BALIKPAPAN – Perkemahan Pramuka Putri Tingkat Nasional (Perkempinas) III 2017 di Kaltim yang dipusatkan di Bumi Perkemahan Pantai Manggar, 19-24 November 2017 resmi ditutup oleh Asisten Administrasi Umum Setprov Kaltim Bere Ali mewakili Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak didampingi Ketua Kwarnas Pramuka Adhiaksa Dault yang diwakili Wakil Ketua Kwarnas Pramuka Bidang Bina Anggota Muda Budhi Prayitno.
Sebagai tuan rumah Pemprov Kaltim bersyukur penyelenggaraan berlangsung sukses hingga penutupan. Kegiatan ini diikuti sebanyak 1.550 dari 34 provinsi seIndonesia. Asisten Administrasi Umum Setprov Kaltim Bere Ali mengatakan, pembinaan terhadap remaja dan pemuda, lebih khusus remaja dan pemuda putri dalam wadah Gerakan Pramuka menjadi sangat penting.
Melalui Gerakan Pramuka sudah terbukti mampu menciptakan generasi muda Indonesia menjadi insan-insan yang sehat, cerdas, unggul, kompeten dan memiliki daya saing. “Kami bersyukur penyelenggaraan ini berlangsung sukses hingga penutupan. Selain menggerakan generasi muda khususnya putri-putri di Kaltim untuk mengikuti kegiatan pramuka di daerah, juga memberikan motivasi generasi muda untuk lebih kreatif,” kata Bere Ali, Kamis (23/11) malam.
Momentum Perkempinas ini dapat menambah pengetahuan, keterampilan dan wawasan yang lebih luas lagi, khususnya bagi Pramuka Penegak dan Pandega Putri seIndonesia dalam mendharma bhaktikan dirinya untuk kemajuan masyarakat, bangsa dan negara yang dicintai bersama.
Seperti diketahui bahwa kehidupan generasi muda di Indonesia sekarang ini dihadapkan pada berbagai tantangan, seiring dengan perkembangan zaman yang semakin modern dan pengaruh globalisasi, informasi tanpa batas serta krisis multi dimensi lainnya, yang sangat berbahaya apabila tidak dapat diantisipasi sejak dini.
Sebagai contoh maraknya peredaran dan penggunaan narkoba di kalangan remaja dan pemuda, bergaya hidup bebas dan dekadensi moral karena mereka tidak lagi mengindahkan adat-istiadat, ajaran agama, lunturnya semangat kebangsaan (nasionalisme) dan kurangnya pengamalan terhadap Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui Gerakan Pramuka saat ini, kita berharap banyak manfaat yang bisa dipetik sebagai upaya pembinaan terhadap generasi muda bangsa. Utamanya pada remaja dan pemuda putri agar sejajar dengan remaja dan pemuda putra,” jelasnya.
Wakil Ketua Kwarnas Pramuka Bidang Bina Anggota Muda Budhi Prayitno mengatakan maksud dari pelaksanaan ini adalah sebagai wadah pertemuan bagi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Putri seluruh Indonesia, untuk mempererat tali persaudaraan sesama anggota pramuka dalam berbagai aktivitas yang inovatif, kreatif, edukatif, rekreatif dan produktif dalam bentuk perkemahan.
“Diharapkan kegiatan ini bertujuan membina dan mengembangkan persaudaraan dan persatuan di kalangan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Putri serta memberi kepada mereka kegiatan yang inovatif, kreatif, edukatif, rekreatif dan produktif yang mengarah kepada kemampuan untuk mandiri dalam kehidupannya dan dapat menjadi magnet kegiatan anak muda serta menjadi inspirasi di kalangan masyarakat,” jelasnya.
Penutupan dirangkai dengan pelepasan tanda peserta yang diwakili oleh peserta asal Jawa Timur dan Papua serta penurunan bendera kegiatan. Kegiatan ini juga dihadiri Walikota Balikpapan Rizal Effendi. Sebelumnya ketika pembukaan Perkempinas dihadiri Ketua Kwarnas Pramuka Adhiyaksa Dault dan Sekprov Kaltim Dr H Rusmadi. (jay/sul/adv)







