• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Rangkul Suara Generasi Milineal, Ini Politisi Muda Ditawarkan Demokrat

by BontangPost
21 Agustus 2018, 00:47
in Kaltim
Reading Time: 3 mins read
0
UNTUK SEMUA KALANGAN: Irwan (kopiah) berfoto bersama dengan para kaum perempuan dan ibu rumah tangga saat berkunjung di salah satu daerah di Kaltim.(ISTIMEWA)

UNTUK SEMUA KALANGAN: Irwan (kopiah) berfoto bersama dengan para kaum perempuan dan ibu rumah tangga saat berkunjung di salah satu daerah di Kaltim.(ISTIMEWA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Partisipasi kaum muda dalam mendorong perubahan menjadi salah satu fokus Partai Demokrat Kaltim. Terutama mendorong kaum muda untuk ikut berpartisipasi langsung dalam pemilihan legislatif (pileg) 2019. Di antaranya dengan mengusung para kader dan politisi muda menjadi anggota dewan, mulai dari tingkat kabupaten/kota hingga tingkat pusat.
Salah satu anak muda yang disiapkan dan didorong partai besutan Susilo Bambang Yudhyono (SBY) ini mewakili suara kaum muda Bumi Etam ialah Irwan. Tak tanggung-tanggung, pria kelahiran Sangkulirang ini diusung menjadi calon anggota legislatif (caleg) DPR RI daerah pemilihan (dapil) Kaltim.
Langkah Partai Demokrat mendongkrak Irwan sebagai caleg DPR RI, tentunya bukan keputusan yang salah. Ya, alumni Sekolah Kehutanan Menengah Atas Samarinda ini adalah tokoh muda berprestasi asal Kutai Timur.
Irwan menjadi sosok muda yang pernah membawa atlet muda Arum Jeram Kutim mewakili Indonesia pada tahun 2017. Tak hanya itu, ia bahkan menjadi pelopor yang menggugat kebijakan Presiden Joko Widodo lewat Mahkama Konstitusi (MK) tentang penangguhan dana transfer pusat ke daerah di tahun 2018 ini.

WAKILI KAUM MUDA: Irwan menjadi salah satu tokoh muda Kaltim yang terjun ke dunia politik dengan mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI lewat Partai Demokrat.(ISTIMEWA)

Sehingga layak Partai Demokrat memberikannya nomor urut 1 sebagai caleg DPR RI. Sejak memutuskan terjun ke dunia politik akhir tahun 2017 lalu, Irwan sendiri memang memiliki pandangan besar tentang pentingnya peran kaum muda dalam dunia politik.
Ia bahkan menggalakan hastang Muda Adalah Kekuatan. Irwan percaya, partisipasi kaum muda atau yang mungkin lebih dikenal saat ini dengan sebutan generasi milineal menjadi salah satu kunci mendorong akselerasi pembangunan di Indonesia, terutama upaya percepatan dan pemerataan pembangunan di tanah Benua Etam.
Pria yang juga menjabat Ketua Forum Peduli Karst Kutai Timur ini bercerita, salah satu alasan di balik keputusan besarnya terjun ke dunia politik karena dia memandang ada yang salah dengan politik lokal maupun politik nasional. Di antaranya tumbuh suburnya apatisme masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam politik.
Indikator yang bisa digunakan untuk itu yakni masih tingginya angka golongan putih (golput) disetiap perhelatan pesta demokrasi, baik dalam pemilihan kepala daerah maupun pileg dan pemilihan presiden (pilpres). Seperti pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018, angka golput mencapai 41 persen.
Bahkan pasalnya, kebanyakan di antara mereka yang jadi peyumbang golput itu adalah para generasi milineal. Irwan menilai, minimnya partisipasi kaum muda bisa dikarenakan mereka kecewa secara politik, terutama karena minimnya tokoh muda yang berpartisipasi di dunia politik.
“Anak muda harus menjadi agen perubahan bukan pelopor kebodohan dalam stagnasi berpikir dan bertindak. Mari kita mempelopori politik gagasan positif dan memperjuangkannya dalam kancah politik secara profesional. Anak muda harus menghindari politik uang dan politik pragmatis,” tutur Irwan serasa menyerukan pentingnya partisipasi politik kaum muda.
Irwan sendiri menyadari, untuk bisa mewakili suara generasi milineal di Senayan tidaklah mudah. Terlebih lagi pada pileg kali, terutama di dapil Kaltim, hampir semua petahana kembali mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI. Bahkan beberapa di antara mereka adalah tokoh tua yang dinilai masih memiliki pengaruh.
Kendati demikian, Irwan yakin jika generasi milineal mau menyuarakan kekecewaan politiknya dengan mendorong tokoh muda seperti dirinya, kalangan anak muda ke depan akan bisa bersuara banyak di kanca perpolitikan. Dengan demikian, aspirasi dan kreatifitas anak muda akan bisa berbicara banyak pula dalam membangun bangsa dan utamanya masyarakat Kaltim.
“Butuh kesadaran berbangsa untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat pada politik sebagai jembatan kesejahteraan mereka. Maka wajib adanya generasi politik baru yang menciptakan kembali kebajikan politik (reinventing political virtue). Jika tidak, maka rakyat akan meninggalkan politik itu sendiri,” ucap Ketua Nasional CAKRA AHY ini.
Irwan sendiri memiliki optimisme besar pada pileg 2019 ini, di mana generasi milineal bisa berpartisipasi mendorong perubahan politik. Karena Irwan percaya mulai dari perkotaan hingga ke pelosok desa, semua anak muda sedang bersemangatnya menghadirkan perubahan diberbagai bidang pembangunan.
“Saya membaca di dapil Kaltim, semua generasi milineal menginginkan perubahan. Dan itu terjadi disemua desa-desa di Kaltim. Walaupun saya baru di dunia politik, tapi semaksimal yang saya bisa, saya akan berbuat yang terbaik untuk Kaltim, begitupun dalam menyuarakan aspirasi generasi milineal,” ucap politisi muda Partai Demokrat ini.
Sebagai gambaran keresahannya terhadap harapan masyarakat akan pentingnya sebuah perubahan di Kaltim, Irwan menggambarkan dalam baik kalimat bertemakan Reinventing Political Virtue.
“Bertemu dengan masyarakat beberapa hari ini di mana mata ketemu mata, wajah berhadap wajah-wajah, kulit bersentuh kulit. Ada kekecewaan teramat dalam yang membuncah dalam kalimat demi kalimat yang keluar dari curahan hati mereka, sebuah kemarahan yang terpendam begitu lama tapi terpercik dengan kedatanganku sebagai politisi.
Aku tak membela diri, walau aku tak merasa seperti yang mereka katakan justru kemudian aku merenungi serta meyakini bahwa ada sesuatu kesalahan besar terjadi dalam proses politik lokal maupun nasional saat ini,” tutur Irwan. (drh)

Baca Juga:  Diloloskan, Partai Idaman Bersyukur
Tags: Metro Samarinda
Share3TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Wisdabo, Destinasi Wisata Baru di Kota Bontang

Next Post

Diterjang Badai Pasir, Tenda Calhaj Bontang Hampir Roboh, Jemaah Sempat Panik 

Related Posts

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00
Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 
Kaltim

Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 

21 Desember 2018, 16:30
2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 
Kaltim

2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 

21 Desember 2018, 16:20

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polres Bontang Pecat Aipda IM, Positif Sabu hingga Terjerat Banyak Utang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.