Berharap Sharing Ilmu Bisa Bermanfaat
BONTANG – Pemkot Bontang menerima kunjungan kerja gabungan Komisi dari DPRD Penajam Paser Utara (PPU). Gabungan Komisi DPRD Kota PPU tersebut melakukan studi komparatif pemberian tunjangan e-performance di Bontang.
Diterima oleh Plt Sekretaris Daerah Bontang, Artahnan beserta tim managemen E-Performance serta perwakilan dari Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Bontang dan Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bontang.
Artahanan mengatakan, pihaknya telah menerima kunjungan kerja gabungan komisi DPRD PPU dalam rangka sharing yang berkaitan dengan tunjangan e-performance. Di Bontang, sudah ada Peraturan Wali Kota (Perwali) yang mengaturnya yakni nomor 23 tahun 2017.
“Kami jelaskan ke mereka mekanismenya, nominal besaran tunjangannya sesuai eselon,” jelas Artahnan di Kantor Wali Kota Bontang, Kamis (26/10) kemarin.
Dari sharing atau koordinasi yang telah dilakukan, Artahnan mengharapkan penghasilan pegawai bisa ditingkatkan nominalnya. Sehingga kinerja pegawai pun bisa lebih baik. Namun demikian, sepanjang uang negara belum stabil maka akan berdampak besar bagi daerah-daerah yang mengharapkan Dana Bagi Hasil (DBH).
“Seperti di Bontang, dari Rp 1,9 triliun menjadi Rp 900 an miliar yang berpengaruh pada pemberian insentif,” ujarnya.
Sementara itu, Pimpinan rombongan yakni Rusbani yang merupakan Anggota Komisi I DPRD PPU mengatakan, pihaknya ingin melakukan kunjungan kerja terkait pemberian insentif atau e-performance yang ada di Bontang ini. Karena saat ini, daerah PPU sedang melakukan pembahasan terkait pemberian tunjangan kinerja.
“Banyak hal yang kami dapatkan setelah sharing pendapat selama kurang lebih 2 jam di ruang rapat tadi. Yang paling utama ialah komposisi pemberian kinerja yang dibagi menjadi 2 yakni tunjangan tetap dan tunjangan tidak tetap,” bebernya.
Nah, hasil studi tersebut, Rusbani menyatakan, bahwa pihaknya akan formulasikan dengan kebijakan yang akan mereka ambil di daerahnya.
“Kami sebagai wakil rakyat akan menyampaikan kepada pemerintah terkait mekanisme pemberian tunjangan kepada ASN,” ungkapnya.
Rusbani mengharapkan pemberian tunjangan kepada para ASN di PPU bisa mempengaruhi atau memperbaiki kinerja para ASN kedepan.
“Karena tunjangannya makin baik, jadi harapannya kinerjanya juga makin baik,” harapnya.(mga)







