• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Sudah Seminggu Warga Pulau Derawan Khawatirkan Limbah, Instansi Teknis Belum Turun Tangan

by Redaksi Bontang Post
8 Juli 2024, 10:00
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Limbah yang masuk perairan Kampung Pegat Betumbuk, Kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Berau. (Arta Kusuma Yunanda/BP)

Limbah yang masuk perairan Kampung Pegat Betumbuk, Kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Berau. (Arta Kusuma Yunanda/BP)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Kepala Kampung Pegat Betumbuk, Kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Berau, Alimuddin, bersama warga sudah melakukan penelusuran mencari asal limbah yang masuk ke karamba nelayan.

Alimuddin mengatakan, pihaknya menemukan dugaan lokasi asal limbah tersebut. Di lokasi yang dicurigi itu terlihat limbah berwarna kuning kental dengan jumlah yang sangat banyak.

“Ada  satu lokasi, itu limbahnya sangat banyak, dan sudah ada juga yang mengalir ke karamba pada nelayan,” ujarnya.

Dia pun meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau agar bisa menurunkan tim  untuk mengecek limbah yang mulai mereseahkan warga.

“Sudah satu Minggu lebih belum ada satu pun tim yang datang untuk mengecek apakah limbah tersebut berbahaya atau tidak,” tegasnya.

Baca Juga:  Derawan dan Maratua Dilirik Investor Asing, Pemprov Kaltim Siapkan Skema Pariwisata Internasional

Menurutnya dengan turunya tim dan dilakukan tes atau pengecekan membuat masyarakat bisa lega. “Karena jika seperti ini  kita tidak tahu limbah apa, dan bahaya atau tidak. Karena yang kami khawatirkan ini bisa menganggu ikan dan udang para nelayan,” tandasnya.

Menanggapi hal ini, Anggota Komisi II DPRD Berau, Nurung menjelaskan bahwa jika hal seperti ini apalagi permintaan dari masyarakat seharunya DLHK bisa menerunkan tim untuk melakukan pengecekan.

“Karena memang ini permintaan dari masyarakat, sehingga tidak ada kekeliruan jika sudah dilakukan pengecekan dan bisa tahu itu limbah asal dari mana,” katanya.

Karena jika bicara terkait dengan limbah sawit, menurutnya Kampung Pegat Betumbuk jauh dari lingkar sawit. Dan jika memang limbah tersebut disebabkan karena sawit tentunya limbah itu melewati sungai ataupun wilayah lingkar sawit terlebih dahulu.

Baca Juga:  Daratan Terkikis Ombak, Masa Depan Wisata Pulau Derawan Kini di Ujung Tanduk

“Jadi kita juga tidak bisa pastikan itu adalah limbah sawit, karena posisi Pegat Betumbuk itu adalah daerah pantai,” jelasnya.

Sehingga, agar hal ini tidak melebar dan hanya menjadi asumsi semata, ia pun meminta DLHK Berau bisa menjelaskan terkait hal ini.

“Jadi harus bisa cek terlebih dahulu limbah itu berasal dari mana agar tidak ada opini yang melebar,” sebutnya.

Hingga berita ini dibuat Minggu (7/7/2024) malam, Kepala DLHK Mustakim Berau tidak bisa dihubungi. Dan saat ini, pesan via WhatsaApp terlihat keterangan centang dua warna biru tanda pesan sudah dibaca. (aky/far)

Tags: pulau derawan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Total 6 Bangunan Terbakar di Loktuan, Kerugian Hampir Rp2 Miliar

Next Post

42 Korban Kebakaran di Loktuan Dapat Bantuan Bahan Makanan

Related Posts

Daratan Terkikis Ombak, Masa Depan Wisata Pulau Derawan Kini di Ujung Tanduk
Kaltim

Daratan Terkikis Ombak, Masa Depan Wisata Pulau Derawan Kini di Ujung Tanduk

30 April 2026, 13:44
Pulau Derawan Darurat Sampah, Limbah 46 Ton Per Hari Ancam Ekosistem Laut
Kaltim

Pulau Derawan Darurat Sampah, Limbah 46 Ton Per Hari Ancam Ekosistem Laut

17 Agustus 2025, 15:00
Derawan dan Maratua Dilirik Investor Asing, Pemprov Kaltim Siapkan Skema Pariwisata Internasional
Kaltim

Derawan dan Maratua Dilirik Investor Asing, Pemprov Kaltim Siapkan Skema Pariwisata Internasional

14 April 2025, 14:00
Tingkatkan Pendapatan Daerah, Derawan Diusulkan Jadi KEK
Kaltim

Tingkatkan Pendapatan Daerah, Derawan Diusulkan Jadi KEK

31 Maret 2019, 20:00

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.