• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Pondok Penambang Emas Dibakar

by M Zulfikar Akbar
16 Februari 2017, 06:00
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
Inilah pondok milik para penambang di kawasan hulu Sungai Kalaan, Tanah Laut Kalsel. (DINAS KEHUTANAN KALSEL FOR RADAR BANJARMASIN)

Inilah pondok milik para penambang di kawasan hulu Sungai Kalaan, Tanah Laut Kalsel. (DINAS KEHUTANAN KALSEL FOR RADAR BANJARMASIN)

Share on FacebookShare on Twitter

Dishut Perangi Pelaku Pencemaran Sungai

BANJARMASIN – Beberapa bulan terakhir Dinas Kehutanan (Dishut) Kalsel dibuat repot oleh adanya aktivitas tambang emas tradisional di hulu Sungai Kalaan, Kabupaten Tanah Laut. Sebab, aktivitas tersebut membuat sungai tercemar.

Pencemaran sendiri bukan hanya terjadi di Sungai Kalaan. Namun meluas hingga ke Desa Belangian, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar. Di mana kedua lokasi ini sama-sama masuk di kawasan Tahura Sultan Adam.

Tak ingin pencemaran semakin menjadi-jadi, bulan Januari tadi Dishut Kalsel meninjau langsung ke lokasi tambang untuk menindak para penambang. Sayangnya saat itu, mereka tak berhasil menemukan masyarakat yang sedang menambang. “Mereka tak ada di lokasi, hanya ada puluhan pondok terpal. Tampaknya mereka tahu kehadiran kami,” kata Kepala Dishut Kalsel Hanif Faisol Nurofiq.

Baca Juga:  Merasa Diadu Domba, Pedagang Sayur Ditusuk

Ia menuturkan, untuk sampai ke lokasi mereka harus berjalan kaki sejauh empat kilometer dari Desa Bajuin, Tanah Laut. “Tambang di sana baru ada beberapa bulan, mereka pindahan dari Karang Intan. Karena di Karang Intan diobrak-abrik aparat, mereka lalu pindah ke sana,” ujarnya.

Lebih lanjut Hanif mengungkapkan, agar aktivitas tambang tak ada lagi. Dalam waktu dekat mereka akan kembali ke lokasi bersama aparat kepolisian dan tentara, untuk melakukan pengusiran dengan cara membakar seluruh pondok yang ada di sana. “Kami masih menunggu kesiapan aparat, karena tidak mungkin kami ke sana sendiri. Jumlah penambang banyak, ada ratusan orang,” ungkapnya.

Pengusiran dilakukan, karena aktivitas tambang emas tersebut membuat mutu air di Sungai Kalaan hingga Belangian menurun. Penurunan kualitas terjadi, karena masyarakat menambang menggunakan mercury. “Selain mercury-nya yang larut, aktivitas tambang juga membuat air sungai keruh,” pungkasnya. (ris/yn/ram)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: kalimantan selatanpenambang ilegal
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Ahok-Anies Lanjut Putaran Kedua di Quick Count versi LSI dan Voxpol

Next Post

Hayo.. Tambah Libur, TPP Bakal Dipotong

Related Posts

Penambang Ilegal Catut Petinggi TNI-Polri
Kriminal

Penambang Ilegal Catut Petinggi TNI-Polri

26 Maret 2022, 19:00
Merasa Diadu Domba, Pedagang Sayur Ditusuk
Breaking News

Merasa Diadu Domba, Pedagang Sayur Ditusuk

20 Januari 2019, 16:00
Kedapatan Beraktivitas di Tahura, Belasan Penambang Ilegal Diciduk 
Kaltim

Kedapatan Beraktivitas di Tahura, Belasan Penambang Ilegal Diciduk 

18 Mei 2018, 11:35
9 Ribu Anak Masih Terlantar
Breaking News

9 Ribu Anak Masih Terlantar

8 Februari 2018, 10:01
Astaga!! Mayat Ditemukan Tergantung di Pohon
Breaking News

Astaga!! Mayat Ditemukan Tergantung di Pohon

26 Januari 2017, 10:57
Ya Allah!! Besok Mau Menikah, Pria Banjarmasin itu Malah Bunuh Diri
Breaking News

Ya Allah!! Besok Mau Menikah, Pria Banjarmasin itu Malah Bunuh Diri

21 Januari 2017, 19:28

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1.700 Personel Kawal Demo 21 April di Samarinda, Kantor Gubernur dan DPRD Jadi Sasaran Aksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kartu Bontang Pintar Tetap Prioritas, Pemkot Sesuaikan Nominal Bantuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.