• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Ponton Tanpa Alat Keamanan Ditegur Dishub

by BontangPost
10 Februari 2018, 11:05
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
TAK AMAN: Alat transportasi ponton di Sangatta Selatan sebagian besar belum memiliki alat keselamatan. (Dok/Sangatta Post)

TAK AMAN: Alat transportasi ponton di Sangatta Selatan sebagian besar belum memiliki alat keselamatan. (Dok/Sangatta Post)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA –   Sebagian besar ponton yang digunakan sebagai sarana  transportasi masyarakat beroperasi tanpa alat keselamatan. Kendati sudah terjadi berbagai kasus yang menyebabkan kematian, namun penyediaan fasilitas keselamatan masih disepelekan.

Pengemudi ponton yang enggan disebutkan namanya menjelaskan, tidak adanya alat pengaman bukan masalah bagi mereka. Memiliki kemampuan berenang dianggapnya cukup untuk menyelamatkan diri.

“Untuk apa pakai alat pengaman. Merepotkan saja. Bisa berenang saja sudah cukup,” ujarnya ditemui Jumat (9/2).

Dirinya memaparkan kejadian kecelakaan sebelumnya bukan dipicu alat pengamanan, melainkan takdir. Hal tersebut menjadi penyebab minimnya kesadaran pengemudi ponton terhadap pentingnya keselamatan kerja.

“Pakai tidak pakai pelampung, kalau waktunya meninggal ya meninggal. Namanya takdir tidak bisa dihindari,” jelasnya.

Baca Juga:  Rencana Pengurangan Dapil Bergulir 

Menurut pengemudi lain, dirinya sependapat terhadap rekannya. Baginya pemerintah hanya menghimbau saja. Tidak ada sumbangsih peralatan keselamatan.

“Untuk apa kalau cuma diberi himbauan. Kami butuh alatnya saja. Berikan saja kami pelampungnya, nanti kami pasang,” ujarnya.

Sembilan kapal ponton yang beroperasi selama lebih dari 10 tahun, hanya setengahnya yang mematuhi aturan. Memiliki pelampung dan ban karet. Sisanya tak sesuai prosedur.

KASI Angkutan Sungai, Danau, dan Penyebrangan (ASDP) Dinas Perhubungan Kutim, Soleram menjelaskan dirinya selalu melakukan pemantauan setiap hari di wilayah sungai Sangatta. Hal tersebut dilakukan untuk memerhatikan keadaan ponton.

“Setiap hari kami melakukan pengawasan disana. Selain itu, kami juga sudah sering memperingati jika ada kesalahan. Namun sulit, karena minimnya kesadaran mereka,” jelasnya

Baca Juga:  Abu Tours Membantah Kecurigaan

Baginya tingkat kesadaran dirasa perlu. Jika tidak dari diri sendiri, akan sulit untuk diberikan pengarahan.

“Kalau bukan dari mereka sendiri yang sadar ya tetap sulit. Sering sekali setelah pengawasan dari kami selesai, mereka pasti melakukan pelanggaran lagi,” ucapnya.

“Misal saja kami berlakukan aturan, kapasitas beban ponton hanya empat motor untuk ponton kecil. Dan 7 motor untuk ponton besar. Tapi kalau kami selesai memantau, bisa-bisa kapasitas motor menjadi lebih banyak dari aturannya,” sambungnya.

Dirinya berharap pengemudi ponton dapat memahami aturan keselamatan kerja. Pasalnya hal tersebut berdampak bagi nyawanya dan penumpang kapal ponton.

“Semoga bisa lebih tertib terhadap aturan. Kan yang selamat dirinya sendiri dan penumpangnya,” tutupnya. (*/la)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: KeselamatanSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

FPTI Targetkan Dua Emas

Next Post

Persit Kodim Gelar Penyuluhan Difteri 

Related Posts

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00
Pembalap Liar Terancam Penjara
Breaking News

Pembalap Liar Terancam Penjara

23 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita Bontang Ditipu Pria Ngaku Pengusaha Tambang, Modus Bergaya Sultan Rugikan Rp1,1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Bontang Tambah Layanan Urologi, Pasien Tak Perlu Dirujuk ke Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.