• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Ratusan Anak di Bontang Diimunisasi Difteri

by Redaksi Bontang Post
4 Februari 2023, 21:05
in Bontang
Reading Time: 5 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Dinas Kesehatan (Diskes) langsung mengambil langkah sigap dalam mengantisipasi penyebaran penyakit difteri. Bentuknya dengan melakukan vaksinasi bagi pelajar maupun balita.

Kasi Surveilans, Imunisasi, Bencana, dan Wabah Diskes Adi Permana mengatakan kegiatan tersebut sudah dimulai sejak awal pekan ini.

“Jadi petugas di puskesmas sudah keliling sekolah dan posyandu untuk melakukan penyaluran imunisasi difteri,” kata Adi.

Utamanya bagi mereka yang cakupannya belum lengkap lima suntikan. Puskesmas mendatangi tiap sekolah. Sesuai dengan kesepakatan bersama terkait jadwal imunisasi. Selama empat hari ini sudah beberapa sekolah dikunjungi. Di antaranya SD Galilea, SD Alam Baiturahman, SD 008 Bontang Utara, SD 006 Bontang Utara, SD 09 Bontang Selatan, dan SD 013 Bontang Selatan.

Baca Juga:  Dinkes Kucurkan Dana Rp 450 Juta Untuk Operasional Pelayanan Vaksin Difteri 

“Sekira 350 anak sudah mendapatkan imunisasi difteri,” ucapnya.

Menurutnya ketersediaan vaksin difteri sejauh ini terbilang cukup. Namun demikian Diskes telah mengajukan permintaan ke Kementerian Kesehatan. Berdasarkan data 6.500 anak harus melengkapi cakupan vaksinasi difteri. Dari balita hingga usia 12 tahun.

“Angka ini karena terdampak dari pandemi lalu. Sebab kegiatan posyandu beberapa waktu terhenti di 2020 dan 2021. Kalau di bawah tahun itu cakupan sudah 90 persen,” tutur dia.

Pelaksanaan penjemputan bola imunisasi difteri ini akan berlangsung satu bulan. Sembari dilihat tidak ada penambahan kasus difteri dalam waktu dekat. Mengingat kasus mengarah terakhir terjadi tiga pekan yang lalu.

Baca Juga:  Stok Vaksin Difteri Aman

Hingga kini hasil pemeriksaan pasien terakhir belum keluar. Butuh durasi satu bulan pasca pengajuan baru mendapatkan hasilnya.

“Kalau sampai 28 hari tidak ada tambahan kasus berarti aman. Masa inkubasi ialah 2×14 hari,” sebutnya.

Langkah imunisasi ini merupakan bentuk pengantisipasian. Jika hasilnya suspek maka Diskes sudah mengambil langkah cepat dan tepat. Namun bila hasilnya negatif, langkah ini pun dipandang tidak mubazir.

Terkait SDM untuk penyaluran ini dilakukan pengaturan. “Siklusnya diatur. Jika pun kurang maka dari jadwal tugas sekolah lain yang akan membantu. Terpenting menginformasi kepada kami,” terangnya.

Sebelumnya Diskes melakukan pendataan dan persiapan di pekan lalu. Proses pengejaran cakupan vaksinasi difteri ini berbeda dengan Covid. Pasalnya kalau Covid langsung menyasar seluruh pelajar. Tetapi ini ada yang sudah lengkap cakupan vaksinasinya. Sehingga membutuhkan waktu. Sementara di posyandu juga bakal dibuka ketika waktunya pelayanan penyaluran vaksin.

Langkah ini sempat dilakukan pada 2018 lalu. Ketika itu Diskes harus mengejar 60 ribu anak. Saat itu cakupannya mencapai 50 ribu. Selain itu efek samping dari vaksin ini tergolong tidak ada. Berbeda dengan Covid.

Baca Juga:  Persedian Vaksin Banyak, Posko Sepi

“Tidak ada demam. Biasa pada sekolah tidak pernah ada keluhan,” pungkasnya. (ak)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: vaksin difteri
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Gegara Bisikan Gaib, Pria Ini Potong Kelamin Pakai Pisau sampai Putus

Next Post

Diduga Diterkam Buaya, Burhan Hilang di Sungai Sandaran Kutim

Related Posts

Persedian Vaksin Banyak, Posko Sepi
Breaking News

Persedian Vaksin Banyak, Posko Sepi

8 Maret 2018, 11:06
Dinkes Kucurkan Dana Rp 450 Juta Untuk Operasional Pelayanan Vaksin Difteri 
Breaking News

Dinkes Kucurkan Dana Rp 450 Juta Untuk Operasional Pelayanan Vaksin Difteri 

26 Januari 2018, 11:04
Stok Vaksin Difteri Aman
Kaltim

Stok Vaksin Difteri Aman

19 Januari 2018, 11:35
Laporkan! Jika Vaksin Difteri Dipungut Biaya
Breaking News

Laporkan! Jika Vaksin Difteri Dipungut Biaya

14 Januari 2018, 11:01

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SPMB Bontang 2026 Dibuka Mei, Jalur Afirmasi Dapat Kuota 25 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1.700 Personel Kawal Demo 21 April di Samarinda, Kantor Gubernur dan DPRD Jadi Sasaran Aksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.