BONTANG – Proses pendataan warga miskin di Kelurahan Berebas Tengah telah rampung. Lurah Berebas Tengah Abdul Malik Rifai mengatakan tim kelurahan bersama kecamatan serta Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dissos-PM) Bontang melakukan verifikasi langsung, beberapa waktu lalu.
“Kami bagi tim karena yang harus di cek satu-persatu sangat banyak,” kata Malik.
Hasilnya tercatat 1.407 kepala keluarga masuk kategori miskin. Angka ini berdasarkan dari data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) awal ditambah usulan baru pengurus RT. Tentunya sesuai dengan ketetapan untuk kategori fakir miskin yang dikeluarkan Pemkot Bontang.
“Ini sudah mengacu keputusan wali kota terkait perubahan kriteria fakir miskin,” ucapnya.
Semula jumlah DTKS awal tercatat 1.609 kepala keluarga atau 5.080 jiwa. Kemudian dilakukan penyaringan tercatat 1.003 kepala keluarga atau 3.441 jiwa memenuhi kriteria. Sementara sisanya yakni 255 kepala keluarga berubah status menjadi mampu, 233 KK pindah domisili, 86 KK meninggal dunia, 32 KK tidak ditemukan.
“Dari hasil validasi itu ditemukan 606 KK yang dihapus dari DTKS,” tutur dia.
Kemudian Pemkot Bontang melakukan pendataan lagi yang dilaksanakan pengurus RT. Hasilnya 591 kepala keluarga diusulkan untuk masuk kategori miskin. Berdasarkan angka tersebut tim melakukan kunjungan ke tiap rumah. Tujuannya melihat kondisi infrastruktur bangunan hingga menanyakan terkait intensitas pangan tiap harinya.
“404 kepala keluarga yang masuk, sedangkan 187 tidak memenuhi unsur kriteria,” terangnya.
Alhasil jumlah jiwa masuk kategori miskin sesuai dengan kriteria yang ditetapkan yakni 4.560. Berdasarkan informasi jumlah ini paling terbanyak dibandingkan lima kelurahan lain di Kecamatan Bontang Selatan.
“Berebas Tengah ini memang banyak warga yang masuk kategori miskin,” pungkasnya. (ak/kp)







