• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Penambang Ilegal Kabur, Batu Baranya Ikut Hilang

by Redaksi Bontang Post
12 Juli 2022, 15:00
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Tumpukan batu bara yang menggunung hasil dari dugaan aktivitas ilegal di kawasan RT 42 dan 43 daerah Sukerejo, Lempake, Samarinda Utara, disebut sudah berpindah tempat

Tumpukan batu bara yang menggunung hasil dari dugaan aktivitas ilegal di kawasan RT 42 dan 43 daerah Sukerejo, Lempake, Samarinda Utara, disebut sudah berpindah tempat

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Kegiatan tambang terselubung di Samarinda semakin “ugal-ugalan”. Menabrak aturan secara hukum, justru tak membuat pelaku penambang ilegal di Kota Tepian takut. Beraktivitas di pinggiran kota, kegiatan di Lempake itu disebut warga sekitar sangat mengganggu. Kegiatan terselubung pengerukan emas hitam itu berada kurang dari 50 meter dengan permukiman terdekat.

Harian ini sempat berbincang dengan PN, warga sekitar yang menentang adanya aktivitas tambang di kawasan tersebut. “Beberapa waktu lalu itu ada pertemuan dengan warga sekitar, termasuk dengan beberapa tokoh. Dan ada beberapa kesepakatan, salah satunya tidak ada lagi aktivitas serupa (tambang ilegal) ke depannya,” ungkapnya.

Kamis (7/7) malam, warga sekitar mengadakan pertemuan kembali. Dan meminta bahwa batu bara yang menumpuk hasil dari aktivitas ilegal itu dibiarkan di sana. “Dengan harapan memberi efek jera kepada para pengusaha ‘nakal’ itu. Justru yang menjalankan usaha itu melanggar kesepakatan, sebelum rapat ternyata batu-batu itu sudah berpindah tempat entah ke mana. Semua keluar,” tambahnya.

Baca Juga:  KPK Endus Aliran Dana Rutin ke Ketum PP Terkait Jasa Keamanan Tambang di Kukar

Warga pun merasa kecewa, termasuk kepada ketua rukun tetangga (RT) setempat. “Ada preman-preman di situ. Nah, kami mau berbuat apalagi, kan batu sudah keluar semua,” terang pria yang bersedia disebutkan inisial namanya tersebut. “Sebagian warga itu sudah ada yang diiming-imingi duit, jadi sebagian mereka (warga) itu berani juga,” jelasnya.

PN melanjutkan, ekskavator yang digunakan untuk beraktivitas di kawasan tersebut juga sudah menghilang dari sekitar lokasi. “Jumat (8/7) itu sudah keluar, enggak tahu juga ke mana. Informasinya dibawa pakai lowboy,” jelasnya. Dia juga menegaskan, ada keterlibatan oknum warga setempat dalam lancarnya aktivitas dugaan tambang ilegal di kawasan tersebut.

“Saya bisa bilang pasti ada. Sudah sempat saya tanyakan di grup WhatsApp, tapi pejabat RT tidak ada respons sampai hauling batu bara itu berjalan,” tegasnya. Disinggung soal kehadiran pemerintah dalam hal ini Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim serta aparat penegak hukum ke lokasi, dia menyebut belum ada terlihat.

“Sepertinya tidak ada datang sama sekali. Saya sih belum lihat. Itu kan lokasinya dekat rumah. Sekarang alat berat dan batu baranya sudah hilang,” tegasnya.

Sebelumnya, Kabid Mineral dan Batu Bara (Minerba) EDSM Kaltim Azwar Busra yang sedang berada di luar kota, baru menyatakan akan berkoordinasi dengan tim (Inspektur tambang) untuk melakukan pengecekan. “Kalau di luar konsesi itu sifatnya pidana. Kalau di dalam konsesi pun pemilik Izin Usaha Pertambangan (IUP) juga wajib melaporkan kepada pemerintah, dalam hal ini Kementerian ESDM. Bisa ditembuskan kepada kami atau ke kepolisian,” terang Azwar. Dia belum menerima laporan dan baru mengetahuinya. “Belum. Saya belum tahu. Saya akan koordinasikan dengan tim,” tegas Azwar.

Baca Juga:  Tanpa Laporan, Polisi Bisa Turun Tangan Tangani Izin Tambang Palsu

Senada dengan Azwar. Pejabat Fungsional Penata Bangunan Dinas PUPR Samarinda Juliansyah Agus yang biasa turun dalam hal penindakan aktivitas tambang ilegal juga baru mengetahuinya. “Nanti Senin kami akan cek ke lapangan. Sejauh ini kami belum menerima laporan itu (tambang ilegal). Beberapa hari lalu kami turun ke sana, namun tidak ada laporan itu,” singkat Agus. (dra/k16)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Tambang Ilegal
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Sempat Kabur, ODGJ yang Mengamuk di Konter HP Dibawa ke RSJ Samarinda

Next Post

31 OPD Dapat Rapor Merah dari DPRD Bontang

Related Posts

Skandal Lahan Transmigrasi Kukar, Izin Tambang Lawas Picu Korupsi dan Kerusakan 1.800 Hektare
Kaltim

Skandal Lahan Transmigrasi Kukar, Izin Tambang Lawas Picu Korupsi dan Kerusakan 1.800 Hektare

30 Maret 2026, 10:00
Kades Gas Alam Kembali Dipanggil, Polisi Siap Datangi Terkait Izin Tambang di Muara Badak
Kaltim

Kades Gas Alam Kembali Dipanggil, Polisi Siap Datangi Terkait Izin Tambang di Muara Badak

28 Maret 2026, 11:32
Kejati Kaltim Geledah Kantor Dinas ESDM, Selidiki Dugaan Korupsi Sektor Pertambangan
Kaltim

Kejati Kaltim Geledah Kantor Dinas ESDM, Selidiki Dugaan Korupsi Sektor Pertambangan

17 Maret 2026, 08:16
KPK Endus Aliran Dana Rutin ke Ketum PP Terkait Jasa Keamanan Tambang di Kukar
Kaltim

KPK Endus Aliran Dana Rutin ke Ketum PP Terkait Jasa Keamanan Tambang di Kukar

13 Maret 2026, 11:00
Tambang Batu Bara Beroperasi di Samping TPA Batu-Batu Muara Badak, Camat Akui Belum Cek Izin
Kaltim

Tambang Batu Bara Beroperasi di Samping TPA Batu-Batu Muara Badak, Camat Akui Belum Cek Izin

10 Maret 2026, 14:35
Kades Gas Alam Akui Kelola Tambang Galian C di Muara Badak yang Belum Berizin
Kaltim

Kades Gas Alam Akui Kelola Tambang Galian C di Muara Badak yang Belum Berizin

4 Maret 2026, 17:43

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 30 Penginapan di Bontang Kuala, Baru 2 yang Bayar Pajak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SPMB Bontang 2026 Dibuka Mei, Jalur Afirmasi Dapat Kuota 25 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.