• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

El Nino Hantam Pertanian Kaltim, 2.400 Hektare Sawah Kekeringan, 200 Hektare Terancam Gagal Panen

by Redaksi Bontang Post
1 September 2026, 15:50
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Salah satu areal persawahan di Kelurahan Tani Aman, Kecamatan Loa Janan Ilir, Samarinda. (FOTO AINUR ROFIAH/KALTIM POST)

Salah satu areal persawahan di Kelurahan Tani Aman, Kecamatan Loa Janan Ilir, Samarinda. (FOTO AINUR ROFIAH/KALTIM POST)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID – Dampak El Nino mulai dirasakan sektor pertanian di Kalimantan Timur (Kaltim). Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Kaltim mencatat sekitar 2.400 hektare sawah terdampak kekeringan sepanjang Agustus 2026.

Dari total luasan tersebut, sekitar 200 hektare masuk kategori kekeringan berat dan berpotensi mengalami gagal panen jika pasokan air tidak segera membaik.

Kepala DPTPH Kaltim Fahmi Himawan mengatakan, kondisi kering mulai dirasakan sejak awal Agustus dan diperkirakan masih berlangsung hingga September.

“Pada September diperkirakan masih mengalami kondisi yang sama. Oktober baru akan turun hujan, walaupun hujannya masih di bawah rata-rata. Diperkirakan November hujannya cukup deras atau di atas rata-rata,” ujar Fahmi, Senin (31/8).

Baca Juga:  BMKG Prediksi 6 Wilayah di Kaltim Mulai Masuk Musim Kemarau Awal Agustus 2024

Meski tekanan akibat kekeringan meningkat, aktivitas tanam padi di Kaltim masih terus berjalan. Berdasarkan data Kementerian Pertanian hingga akhir Agustus, realisasi tanam telah mencapai sekitar 80 persen dari target pemerintah pusat yang berada di kisaran 240 ribu hektare.

Fahmi mengatakan, capaian tersebut didorong kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, instansi vertikal, serta DPTPH di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota.

“Memang kita selalu mendorong agar tetap dilakukan upaya penanaman dan memastikan luas pertanaman kita tetap konsisten, bahkan ditingkatkan sampai betul-betul kita mengalami kondisi yang diprediksi kesulitan air,” katanya.

Hingga akhir Agustus, DPTPH belum menerima laporan tambahan mengenai tanaman yang mengalami puso atau gagal panen. Sebelumnya, pada Juli, sekitar 25 hektare lahan pertanian di Kabupaten Paser dilaporkan gagal panen. Pemerintah Kabupaten Paser disebut telah menyiapkan bantuan hibah bagi petani terdampak.

Baca Juga:  Lama Dinanti, Hujan Deras Akhirnya Guyur Bontang

Sementara itu, sekitar 2.400 hektare sawah yang mengalami kekeringan tersebar di tujuh kabupaten dan kota di Kaltim. Tingkat dampaknya terbagi menjadi tiga kategori, yakni ringan, sedang, dan berat.

Pada kategori ringan, tanaman masih berpeluang dipanen dengan potensi kehilangan hasil hingga 20 persen. Sementara kekeringan kategori sedang berpotensi menekan hasil panen sebesar 20–50 persen.

Risiko terbesar berada pada sekitar 200 hektare lahan yang masuk kategori kekeringan berat. Kehilangan hasil pada kondisi tersebut dapat mencapai 50–100 persen dan berpotensi berujung gagal panen apabila pasokan air tidak membaik.

“Kita khawatir memang yang kondisi berat ini bisa mengalami 50 sampai 100 persen gagal panen. Tapi kita berharap tidak terjadi,” pungkas Fahmi.

Baca Juga:  Waspada, Kemarau Tahun Ini Bakal Lebih Kering

Dengan kondisi kering yang diperkirakan bertahan sepanjang September, upaya menjaga ketersediaan air menjadi penting untuk mencegah kekeringan meluas sekaligus mempertahankan produksi pangan Kaltim hingga curah hujan kembali meningkat. (KP)

Tags: El-NinoMusim Kemarau
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pesan Penculikan Anak Catut Polres Bontang, Polisi Pastikan Bukan Imbauan Resmi

Next Post

Sepatu dan Tas Sekolah Gratis Tiba di Bontang, Disdikbud Cocokkan Ukuran Sebelum Dibagikan

Related Posts

Lama Dinanti, Hujan Deras Akhirnya Guyur Bontang
Bontang

Lama Dinanti, Hujan Deras Akhirnya Guyur Bontang

26 September 2026, 11:22
BMKG Prediksi 6 Wilayah di Kaltim Mulai Masuk Musim Kemarau Awal Agustus 2024
Kaltim

BMKG Prediksi 6 Wilayah di Kaltim Mulai Masuk Musim Kemarau Awal Agustus 2024

20 Juli 2024, 11:13
Sungai Surut Bikin Harga Sembako Melonjak, Satu Karung Beras Dijual Rp 600 Ribu
Kaltim

Sungai Surut Bikin Harga Sembako Melonjak, Satu Karung Beras Dijual Rp 600 Ribu

8 Agustus 2023, 09:23
Waspada, Kemarau Tahun Ini Bakal Lebih Kering
Nasional

Waspada, Kemarau Tahun Ini Bakal Lebih Kering

1 Juli 2019, 12:00
843 Hektar Lahan di Riau Terbakar
Nasional

April Masuk Musim Kemarau, Pemerintah Waspasa Karhutla 

31 Maret 2019, 20:30
Antisipasi Kemarau, Petani Bangun Embung
Breaking News

Antisipasi Kemarau, Petani Bangun Embung

11 November 2018, 15:20

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.