• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Stok Vaksin Difteri Aman

by BontangPost
19 Januari 2018, 11:35
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
PEDULI KESEHATAN: Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang (berkacamata) mengunjungi beberapa puskesmas sembari membagi-bagikan masker gratis kepada warga, Kamis (18/1) kemarin.(HUMAS PEMKOT FOR METRO SAMARINDA)

PEDULI KESEHATAN: Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang (berkacamata) mengunjungi beberapa puskesmas sembari membagi-bagikan masker gratis kepada warga, Kamis (18/1) kemarin.(HUMAS PEMKOT FOR METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang meninjau beberapa puskesmas Kota Tepian, Kamis (18/1) kemarin. Peninjauan ini merupakan tindak lanjut dari status Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit Difteri yang telah dikeluarkan Pemkot Samarinda.

“Tinjauan ini untuk melihat dan mendengar langsung keluhan masyarakat, khususnya terkait isu difteri yang sudah masuk ke Samarinda,” kata Jaang yang juga membagi-bagikan masker kepada para warga yang ada di puskesmas.

Selain itu, dia juga ingin melihat apakah masyarakat sudah mengetahui adanya vaksin gratis di puskesmas atau posyandu yang disediakan pemkot. Dengan adanya vaksin ini, Jaang menyebut dibutuhkan kesadaran masyarakat untuk datang membawa anak-anaknya agar bisa divaksinasi.

Jaang meminta manajemen puskesmas untuk selalu proaktif salah satunya dalam penanganan difteri ini. Salah satunya dengan terus melakukan sosialisasi agar masyarakat paham akan penyakit yang dapat mengakibatkan kematian ini.

Baca Juga:  Jaang Kembali Didukung

“Karena kadang hanya tahu namanya saja, tapi tidak tahu bahayanya. Bagaimana cara penanggulangannya dan sebagainya. Tetapi yang lebih bagus lagi adalah cara pencegahannya daripada pengobatan,” jelasnya.

PEDULI KESEHATAN: Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang (berkacamata) mengunjungi beberapa puskesmas sembari membagi-bagikan masker gratis kepada warga, Kamis (18/1) kemarin.(HUMAS PEMKOT FOR METRO SAMARINDA)

Dalam beberapa hari terakhir, fasilitas-fasilitas kesehatan seperti puskesmas, posyandu, dan klinik memberikan vaksin difteri yang kebanyakan ditujukan pada anak-anak. Sehingga sempat terjadi kekosongan stok vaksin disebabkan membludaknya masyarakat yang ingin melakukan vaksinasi untuk anak sejak status KLB ditetapkan di Samarinda.

Habisnya stok vaksin tersebut terjadi pada hari pertama dan kedua setelah status KLB difteri diumumkan. Namun dalam peninjauan kemarin, kekosongan stok ini sudah mulai terlihat terpenuhi.

“Masyarakat tidak perlu khawatir karena stok masih aman. Tinggal menunggu kiriman dari Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim,” ungkap Jaang. Diakui, memang ada kelompok usia tertentu saja yang mendapat prioritas vaksinasi. Sementara untuk orang dewasa disarankan vaksin secara mandiri.

Baca Juga:  Terkait Pencoretan Edy dari Bacaleg, Pengurus PDI Perjuangan Bungkam? 

Kata Jaang, antusias warga untuk vaksinasi terbilang baik sebagai upaya pencegahan. Tetapi di satu sisi, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) juga tidak bisa diabaikan begitu saja.

Menariknya dalam peninjauan kemarin, yaitu di Puskesmas Palaran, Jaang mendapati laporan pasien suspect difteri bila melihat data medisnya. Sehingga kata dia, perlu segera dilakukan rujukan ke Rumah Sakit IA Moeis. Jaang mengungkap, terdapat 12 tempat tidur di ruang isolasi rumah sakit pelat merah tersebut.

Jaang berujar, memang ada beberapa puskesmas di Samarinda yang memiliki fasilitas rawat inap. Namun begitu, fasilitasnya penunjangnya terbatas.

“Apabila ada pasien lain ditemukan di puskesmas dengan status suspect, segera dirujuk karena penanganannya bisa semakin cepat,” perintahnya. “Untuk pendanaannya kalau pasien positif akan ditanggung pemkot, karena ada dana KLB,” tambah Jaang.

Baca Juga:  Pemkab Kukar Sudah Bentuk Perusda 

Kunjungan Jaang kemarin didampingi Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda Rustam, Kepala Diskominfo Aji Syarif Hidayatullah serta pejabat terkait lainnya. Ada delapan puskesmas yang dikunjungi yaitu Puskesmas Temindung, Puskesmas Sambutan, Puskesmas Palaran, Puskesmas Mangkupalas, Puskesmas Baka, Puskesmas Trauma Center, Puskesmas Karang Asam serta Puskesmas Segiri. (*/luk/drh)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: KLB DifteriMetro Samarindavaksin difteri
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

WOW!!! Semalam, Delapan Warga Diringkus

Next Post

HOAX!!! Kampanye Tolak Vaksin Pakai Bintang Porno

Related Posts

Ratusan Anak di Bontang Diimunisasi Difteri
Bontang

Ratusan Anak di Bontang Diimunisasi Difteri

4 Februari 2023, 21:05
Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00
Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 
Kaltim

Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 

21 Desember 2018, 16:30

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1.700 Personel Kawal Demo 21 April di Samarinda, Kantor Gubernur dan DPRD Jadi Sasaran Aksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dana 10 Persen Nelayan Muara Badak Dipersoalkan, Polisi Lakukan Pemantauan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Avtur Naik, Harga Tiket Pesawat dari Samarinda Ikut Melambung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.