Cara Kelurahan Minimalisir Adanya Suara Ganda
BONTANG – Pesta demokrasi pemilihan Ketua RT (Pilerte) Gunung Telihan digelar secara serentak, Minggu (9/4) lalu. Dari 30 RT di Kelurahan Gunung Telihan, sebanyak 28 RT melakukan proses pemilihan calon ketua RT periode masa bakti 2017-2020.
Lurah Gunung Telihan, Viki Risqi Riadis menjelaskan, dari 30 RT sudah 28 RT yang menentukan ketua RT-nya. Sebab dua RT lagi masih terkendala pada proses penjaringan yang begitu ketat. Namun dipastikan, Senin (10/4) malam kemarin proses pemilihan itu akan terlaksana.
Sejatinya dalam pelaksanaan yang serentak tersebut, ada yang menggelar pemilihan pada pagi, siang, dan malam hari sesuai kesepakatan panitia dan warga. Kemudian dalam pelaksanaan tersebut tidak ada juga hari khusus di dalamnya, ini dilakukan kelurahan dalam mengefisienkan tenaga, waktu, dan biaya pelaksanaan yang semua murni dari swadaya masyarakat.
“Pelaksanaan ini juga kami lakukan untuk meminimalisir adanya suara ganda pada saat proses pemilihan,” ujarnya, Senin (10/4) kemarin.
Viki menuturkan, sebenarnya masa bakti ketua RT sebelumnya jatuh pada Mei ini. Namun karena melihat bulan tersebut tepat memasuki bulan Ramadhan, pihak kelurahan pun memilih proses pemilihan itu dilakukan lebih cepat agar tidak membebani warga khususnya umat Islam dalam menjalankan ibadahdi bulan Ramadan.
“Pada prinsipnya kelurahan selalu mendukung siapa pun kandidatnya, yang penting bertanggung jawab dalam mengayomi warga dan selalu menjaga keamanan lingkungan di wilayahnya,” ungkapnya.
Dia menambahkan, melihat tingginya antusias warga di masing-masing RT pada pemilihan tersebut, ia pun sangat bersukur pelaksanaan pilerte ini dapat berjalan aman dan kondusif. Kendati pihak kelurahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan seluruh staf sudah mengantisipasinya dengan selalu aktif melakukan monitoring.
“Terima kasih juga kepada warga Gunung Telihan yang sudah beraprtisipasi dan tetap menjaga keamanan selama proses pemilihan,” tutupnya. (ver)







