• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Feature

Perkenalkan Budaya Lokal Kaltim hingga ke Mancanegara

by BontangPost
19 Mei 2018, 11:29
in Feature
Reading Time: 2 mins read
0
MENDUNIA: Komitmen Sanggar Apo Lagaan Samarinda mengenalkan kesenian Dayak Bahau telah membawa sanggar tersebut hingga ke mancanegara.(DEVI/METRO SAMARINDA)

MENDUNIA: Komitmen Sanggar Apo Lagaan Samarinda mengenalkan kesenian Dayak Bahau telah membawa sanggar tersebut hingga ke mancanegara.(DEVI/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

Menghidupkan budaya daerah dari masa ke masa menjadi mimpi besar yang ingin selalu ditumbuhkan Sanggar Apo Lagaan Samarinda. Terutama membumikannya dari generasi ke generasi, di tengah gempuran dunia modern saat ini.

DEVI NILA SARI, Samarinda

APO Lagaan merupakan sanggar seni yang berkiprah dalam kesenian tradisional Dayak Bahau. Sanggar tari yang didirikan semenjak tahun 2007 ini, memiliki anggota aktif sebanyak 15 orang. Kebanyakan dari mereka merupakan anak muda.

Ketua Sanggar Apo Lagaan Samarinda, Adrianus Liah didampingi pengurus operasional, Arbiansyach Jueng mengatakan, keanggotaan dari sanggar tempat dia berkecimpung memang mempriotaskan anak muda. Namun ada juga di antara mereka yang telah berusia dewasa.

Selain itu, di Sanggar Apo Lagaan juga terdapat anak-anak. Namun untuk anak-anak, Sanggar Apo Lagaan menyediakan tempat latihan tersendiri yang diberi nama Apau Punyaat. Kata dia, dibentuknya Apo Lagaan bertujuan untuk melestarikan seni budaya, seperti seni tari dan musik. Terutama yang berasal dari Dayak Bahau.

Baca Juga:  RASA Ancam Pidanakan Jatam
MENDUNIA: Komitmen Sanggar Apo Lagaan Samarinda mengenalkan kesenian Dayak Bahau telah membawa sanggar tersebut hingga ke mancanegara.(DEVI/METRO SAMARINDA)

“Kami memang lebih banyak mengeksplor budaya terutama dalam bidang seni tari dan musik untuk diperkenalkan kembali ke generasi muda. Jadi, tujuan awal dibentuknya sanggar seni ini sampai sekarang masih tetap sama,” Arbi disambangi Sanggar Seni Apo Lagaan di Jalan Siti Aisyah, Jumat (18/5) kemarin.

Dia menjelaskan, kata Apo Lagaan sendiri berarti kayangan, atau yang berarti tempat tinggal para dewa. Atau yang juga dikenal sebagai surga. “Melalui sanggar ini, kami ingin melestarikan budaya Dayak Bahau, yang merupakan salah satu suku asli di Kaltim,” katanya.

Dia menyebut, sejak didirikan beberapa tahun lalu, Sanggar Seni Apo Lagaan tidak pernah sepi peminat. Meskipun jumlah mereka yang datang untuk mempelajari seni tari dan musik di tempat tersebut tidak terbanyak. Layaknya sanggar lain di Samarinda.

Baca Juga:  RMK PJ Kaltim Tatap Menpora U-10

“Sejak saya menjabat, jika dikatakan peminatnya berkurang juga tidak, bertambah juga tidak, peminatnya masih stabil. Masih banyak generasi muda yang berminat untuk belajar seni budaya,” kata dia.

“Hal itu wajar, karena sanggar ini bukanlah sanggar yang dibentuk untuk keperluan manggung atau kompetisi semata. Kami memang tidak banyak membuat kreasi tari seperti untuk dance company. Sanggar ini adalah tempat untuk belajar dan mengenal seni budaya,” tambahnya.

Selain itu, dia mengatakan, Apo Lagaan juga pernah go internasional. Mereka pernah mempertunjukkan kesenian tari dan musik di beberapa negara. Menurut dia, hal itu menjadi kebangaan bagi pihaknya bisa mengenalkan budaya khas Kaltim di mata dunia.

Baca Juga:  Keseriusan Calon Dinanti 

“Kami pernah ke Cina, Singapura, Belanda, Amerika Serikat, Jerman, India, Perancis, dan masih banyak lagi. Namun, untuk event lokal seperti Festival Mahakam dan Festival Kemilau kami hanya kadang-kadang saja mengikuti” ujar dia.

Arbi mengatakan, sanggar tari yang dia urus tersebut terbuka untuk umum, bagi mereka yang ingin belajar budaya terutama kesenia Bahau, bisa bergabung kapan saja. “Kami terbuka untuk siapa saja yang ingin belajar dan mengenal kesenian Bahau,” ujarnya.

Namun, dia menuturkan untuk saat ini peminat sanggar seni tersebut masih sebatas kaum muda Mahakam Ulu. “Walau begitu, bagi generasi muda yang berminat belajar seni khususnya kesenian Bahau silahkan datang ke Jalan Siti Aisyah Gang 14, Samarinda,” tandasnya. (*/dev)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: budayakebudayaan lokalMetro Samarinda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

WADUH!!! Banyak Bacaleg Curi Star 

Next Post

Tambang Ilegal Muncul Karena Tahura Tak Diawasi 

Related Posts

Minta Penggunaan Bahasa Kutai di Pengumuman Bandara SAMS Sepinggan
Kaltim

Minta Penggunaan Bahasa Kutai di Pengumuman Bandara SAMS Sepinggan

1 Juni 2022, 13:00
Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00
Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 
Kaltim

Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 

21 Desember 2018, 16:30

Terpopuler

  • Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerindra Kaltim Semprot Rudy Mas’ud usai Bandingkan Diri dengan Hashim Djojohadikusumo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mini Soccer HOP 1 Bontang Ditutup Mulai Mei, Proyek Lanjutan Rp17,5 Miliar Segera Dikerjakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antrean Truk Solar di SPBU Tanjung Laut Bontang Kian Parah, Usaha Warga Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Investasi Bodong Emas Digital di Bontang, Terlapor Mulai Diperiksa Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.