ditingkatkan,” ucap Ismu.

Baca Juga:  AJKT Kembali Berkurban

Dia mengatakan, dengan semangat otonomi daerah ini juga, Pemkab Kutim akan terus memperjuangkan rencana pemekaran Kutai Utara menjadi sebuah kabupaten baru, berpisah dari Kutim. Meskipun pemerintah pusat tengah mengeluarkan kebijakan moratorium terkait pemekaran wilayah.

“Nah inilah yang sedang coba kami terobos di pusat. Bagaimana usulan daerah otonomi baru (DOB) ini bisa terwujud,” katanya.

Sebab, lanjut Ismu, jika melihat kondisi Kutim sekarang sudah saatnya untuk dimekarkan. Alasannya, karena luasnya wilayah kabupaten, sehingga menyulitkan pemerintah dalam melakukan kontrol dan pembangunan. Selain itu, baik Pemkab maupun DPRD Kutim juga sudah sepakat untuk mendukung pemekaran tersebut.

“Apalagi, saya juga sudah buat komitmen bahwa Kutim siap membantu biaya jika Kutara disetujui sebagai kabupaten persiapan,” sebut Ismu.

Baca Juga:  BPN Prioritaskan Pengurusan Tanah Wakaf Rumah Ibadah

Disinggung apakah ada upaya yang akan dilakukannya untuk memperjuangkan otonomi daerah, Ismu mengaku, sejauh ini masih akan mengikuti kebijakan yang telah ditetapkan pusat. Meskipun begitu, dirinya tetap akan berjuang agar tetap bisa meningkatkan ekonomi masyarakat.

“Salah satunya seperti usaha saya memperjuangkan nasib petani singkong. Jangan sampai singkong ditanam, justru tidak ada pembeli. Nah, sekarang kan sudah berhasil. Begitu juga dengan lainnya. Akan terus saya perjuangkan,” tegas mantan Sekda Kutim itu. (aj)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: KutarapemekaranSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Sekolah Dilarang Keluarkan Siswa yang Hamil Luar Nikah

Next Post

Hasil Tes Seleksi Kadis Segera Diumumkan, Keputusan Akhir di Tangan Bupati 

Related Posts

Dua Daerah di Kaltim Masuk Daftar Calon Daerah Otonom Baru yang Layak
Kaltim

Dua Daerah di Kaltim Masuk Daftar Calon Daerah Otonom Baru yang Layak

30 April 2025, 10:15
Tidak Kena Moratorium, Siapkan Dua Provinsi Baru untuk Papua
Nasional

Tidak Kena Moratorium, Siapkan Dua Provinsi Baru untuk Papua

24 Januari 2020, 13:00
Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00

Terpopuler

  • Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerindra Kaltim Semprot Rudy Mas’ud usai Bandingkan Diri dengan Hashim Djojohadikusumo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mini Soccer HOP 1 Bontang Ditutup Mulai Mei, Proyek Lanjutan Rp17,5 Miliar Segera Dikerjakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Investasi Bodong Emas Digital di Bontang, Terlapor Mulai Diperiksa Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antrean Truk Solar di SPBU Tanjung Laut Bontang Kian Parah, Usaha Warga Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.