• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Persoalan Tambang Ilegal dan Reklamasi di IKN Jadi Atensi

by Redaksi Bontang Post
2 Februari 2022, 11:00
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Desain istana negara di IKN.

Desain istana negara di IKN.

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Barisan lubang bekas galian tambang batu bara di dalam kawasan ibu kota negara (IKN) Nusantara menjadi atensi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar menyampaikan, beberapa tahun terakhir, instansinya mengikuti perkembangan lubang pasca-tambang di Kaltim. Termasuk yang berada di dalam kawasan IKN Nusantara. Meliputi Kecamatan Sepaku di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan empat kecamatan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Yakni Kecamatan Samboja, Kecamatan Muara Jawa, sebagian Kecamatan Loa Janan dan sebagian kecil Kecamatan Loa Kulu.

Lubang bekas tambang yang tak direklamasi juga sudah menimbulkan korban jiwa. “Termasuk sudah tiga tahun ini, kita mempelajari bagaimana cara pemulihannya. Sudah ada trial-trial-nya di lapangan. Saya mau lihat lagi. Dan nanti kebijakan persisnya dalam bentuk pedoman. Guidance selanjutnya secara teknis akan seperti apa,” kata Siti Nurbaya.

Kunjungan Siti Nurbaya ke Kaltim dalam rangka meninjau persemaian IKN Nusantara di Desa Mentawir, Kecamatan Sepaku, PPU.

Baca Juga:  Tambang Batu Bara Ilegal Ditemukan di Ring Satu IKN Baru

Selanjutnya, Menteri LHK meninjau lokasi eks tambang batu bara di Kelurahan Makroman, Kecamatan Sambutan, Samarinda. Politikus Partai NasDem ini mengungkapkan, pemerintah mengikuti hal-hal yang berkembang di ruang publik perihal pertambangan di lingkungan di Kaltim. Termasuk permasalahan lubang bekas tambang di area IKN Nusantara. Pihaknya sedang mengkaji skema penanganan lubang tambang yang ditinggal begitu saja setelah digali. Salah satu opsinya adalah, menjadikannya sebagai sumber air baku.

“Nanti kita lihat kebijakannya. Makanya saya bilang, betul bahwa ada lubang-lubang tambang. Dan itu sebetulnya ada ketentuan di PP 76 (Peraturan Pemerintah Nomor 76 Tahun 2008 tentang Rehabilitasi dan Reklamasi Hutan) dan PP 78 (Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2010 tentang Reklamasi dan Pascatambang). Yang menugaskan kewajiban-kewajiban yang harus dilakukan. Dan itu udah jelas,” jabar perempuan berkacamata ini.

Di sisi lain, lanjut dia, penanganan lubang bekas tambang juga terkendala regulasi di bidang pertambangan mineral dan batu bara.

Baca Juga:  Tender 19 Proyek IKN Senilai Rp 5 Triliun, Tak Banyak Pengusaha Kaltim yang Terlibat

“Jangan lupa regulasi pertambangannya kan juga berubah-ubah. Ada penyesuaian-penyesuaian. Termasuk database dari kabupaten ke provinsi. Kemudian ke pusat. Itu akan seperti apa. Nanti kita akan lihat. Akan kita rapihin,” janji Siti Nurbaya. Sementara itu, Gubernur Kaltim Isran Noor mengatakan, pemulihan lingkungan pasca-tambang di wilayah IKN, akan melibatkan pemerintah daerah dan Kementerian LHK.

“Mungkin ada yang nanti direhabilitasi. Ada juga nanti yang dilakukan pembenahan. Ada juga digunakan sekaligus sebagai penampungan air baku. Dilihat aja nanti evaluasinya. Karena ada tim yang melaksanakan secara komprehensif,” ucapnya di lokasi yang sama. Ketua DPW Partai NasDem Kaltim ini menyebut, KLHK juga sudah mengidentifikasi lubang bekas tambang yang akan ditutup maupun difungsikan.

“Kalau (lubang bekas tambang) yang kecil-kecil kan bisa ditutup. Kalau yang besar-besar, mudah-mudahan bisa dijadikan sumber air. Tapi memang, kesimpulannya ya perlu reklamasi. Cuma bentuknya nanti, apakah reklamasi menutup lubang-lubang tambang itu, masih diidentifikasi oleh tim,” jelas Isran. Ditanya berapa jumlah lubang bekas tambang di IKN Nusantara, Isran mengaku belum memegang data rincinya.

Baca Juga:  Ini Tempat Makan yang Layak Dicoba di Kawasan Penyangga Ibu Kota Nusantara

“Banyak yang meninggalkan itu (lubang bekas tambang). Apalagi yang sekarang, (tambang) ilegal makin banyak. Makanya, nanti kita bicarakan dengan pihak pihak terkait. Karena pemerintah daerah tidak lagi memiliki kewenangan soal tambang,” tandasnya.

Mengutip laporan “Ibu Kota Baru Buat Siapa?” yang disusun Koalisi Masyarakat Sipil Kaltim pada Desember 2019, menyebutkan terdapat 94 lubang bekas tambang batu bara yang tersebar di atas kawasan IKN. Dari jumlah tersebut, lima perusahaan terbanyak yang meninggalkan lubang tambang adalah PT SP sebanyak 22 lubang, PT PMU sebanyak 16 lubang, CV HI sebanyak 10 lubang, PT PI sebanyak sembilan lubang, dan CV AP sebanyak delapan lubang. Hingga saat ini, belum ada data resmi dari KLHK mengenai jumlah lubang bekas tambang di kawasan IKN Nusantara. (kip/riz/k15)

Tags: ikn
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Omicron Penuh Ketidakpastian, Menkes Sebut Puncak Kasus Akhir Februari

Next Post

Viral Orangutan Menyeberang Jalan, BKSDA; Jangan Beri Makan

Related Posts

Akses Tol dari Bandara Sepinggan ke IKN Ditarget Tuntas 2028
Bontang

Akses Tol dari Bandara Sepinggan ke IKN Ditarget Tuntas 2028

14 Oktober 2026, 13:00
Regulasi Berbenturan, 15 Ribu Pekerja Tambang di Lingkar IKN Terancam PHK Massal
Kaltim

Regulasi Berbenturan, 15 Ribu Pekerja Tambang di Lingkar IKN Terancam PHK Massal

6 Juli 2026, 08:00
Tangis Warga Adat di Tengah Pembangunan IKN, Kini Air Bersih pun Harus Dibeli
Lingkungan

Tangis Warga Adat di Tengah Pembangunan IKN, Kini Air Bersih pun Harus Dibeli

25 Mei 2026, 15:17
4.236 Hektare Tambang Ilegal Kepung IKN, Smart Forest City Terancam
Kaltim

4.236 Hektare Tambang Ilegal Kepung IKN, Smart Forest City Terancam

14 Mei 2026, 17:00
IKN Diserbu 143 Ribu Pengunjung saat Lebaran, UMKM Raup Omzet Belasan Juta
Kaltim

IKN Diserbu 143 Ribu Pengunjung saat Lebaran, UMKM Raup Omzet Belasan Juta

30 Maret 2026, 09:00
Lebaran 2026: IKN, hingga Labuan Cermin Jadi Magnet Wisata di Kaltim
Kaltim

Lebaran 2026: IKN, hingga Labuan Cermin Jadi Magnet Wisata di Kaltim

25 Maret 2026, 12:00

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.