• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

PGRI Desak Guru Honorer Diangkat ASN

by BontangPost
18 Februari 2018, 11:53
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Dasuki(DOK/BONTANG POST)

Dasuki(DOK/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Bontang menuntut tiga poin terhadap isu pendidikan yang berkembang yaitu pengangkatan guru honorer menjadi ASN, penarikan kepala sekolah dan pengawas, serta kembalinya Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) kembali menjadi sebuah mata pelajaran. Ketua PGRI Kota Bontang periode 2017-2022, Dasuki mengatakan angin segar dihembuskan oleh pemerintah pusat dengan mengangkat guru honorer K2 di sekolah negeri.

“Ini tentu membuat kami gembira,” ungkap Dasuki saat ditemui oleh redaksi Bontang Post di sela-sela acara konferensi kota PGRI Rabu (14/2) silam.

Dikatakannya, rumus pengangkatannya nanti ialah jumlah guru yang pensiun bakal ditambah 50 persen. Tentunya, pemerintah pusat akan membangun mekanisme dengan melibatkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltim dan Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kota Bontang.

Baca Juga:  Diduga Langgar Asas Netralitas Pemilu, Bawaslu Tindak 2 ASN

“Tentu nanti PGRI menjadi mitra untuk memantau kriteria-kriteria itu bisa berjalan dengan semestinya,” tutur Dasuki.

Di samping itu, wacana pemerintah pusat mengambil-alih wewenang kepala sekolah dan pengawas dinilai bisa meresahkan. Ia berharap bersama PGRI Kaltim bisa mengagendakan audiensi dengan pemerintah pusat. Hal ini berkaitan dengan penyebab dan konsep penarikan wewenang itu.

“Jangan sampai ini menjadi resah di kalangan pegawai khusunya kepala sekolah dan pengawas yang mau ditarik,” ucap pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, dan Statistik (Diskominfotik).

Poin ketiga yang menjadi tuntutan dari PGRI Bontang sehubungan dengan nasib guru TIK yang tidak lagi menjadi guru mata pelajaran sejak kurikulum 2013 diterapkan. Saat ini TIK hanya menjadi ekstrakurikuler. Oleh karena itu PGRI Bontang berharap agar statusnya dikembalikan.

Baca Juga:  THR Cair, Pemerintah Gelontorkan Rp 29,3 T untuk ASN Hingga TNI/Polri

“Kami tuntut untuk dikembalikan,” ucapnya.

Menurutnya, PGRI siap menjawab tantangan dari kementerian untuk melaksanakan survei dan kajian berkenaan seberapa penting TIK kembali menjadi mata pelajaran. Sebagai informasi dalam konferensi kota tersebut terdapat tiga agenda yaitu laporan pertanggung-jawaban pengurus lama periode 2012-2017, pembuatan program selama lima tahun ke depan, dan pemilihan pengurus baru. Dasuki kembali dipercaya menjadi Ketua PGRI Bontang setelah memperoleh 24 suara mengalahkan M Yunus yang hanya mendapatkan 6 suara. (*/ak)

Tags: asnGuru HonorPGRI
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pendukung Diminta Tertib Berlalu Lintas

Next Post

Korban Selamat Disambut di Aquatik

Related Posts

Temuan Honor ASN Rp9,5 Miliar di Kukar Didalami, Inspektorat Sebut Terjadi di Dinas PK
Kaltim

Temuan Honor ASN Rp9,5 Miliar di Kukar Didalami, Inspektorat Sebut Terjadi di Dinas PK

19 Juni 2026, 10:00
BPK Temukan ASN Kukar Terima Honor 900 Kali Setahun Senilai Rp9,5 Miliar
Kaltim

BPK Temukan ASN Kukar Terima Honor 900 Kali Setahun Senilai Rp9,5 Miliar

18 Juni 2026, 08:09
Fenomena “Kursi Panas” dan Menipisnya Gengsi Jabatan
Opini

Fenomena “Kursi Panas” dan Menipisnya Gengsi Jabatan

27 Maret 2026, 22:00
ASN Boleh Kerja dari Mana Saja 29–31 Desember 2025, Ini Penjelasan MenPAN-RB
Nasional

ASN Boleh Kerja dari Mana Saja 29–31 Desember 2025, Ini Penjelasan MenPAN-RB

19 Desember 2025, 09:00
Menkeu Diduga Sebut Guru Beban Negara, Ini Pernyataan PGRI
Nasional

Menkeu Diduga Sebut Guru Beban Negara, Ini Pernyataan PGRI

19 Agustus 2025, 10:30
THR dan Gaji Ke-13 PNS Siap-siap Cair
Nasional

THR dan Gaji Ke-13 PNS Siap-siap Cair

6 Februari 2025, 14:34

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.