• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Pulau Derawan Darurat Sampah, Limbah 46 Ton Per Hari Ancam Ekosistem Laut

by Redaksi Bontang Post
17 Agustus 2025, 15:00
in Kaltim
Reading Time: 1 min read
0
Kondisi TPS sementara Pulau Derawan, sebelum di-drop melalui kapal ke TPD Tanjung Batu. (NASYA/KP)

Kondisi TPS sementara Pulau Derawan, sebelum di-drop melalui kapal ke TPD Tanjung Batu. (NASYA/KP)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Berau – Pulau Derawan yang merupakan salah satu destinasi bahari kebanggaan Kabupaten Berau punya ancaman serius terkait sampah. Timbunan sampah dari aktivitas pariwisata dan warga setempat mencapai 46,1 ton per hari. Angka ini dinilai mengkhawatirkan untuk pulau kecil seluas 44,6 hektare yang menjadi kawasan konservasi laut.

Data Dinas Lingkungan Hidup setempat mencatat, timbulan terbesar berasal dari 80 bangunan non-rumah tangga—mulai penginapan, rumah makan, hingga usaha wisata. Sebagian besar sampah belum melalui proses pemilahan, bahkan kerap dibakar, dikubur, atau dibuang ke laut.

Kondisi ini berpotensi merusak ekosistem dan satwa ikonik Derawan, seperti penyu hijau dan terumbu karang. Kepala Kampung Derawan, Indra Mahardika, menyebut pengelolaan sampah di wilayahnya masih terbatas.

Baca Juga:  Tingkatkan Pendapatan Daerah, Derawan Diusulkan Jadi KEK

“Sampah langsung dibuang ke tempat pembuangan akhir, belum dipilah,” ujar Indra.

Ia menegaskan, tanpa sistem yang terintegrasi, Derawan berisiko kehilangan daya tarik wisatanya.

“Sampah plastik sudah jadi perhatian serius, karena mengancam laut dan masa depan pariwisata kami,” tegasnya. (*)

Tags: pulau derawan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pembobol Brankas Klinik Satelit Bontang Diringkus Polisi

Next Post

1.063 Tambang Ilegal Rugikan Indonesia Rp300 Triliun

Related Posts

Daratan Terkikis Ombak, Masa Depan Wisata Pulau Derawan Kini di Ujung Tanduk
Kaltim

Daratan Terkikis Ombak, Masa Depan Wisata Pulau Derawan Kini di Ujung Tanduk

30 April 2026, 13:44
Derawan dan Maratua Dilirik Investor Asing, Pemprov Kaltim Siapkan Skema Pariwisata Internasional
Kaltim

Derawan dan Maratua Dilirik Investor Asing, Pemprov Kaltim Siapkan Skema Pariwisata Internasional

14 April 2025, 14:00
Sudah Seminggu Warga Pulau Derawan Khawatirkan Limbah, Instansi Teknis Belum Turun Tangan
Kaltim

Sudah Seminggu Warga Pulau Derawan Khawatirkan Limbah, Instansi Teknis Belum Turun Tangan

8 Juli 2024, 10:00
Tingkatkan Pendapatan Daerah, Derawan Diusulkan Jadi KEK
Kaltim

Tingkatkan Pendapatan Daerah, Derawan Diusulkan Jadi KEK

31 Maret 2019, 20:00

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.