• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Puluhan Peserta Tes CPNS Kantongi Jimat

Ditemukan Petugas saat Pemeriksaan dengan Alat Detektor

by M Zulfikar Akbar
29 Januari 2020, 18:00
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
Ratusan peserta mengikuti tes SKD CPNS di gedung UPT Sarana Kegiatan Diklat Sumenep. (BADRI STIAWAN/RadarMadura.id)

Ratusan peserta mengikuti tes SKD CPNS di gedung UPT Sarana Kegiatan Diklat Sumenep. (BADRI STIAWAN/RadarMadura.id)

Share on FacebookShare on Twitter

Ribuan calon abdi negara kembali berjibaku dengan soal dan jawaban di SMKN 2 kemarin (28/1/2020). Mereka berebut mendapatkan jatah kursi CPNS untuk sejumlah formasi. Tak hanya membekali diri dengan belajar, puluhan peserta juga kedapatan membawa jimat keberuntungan.

Hal itu diungkapkan Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko di sela-sela meninjau pelaksanaan tes seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS hari kedua, kemarin. Wawali yang akrab disapa Bung Edi itu menyebut beberapa peserta ada yang masih percaya klenik dengan mengantongi benda-benda tertentu yang dianggap bertuah.

”Ada sekitar 30-an (peserta yang membawa jimat). Itu kemarin temuannya. Mungkin dianggap sebagai salah satu bentuk ikhtiar, tapi itu dilarang dibawa masuk,” kata dia.

Baca Juga:  CASN Bontang Tolak Pengangkatan Serentak

Bung Edi menyampaikan, alat menyerupai jimat tersebut didapati petugas saat melakukan pemeriksaan melalui alat detektor. Lantaran masuk dalam kategori barang yang tak boleh dibawa masuk ke dalam ruangan tes, maka barang bawaan peserta tersebut diamankan petugas. Dari pengakuan peserta, jimat tersebut digunakan sebagai cara menambah kepercayaan diri dan juga supaya beruntung dalam menjalani ujian tes CPNS.

Selain menemukan peserta yang membawa benda menyerupai jimat, pada hari kedua ujian kemarin juga ada sejumlah peserta yang mangkir. ”Peserta yang tidak datang tentu dinyatakan gugur dalam seleksi ini,” bebernya.

Dari hasil pantauannya, pelaksanaan tes SKD berjalan lancar. Pasalnya, perlengkapan yang digunakan sudah cukup canggih dan memenuhi kualifikasi yang ditentukan. Selain itu, soal yang harus diselesaikan masing-masing peserta berbeda satu sama lain. ”Jadi, nanti hasilnya adalah murni kemampuan para peserta itu sendiri. Semoga nanti jadi PNS yang berkualitas dan berintegritas,” tambah pejabat yang juga politikus Partai Golkar Kota Malang itu.

Baca Juga:  Pelamar CPNS Kaltim Membeludak, Hingga 7 September Tembus 31.799 Pendaftar

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Malang Anita Sukmawati menambahkan, pelaksanaan tes SKD yang digelar di Kota Malang berlangsung sejak 27 Januari hingga 2 Februari 2020 mendatang. Jumlah peserta mencapai 9.198 orang untuk mengisi berbagai formasi.

”Untuk tes hari kedua ini total ada 1.200 peserta,” terangnya.

Selain untuk mengisi formasi CPNS di Kota Malang, sebagian yang ikut tes adalah peserta yang lolos seleksi administrasi tes CPNS Kota Pasuruan dan Kabupaten Pasuruan.

Sementara itu, untuk perlengkapan tes, pihaknya menyediakan sekitar 290 laptop dan 30 laptop cadangan. Anita menegaskan, ujian berbasis komputer itu dipastikan mengutamakan keterbukaan. Sehingga dia meminta agar masyarakat tak percaya dengan informasi tak benar yang menyebut jika siapa pun bisa lolos CPNS dengan membayarkan sejumlah rupiah kepada oknum yang tak bertanggung jawab.

Baca Juga:  SKD CPNS di Bontang Belum Jelas, BKPSDM; Tunggu Informasi BKN

”Jadi, semua murni kemampuan peserta itu sendiri. Jangan percaya jika ada yang bilang kasih uang nanti lolos CPNS. Itu tidak benar karena semua dilakukan dengan sangat terbuka,” pungkas Anita. (mh/c1/nay/kpg)

Source: Prokal
Tags: cpns
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Armada Angkutan Sampah di Bontang Sudah Tua

Next Post

Sambut IKN, Kota Taman Butuh PTN

Related Posts

BKPSDM Bontang Targetkan Penetapan NIP CPNS Rampung Bulan Ini
Nasional

CPNS 2026 Segera Dibuka, Pemerintah Siapkan Formasi Besar untuk Pusat dan Daerah

4 April 2026, 12:00
Pendaftaran CPNS 2026 Masih Dikaji, Ini 10 Syarat Utama yang Dipertimbangkan Pemerintah
Kaltim

Pemerintah Siapkan 160 Ribu Formasi CPNS 2026, Fresh Graduate Jadi Prioritas

25 Februari 2026, 14:39
Pendaftaran CPNS 2026 Masih Dikaji, Ini 10 Syarat Utama yang Dipertimbangkan Pemerintah
Nasional

Pendaftaran CPNS 2026 Masih Dikaji, Ini 10 Syarat Utama yang Dipertimbangkan Pemerintah

30 Desember 2025, 10:20
CPNS 2026 Dibuka, Ini 5 Formasi Favorit yang Paling Diburu Pelamar
Nasional

CPNS 2026 Dibuka, Ini 5 Formasi Favorit yang Paling Diburu Pelamar

22 Oktober 2025, 09:00
Rahasia Jitu Memilih Formasi CPNS 2026 agar Peluang Lolos Meningkat Drastis
Nasional

Rahasia Jitu Memilih Formasi CPNS 2026 agar Peluang Lolos Meningkat Drastis

13 Oktober 2025, 14:43
Peluang CPNS 2026 Dibuka untuk Lulusan SMA/SMK, Ini Syaratnya
Nasional

Peluang CPNS 2026 Dibuka untuk Lulusan SMA/SMK, Ini Syaratnya

22 September 2025, 15:00

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.