• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Catatan Dahlan Iskan

Percaya Penuh Pada Pilot

by BontangPost
24 November 2018, 06:00
in Dahlan Iskan
Reading Time: 2 mins read
0
Dahlan Iskan

Dahlan Iskan

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Dahlan Iskan

 

Tentu ada “pertempuran” besar di balik kecelakaan JT610: Boeing vs Lion Air. Produsen vs konsumen. Untuk jaga nama baik.

Boeing tentu berusaha sekuat tenaga: itu bukan kesalahan desain. Lion tentu berusaha keras: bukan kesalahan prosedur pemeliharaan. Atau prosedur di manajemen.

Tapi bisa saja keduanya tidak saling bertempur. Keduanya tidak salah. Yang salah, misalnya, teknisi. Atau pilot.

Kalau saja saat itu musim badai lebih gampang: salah cuaca.

Kita tunggu hasil pemeriksaan.

Semua wartawan profesional akan hati-hati menghadapi banyaknya kepentingan seperti itu. Tidak mudah termakan isu. Atau hoax.

Kalau saya mengutip New York Times (disway.id kemarin) juga karena kehati-hatian itu: saya percaya profesionalitas wartawan NYT. Saya mengenal sangat baik perilaku media di Amerika.

Memang belakangan ini New York Times mendapat gelar sebagai produsen fake news terbesar di Amerika. Tapi yang menilai itu kan Presiden Donald Trump. Yang secara guyon juga digelari sebagai produsen fake statement terbesar di Amerika.

Baca Juga:  Penularan Sriracha untuk Tim Sukses

Tentu bukan berarti wartawan profesional tidak bisa salah. Bisa sekali. Saya juga pernah. Tapi wartawan profesional setidaknya punya pegangan ini: prosedur yang ditempuh untuk mendapatkan suatu tulisan tidak sembarangan.

Wartawan profesional juga tidak punya maksud jahat. Dalam menuliskan apa pun. Dan ini: ketika ternyata tulisannya salah wartawan profesional tahu apa yang harus diperbuat. Misalnya: mengakui salah. Meralat. Memperbaiki. Atau menjelaskan.

Saya juga tidak termakan begitu saja apa yang ditulis New York Times. Saya diskusikan dengan yang saya anggap ahli. Saya harus menyadari bahwa saya tidak ahli di bidang itu.

Karena itu saya tidak bisa memastikan video itu benar. Yang saya jelaskan adalah: itu video kiriman. Yang sumbernya grup engineers. Itu hanya video simulasi. Bukan video kejadian. Bisa saja benar. Atau mirip-mirip.

Baca Juga:  Ditutup dengan Bir Istri Semobil

Saya juga tidak mensharenya. Sebagai bentuk kehati-hatian jurnalistik. Saya juga ungkapkan kejadian lain di Belfat, Irlandia. Yang menurut saya mirip-mirip.

Saya juga puji pilot-pilot hebat. Yang bisa mengatasi krisis-krisis di udara.

Saya sangat percaya pada pilot. Saya tidak pernah pilih-pilih pesawat. Prinsip saya jelas: sepanjang pilot berani terbang saya akan ikut. Dalam cuaca apa pun.

Pernah saya naik pesawat kecil. Di Nunukan. Sudah naik disuruh turun lagi. Mesinnya ada yang perlu diperbaiki. Lalu diminta naik lagi. Dicoba dihidupkan. Tidak bisa. Disuruh turun lagi.

Akhirnya saya terbang dengan pesawat itu. Karena pilotnya berani terbang.

Saya yakin sekali: pilot itu juga manusia. Yang punya keluarga. Istri. Anak. Mungkin pacar. Pasti semua pilot tidak mau mati.

Kecuali yang sengaja menerjunkan pesawatnya di laut dekat Palembang itu. Atau di pegunungan di Jerman itu. Atau yang dari Mesir itu. Ups… Banyak juga ya pilot yang ingin mati hahaha.

Baca Juga:  Wardah Ibni Putri

Saya juga sangat percaya pada desain pesawat. Saya tahu ini: pesawat didesain dengan sangat aman. Para ahli menyebutkan: pesawat adalah kendaraan yang dibuat paling aman di dunia. Dibandingkan dengan kendaraan apa pun. Kecuali onta.

Tapi “pertempuran” besar di balik kecelakaan JT610 bisa juga jadi “
perdamaian besar” : antara produsen dan konsumen.

Boeing adalah produsen pesawat terbesar di dunia. Lion adalah salah satu pembeli terbesar Boeing.

Pemberitaan kesalahan desain pesawat bisa merusak reputasi Boeing. Bahkan bisa berakibat tuntutan hukum. Termasuk dari semua penumpang JT610.

Memang yang terbaik adalah menunggu hasil pemeriksaan secara keseluruhan. Terutama isi blackbox-nya.

Dan percayalah pada pilot. Sepenuhnya. Jangan Anda menjadi takut. Lalu ke Medan naik onta. (Dahlan Iskan)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: dahlan iskan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Puluhan Kera Serbu Perumahan

Next Post

Seluruh Cabor Terima Anggaran Tahap Dua 

Related Posts

Menang Nirkuasa
Dahlan Iskan

Menang Nirkuasa

10 Mei 2019, 06:17
Bagaimana Menjaring Orang Mampu
Dahlan Iskan

Dokter Cerai

9 Mei 2019, 06:00
Kursi Roda
Dahlan Iskan

Kursi Roda

7 Mei 2019, 06:43
37 Derajat
Dahlan Iskan

37 Derajat

6 Mei 2019, 05:57
Orang Suci
Dahlan Iskan

Orang Suci

5 Mei 2019, 12:01
Jantung Bocor
Dahlan Iskan

Jantung Bocor

4 Mei 2019, 13:05

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelombang PHK Tambang Berpotensi Meluas, Ini Langkah Pemkot Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.