• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Pesta Koteng Malam Minggu Dibubarkan

by M Zulfikar Akbar
9 April 2018, 11:45
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
IST
DIBINA: Para pelaku pesta minuman oplosan diamankan di Polsek Bontang Selatan dan Rumah Singgah Pelangi untuk diberikan pembinaan.

IST DIBINA: Para pelaku pesta minuman oplosan diamankan di Polsek Bontang Selatan dan Rumah Singgah Pelangi untuk diberikan pembinaan.

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Malam Minggu biasanya dijadikan sebagai momen yang pas untuk beristirahat, mengingat keesokan harinya merupakan hari libur. Berbeda dengan para anak-anak serta gadis juga beberapa janda yang justru malah menggelar pesta minuman oplosan alias komix kratingdaeng (koteng). Belasan penikmatnya pun lantas diberi pembinaan di Polsek Bontang Selatan dan diarahkan ke Rumah Singgah untuk pembinaan lebih lanjut.

Kapolres Bontang AKBP Siswanto Mukti melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Berebas Tengah Bripka Rudi Antoro mengatakan sekira pukul 02.00 Wita pada Minggu (8/4) dini hari, pihaknya melakukan giat patroli penjagaan Polsek Bontang Selatan bersama piket Reskrim, serta Bhabinkamtibmas Tanjung Laut Indah. “Saat patroli, kami menemukan muda mudi yang sedang pesta minuman oplosan di dua tempat berbeda,” jelas Rudi, Minggu (8/4) kemarin.

Dua lokasi ditemukannya muda mudi yang sedang pesta minuman oplosan tersebut yakni di wilayah Gang Tipalayo Kelurahan Berebas Tengah sebanyak 9 orang dan langsung dikirim ke Rumah Singgah Pelangi. Sementara Rudi mengatakan lokasi lainnya ialah Jalan Sutan Syahrir sebanyak 6 orang dan dilakukan pembinaan di Polsek Bontang Selatan.

“Pembinaan yang kami lakukan di Polsek Selatan ialah dengan menggunduli semua pelaku anak laki-laki, serta diajak berolahraga dengan bersih-bersih agar mereka mengeluarkan keringat,” ujarnya.

Banyaknya pelaku yang menikmati minuman oplosan berupa koteng ini justru membuatnya prihatin. Apalagi, semalam pihaknya juga menemukan penikmat dari kalangan perempuan. Oleh karenanya, Rudi meminta keterlibatan Pemkot Bontang melalui Satpol PP dan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Pemberdayaan Masyarakat (Dissos-P3M) untuk turun serta memberikan pembinaan. Mengingat untuk permasalahan tersebut, kepolisian terkendala regulasi. “Tetapi rata-rata dari mereka adalah pelaku sama. Sebelumnya pernah juga diamankan dan diberi pembinaan, seperti tidak ada efek jera,” ungkap dia.

Atas dasar itu, Rudi meminta para toko obat membatasi penjualan kepada anak-anak di bawah umur jika membeli dalam jumlah banyak. Pasalnya, rata-rata obat batuk tersebut banyak disalahgunakan. Pihak Polres Bontang juga dalam hal ini sudah bekerjasama dengan Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) Bontang untuk penanganan lebih lanjut. “Pihak LK3 nantinya yang menyampaikan kepada pecandu koteng maupun aldo dan membantu pelaku untuk direhab atau terapi gratis di Rumah Singgah Pelangi,” terang dia.

Lokasi yang rawan terdapat banyak muda-mudi melakukan pesta minuman oplosan atau ngelem yakni di wilayah Satimpo, Tanjung Laut, Berbas Pantai, Berebas Tengah, serta Tanjung Laut Indah. “Biasanya mereka melakukannya di tempat yang gelap dan larut malam agar sepi, terkadang lampu teras warga juga sering hilang agar penerangan tetap gelap,” ujarnya.

Mengingat masih banyaknya anak-anak yang menikmati minuman oplosan, Rudi mengharapkan para pelaku mendapatkan terapi agar hilang rasa candunya terhadap minuman oplosan dan alkohol. Pasalnya mereka masih sangat muda dan perjalanan hidup mereka masih panjang. “Karena jangan sampai karena minuman oplosan yang mereka konsumsi menjadikan syaraf otaknya rusak. Di beberapa wilayah banyak kejadian gila dan meninggal dunia akibat minuman oplosan,” tukasnya.(mga)

ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kembalikan Fungsi Masjid sebagai Pusat Kegiatan Umat

Next Post

Ikuti Pilihan Suami, Cuma Kenali Satu Paslon

Related Posts

Pemadaman Bergilir di Bontang Masih Berlanjut, PLN Belum Pastikan Kapan Berakhir
Bontang

Listrik Padam hingga Pukul 22.00, Aktivitas Belajar dan Usaha di Bontang Terganggu

2 November 2026, 19:13
Minta Gaji Malah Dibacok Sama Bos Sendiri
Kaltim

Dua Mesin ATM Dibobol di Samarinda, Uang Tunai Ratusan Juta Rupiah Diduga Raib

2 November 2026, 17:30
Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat
Bontang

Mantan Pimpinan Ponpes Terlapor Dugaan Kekerasan Seksual Diperiksa Polres Bontang

2 November 2026, 16:01
Ketidakjelasan Status Aset Beras Basah Bontang Hambat Penataan, Pemkot Temui Pemprov Kaltim
Bontang

Pemkot Bontang Matangkan PLTS di Dua Pulau, Listrik Ditarget Menyala 24 Jam

2 November 2026, 14:49
Investasi Usaha Pinjaman dan Fashion Bermasalah, Enam Warga Bontang Lapor Polisi
Bontang

Kasus Dugaan Investasi Pengusaha Fashion Bontang Segera Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Gelar Perkara

2 November 2026, 13:12
CSR Mengalir ke Pulau Jawa, Anggota DPR RI Minta Pemprov Kaltim Peringatkan Perusahaan Tambang
Kaltim

Dugaan Korupsi Pengelolaan Batu Bara, Tiga Direktur Varia Niaga Samarinda Jadi Tersangka

2 November 2026, 11:00

Terpopuler

  • Distribusi MBG di Bontang Libur Saat Lebaran, Kembali Berjalan 31 Maret 2026

    12 Dapur Tutup Sementara, Hampir 28 Ribu Penerima MBG di Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Dugaan Investasi Pengusaha Fashion Bontang Segera Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Gelar Perkara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mantan Pimpinan Ponpes Terlapor Dugaan Kekerasan Seksual Diperiksa Polres Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Listrik Padam hingga Pukul 22.00, Aktivitas Belajar dan Usaha di Bontang Terganggu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.