• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Polusi Udara di Sangatta Kian Parah, Tiap Hari Ada 5 Pasien Sesak Asma 

by BontangPost
17 Februari 2018, 11:05
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
SESAK: Pasien asma di Puskesmas Teluk Lingga ditangani dengan pemberian Nebulizer atau uap.(Istimewa)

SESAK: Pasien asma di Puskesmas Teluk Lingga ditangani dengan pemberian Nebulizer atau uap.(Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Puskesmas Teluk Lingga Kecamatan Sangatta Utara tidak pernah absen dari pasien penderita Broncho Penemouny atau penderita batuk, sesak asma. Hampir tiap hari tak kurang dari 5 pasien di bawah usai 14 tahun kerap mendapatkan perawatan di Ruang Unit Gawat Darurat (UGD).

Kepala Puskesmas Teluk Lingga dr.Suriani melalui Kepala Ruang UGD Muhamad Apandi mengungkapkan, pasien kebanyakan dari keluarga penderita perokok aktif.

“Dari 10 pasien yang ditangani, 8 diantaranya bapaknya perokok,” ujarnya.

Dia menambahkan, biasanya penyakit seperti ini selain akibat dari asap rokok juga akibat debu. Dugaan itu cukup logis karena polusi udara yang diakibatkan debu di Sangatta sangat parah.

“Tempat kita jalannya berdebu belum lagi dekat area tambang,” tuturnya.

Baca Juga:  Vaksin MR Masih Berjalan, Namun Banyak Penolakan

Cara penanganan pasien dengan sesak asma, sambung dia adalah dengan pemberian Nebulizer atau uap, kemudian tindakan pendataan keluarga sehat juga dijalankan. Nebulizer umumnya berupa cairan yang diberi obat bronkodilator dan ekspektoran. Bronkodilator berfungsi untuk melebarkan otot-otot saluran pernapasan, sedangkan ekspektoran sebagai pengencer dahak. Cairan ini akan diubah menjadi uap oleh nebulizer, diberikan dengan cara menghirup uapnya.

SESAK: Pasien asma di Puskesmas Teluk Lingga ditangani dengan pemberian Nebulizer atau uap.(Istimewa)

Nebulizer cenderung diberikan pada bayi atau anak-anak karena usia tersebut belum mampu mengeluarkan dahak secara optimal. Pada penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) yang ditandai dengan peradangan disertai batuk, pilek, adanya dahak, bisa mengganggu kebersihan jalan napas membuat aliran oksigen ke paru-paru tidak lancar, dahak inilah yang harus dibersihkan.

Baca Juga:  WASPADA!!! Kutim Berpotensi  KLB Narkoba

“Untuk bisa membersihkan maka dahak dibuat encer, disinilah fungsi pemberian nebulizer,” kata dia.

Bagi orang tua yang tidak ingin buah hatinya terserang penyakit ini bisa mengatisipasinya sejak dini.

“Jauhkan anak-anak dari asap rokok, lalu anggota keluarga jangan merokok di dalam rumah. Habis merokok jangan cium anak apalagi umurnya masih di bawah 3 tahun,” ujarnya. (hd)

Tags: kesehatanPolusi UdaraSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Program Pengadaan 150 Sapi Batal 

Next Post

Izin Edar Albothyl Dibekukan 

Related Posts

Sifilis Peringkat Teratas Penyakit Menular Seksual yang Diderita Orang Indonesia
Kesehatan

Sifilis Peringkat Teratas Penyakit Menular Seksual yang Diderita Orang Indonesia

15 Desember 2024, 20:36
Mitos atau Fakta? Belau untuk Gondongan, Benarkah Efektif? Mengenal Penyakit dan Cara Penanganannya secara Ilmiah
Kesehatan

Mitos atau Fakta? Belau untuk Gondongan, Benarkah Efektif? Mengenal Penyakit dan Cara Penanganannya secara Ilmiah

23 September 2024, 17:25
Deteksi Dini CdLS dengan Data Genomik
Kesehatan

Deteksi Dini CdLS dengan Data Genomik

29 Agustus 2024, 19:14
9 Khasiat Rebusan Daun Sambiloto, Salah Satunya Bisa Menurunkan Demam
Kesehatan

9 Khasiat Rebusan Daun Sambiloto, Salah Satunya Bisa Menurunkan Demam

14 Juli 2024, 11:51
Mengenal Anemia Aplastik, Penyakit Langka yang Diderita Komika Babe Cabita
Kesehatan

Mengenal Anemia Aplastik, Penyakit Langka yang Diderita Komika Babe Cabita

9 April 2024, 11:06
Asap Pembakaran Batu Bata di Turunan RSUD Bikin Jarak Pandang Berkurang
Bontang

Asap Pembakaran Batu Bata di Turunan RSUD Bikin Jarak Pandang Berkurang

16 Juli 2023, 11:09

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.