BONTANGPOST.ID, Bontang – Pesan berantai yang mengatasnamakan Polres Bontang terkait dugaan penculikan anak beredar di sejumlah grup WhatsApp dan media sosial.
Pesan tersebut menyebut seorang anak berusia sekitar 1 tahun diduga menjadi korban penculikan. Selain itu, pesan mencantumkan ciri-ciri terduga pelaku dan tiga inisial, yakni M.A.M, M.A.B, dan S.R.D.
Polres Bontang memastikan informasi tersebut bukan imbauan resmi yang dikeluarkan kepolisian.
Kapolres Bontang AKBP Anak Agung Gede Wibowo Sitepu melalui Kasat Reskrim Polres Bontang AKP Putu Ari Sanjaya Putra mengatakan, pihaknya tidak pernah menerbitkan imbauan dengan isi seperti yang beredar di masyarakat.
Meski bukan informasi resmi kepolisian, pihaknya tetap menelusuri kabar tersebut untuk memastikan kebenarannya.
“Informasi tersebut tetap kami telusuri. Sudah tiga hari yang lalu kami tahu informasi ini, sampai sekarang belum ada pihak yang melaporkan,” ungkapnya saat dihubungi, Selasa (1/9/2026).
Putu mengatakan, pengamanan wilayah tetap dilakukan secara rutin. Polisi juga berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas untuk memantau kondisi di sejumlah wilayah.
Ia mengimbau masyarakat tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi.
Masyarakat diminta menunggu keterangan resmi kepolisian jika terdapat kejadian yang berkaitan dengan keamanan dan keselamatan warga.
“Kami selalu melakukan pantauan di lapangan. Nanti kami akan berikan informasi lebih lanjut apakah informasi kejadian tersebut benar adanya atau tidak,” pungkasnya. (*)







