• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Plt Direktur RSUD Sebut Kontrak Tak Diperpanjang Hasil Evaluasi

by Fitri Wahyuningsih
6 Januari 2022, 13:53
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
RSUD Taman Husada.

RSUD Taman Husada.

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Plt Direktur RSUD Taman Husada dr Suhardi akhirnya angkat bicara terkait polemik tak dilanjutkannya kontrak tenaga kerja daerah (TKD) di rumah sakit pelat merah tersebut.

dr Suhardi menjelaskan, sejatinya bukan 30 TKD yang tidak dilanjutkan kontrak kerjanya, sebagaimana disebutkan Ketua DPRD Andi Faizal dalam rapat beberapa waktu lalu. Namun hanya 10 orang dari 255 TKD yang ditempatkan di rumah sakit milik daerah itu.

“Hanya 10 dari 255. Itupun setelah kami lakukan evaluasi yang tidak sehari dua hari,” katanya ketika dikonfirmasi, Kamis (6/1/2022) siang.

Dia mengatakan, kontrak kerja 10 TKD yang tak dilanjutkan itu berakhir pada 31 Desember 2021 lalu. Berakhir serentak sebab RSUD membuat kontrak kerja per tahun.

Baca Juga:  Berikut Aturan Baru Seragam Honorer Pemkot Bontang

Adapun, 10 TKD itu tak bisa dilanjutkan kontrak kerjanya usai manajemen RSUD melakukan evaluasi. Evaluasi ini dilakukan selama TKD bekerja sepanjang tahun, meminta penilaian dari atasan, rekan kerja, tim, dan masyarakat umum. Tim penilai ini berisi 17 orang. Di antaranya Dirut RSUD selaku penanggung jawab, dan ketua dipimpin Wakil Direktur Keuangan.

“Yang tidak dilanjutkan ini bekerja di bagian umum dan pelayanan,” ujarnya.

Dia mengatakan evaluasi dilakukan lama. Kontrak kerja 10 TKD ini benar-benar tak bisa dilanjutkan sebab hasil evaluasi menunjukkan mereka tidak bisa lagi dipekerjakan di RSUD. Ada yang sudah berusia 58 tahun, atau sudah masuk usia pensiun, ada yang bekerja dobel di instansi lain.

Baca Juga:  Tertanggung BPJS Kesehatan, RSUD Taman Husada Hadirkan Layanan MRI untuk Diagnosa Kelainan Saraf

“Kami evaluasi benar-benar. Ada yang masih bisa dilakukan pembinaan. Tapi dari 255 (TKD) mengerucut 10 orang tak bisa dilanjutkan,” tegasnya.

Usai evaluasi, kemudian dilanjutkan dengan sesi wawancara. Dalam sesi ini beredar isu bahwa salah satu pertanyaannya dinilai tidak relevan dengan kompetensi, namun soal koneksi si TKD alias ‘siapa yang bawa ke sini’. dr Suhardi membantah adanya pertanyaan sisipan itu. Dokter spesialis jantung itu bilang, pihaknya memiliki dokumen wawancara dan bisa dibuktikan.

“Itu tidak benar. Tidak ada pertanyaan seperti itu,” tandasnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: RSUD Taman Husada BontangTKD
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Tambang Ilegal Tetap Beroperasi di Bukit Tengkorak PPU

Next Post

Jadwal Pelaksanaan Haji dan Umrah Tahun Ini Belum Jelas

Related Posts

Neni Cek Kehadiran ASN dan Pelayanan RSUD Bontang di Hari Pertama Kerja
Bontang

Neni Cek Kehadiran ASN dan Pelayanan RSUD Bontang di Hari Pertama Kerja

25 Maret 2026, 09:48
RSUD Bontang Buka Klinik Bedah Saraf, Kini Layani Pasien BPJS Tanpa Rujukan Keluar Daerah
Bontang

RSUD Bontang Buka Klinik Bedah Saraf, Kini Layani Pasien BPJS Tanpa Rujukan Keluar Daerah

24 Februari 2026, 08:06
Sistem Error, Antrean Pasien Mengular di RSUD Bontang
Bontang

Sistem Error, Antrean Pasien Mengular di RSUD Bontang

18 Februari 2026, 14:34
RSUD Bontang Tambah Gedung, Perencanaan Tahun Ini Pemkot Alokasikan Rp2 Miliar
Bontang

Antrean Pasien Mengular di RSUD Bontang, Gangguan Jaringan IT Jadi Biang Keladi

8 Januari 2026, 11:30
Keterisian Tempat Tidur RSUD Bontang Lampaui Batas Ideal, IGD Kewalahan Layani Pasien
Bontang

Keterisian Tempat Tidur RSUD Bontang Lampaui Batas Ideal, IGD Kewalahan Layani Pasien

8 Januari 2026, 08:47
Tak Cukup Hentikan Insinerator, Peneliti Minta Pemkot Bontang Lakukan Cek Kesehatan
Bontang

Tak Cukup Hentikan Insinerator, Peneliti Minta Pemkot Bontang Lakukan Cek Kesehatan

23 September 2025, 11:51

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.