• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Rayakan Kemerdekaan di Teluk Balikpapan, Aktivis dan Jurnalis Sempat Ditangkap Polisi

by BontangPost
18 Agustus 2024, 15:16
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Masyarakat sipil dan warga korban IKN merayakan kemerdekaan Indonesia dengan cara melakukan aksi di Teluk Balikpapan. Mereka melakukan upacara dan membentangkan kain raksasa dan banner. (Jurnasyanto Sukarno / Greenpeace)

Masyarakat sipil dan warga korban IKN merayakan kemerdekaan Indonesia dengan cara melakukan aksi di Teluk Balikpapan. Mereka melakukan upacara dan membentangkan kain raksasa dan banner. (Jurnasyanto Sukarno / Greenpeace)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Peringatan Hari Kemerdekaan ke-79 RI di Teluk Balikpapan, yang digelar koalisi masyarakat sipil bersama puluhan warga yang berada di kawasan IKN, Sabtu (17/8/2024) siang, berujung penangkapan sejumlah aktivis dan jurnalis.

Berdasarkan keterangan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), ada 30-an aktivis Greenpeace Indonesia dan sejumlah jurnalis yang sempat ditangkap aparat kepolisian dan TNI AL.

Advokat YLBHI Edy Kurniawan mengatakan, penangkapan terhadap aktivis dan jurnalis itu terjadi sekitar pukul 12.00 Wita. Saat itu, kapal yang mengangkut para aktivis dan jurnalis ini dikepung dan dicegat oleh personel Satpolair Polres PPU dan TNI AL yang tengah bertugas.

“Awalnya yang kami catat ya datanya itu ada sekitar 30 orang yang ditangkap. Ada yang ditangkap langsung di lokasi perayaan di sekitaran jembatan (Jembatan Pulau Balang), ada juga yang dihadang di perjalanan pulang,” kata Edy pada konferensi pers, Minggu (18/8/2024).

Baca Juga:  Sederet Persoalan Pembangunan Tol Balikpapan-IKN; Dinding Retak, Jalan Rusak, hingga Ganti Rugi yang Tak Layak

Namun, dari puluhan orang yang ditangkap, Edy menyebut hanya 14 orang yang dibawa ke Polres PPU. Sisanya langsung dibebaskan.

14 orang yang dibawa ke Polres PPU, kata Edy adalah tim pemanjat Greenpeace, yang sebelumnya membentangkan spanduk raksasa berukuran 50×15 meter dengan tulisan “Indonesia is Not For Sale. Merdeka!” di Jembatan Pulau Balang. Selain ditangkap dan dibawa ke Polres PPU, Edy menyebut ada aktivis yang sempat mendapat kekerasan fisik dari aparat, bahkan ada yang pingsan.

“Ada juga teman yang lain itu mengalami kekerasan dibenturkan kepalanya ke tiang,” kata Edy.

Saat berada di Polres PPU, para aktivis disebut Edy tak menjalani pemeriksaan. Mereka justru didata dan identitasnya diamankan. Beberapa atribut kampanye juga turut disita kepolisian.

Sejatinya, ke-14 aktivis ini sudah dapat dibebaskan pada Sabtu (17/8/2024) sore. Namun, karena situasi tidak kondusif karena kedatangan ormas pendukung IKN, kepulangan para aktivis sempat tertunda karena mereka diminta kembali masuk ke Polres PPU.

Baca Juga:  Sensasi Naik Motor dari Balikpapan ke IKN Jelang HUT RI; Hutan Menghilang, Debu Jadi Teman Perjalanan

Edy menduga, ormas yang menggelar aksi di depan Pores PPU merupakan oknum yang sengaja didatangkan untuk menintimidasi para aktivis.

“Mereka akhirnya baru bisa pulang seteleh proses lobi. Kepulangan para aktivis ini juga mendapat pengawalan ketat dari para aparat,” kata Edy.

Mengutip tempo.co, Kepala bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Kalimantan Timur, Komisaris Besar Yuliyanto, membantah adanya penangkapan.

“Tidak dilakukan penangkapan ya. Petugas kami sedang diskusi dengan mereka,” ujar Yulianto dalam pesannya, Sabtu 17 Agustus 2024.

Masyarakat sipil dan warga korban IKN merayakan kemerdekaan Indonesia dengan cara melakukan aksi di Teluk Balikpapan. Mereka melakukan upacara dan membentangkan kain raksasa dan banner. (Jurnasyanto Sukarno / Greenpeace)

Diberitakan sebelumnya, tak jauh dari lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN), sejumlah organisasi masyarakat sipil dan warga di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, menggelar serangkaian kegiatan untuk memperingati hari kemerdekaan Indonesia.

Namun berbeda dengan mewahnya acara yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi), perayaan ini menjadi momen bagi masyarakat untuk menyuarakan berbagai keresahan tentang kerusakan lingkungan hidup dan pelemahan demokrasi di Tanah Air.

Baca Juga:  Di Balik Upacara Kemerdekaan di IKN; Perampasan Hak Masyarakat Adat dan Lokal, serta Karpet Merah untuk Oligarki

Rangkaian acara dibuka dengan upacara memperingati hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia yang ke-79. Puluhan masyarakat dari sejumlah desa serta organisasi masyarakat sipil menggelar upacara bendera di kawasan Pantai Lango, Kecamatan Penajam.

Acara dilanjutkan dengan pembentangan sebuah kain merah berukuran 50×15 meter dengan corak tulisan putih berbunyi “Indonesia is not for sale, Merdeka!” di Jembatan Pulau Balang oleh sejumlah aktivis Greenpeace.

Sejumlah banner lainnya terkembang dari atas perahu-perahu kayu yang melakukan parade kemerdekaan di perairan di bawah jembatan. Beberapa di antaranya bertuliskan “Selamatkan Teluk Balikpapan”, “Tanah untuk Rakyat”, “Digusur PSN, Belum Merdeka 100%”, “Belum Merdeka Bersuara”, “79 Tahun Merdeka, 190 Tahun Dijajah”, dan lainnya. (hul)

Tags: Upacara IKN
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Datang dari Jawa, Manusia Silver Kumpulkan Rp1 Juta Sehari dari Mengemis di Bontang

Next Post

Siap-siap, BKPSDM Bontang Bakal Segera Umumkan Pendaftaran CPNS

Related Posts

Sederet Persoalan Pembangunan Tol Balikpapan-IKN; Dinding Retak, Jalan Rusak, hingga Ganti Rugi yang Tak Layak
Kaltim

Sederet Persoalan Pembangunan Tol Balikpapan-IKN; Dinding Retak, Jalan Rusak, hingga Ganti Rugi yang Tak Layak

24 Agustus 2024, 19:58
Sensasi Naik Motor dari Balikpapan ke IKN Jelang HUT RI; Hutan Menghilang, Debu Jadi Teman Perjalanan
Kaltim

Sensasi Naik Motor dari Balikpapan ke IKN Jelang HUT RI; Hutan Menghilang, Debu Jadi Teman Perjalanan

21 Agustus 2024, 12:10
Bahlil Lahadalia, Juragan Tanah Papua Berharta Rp 310 Miliar, Calon Kuat Ketum Golkar
Nasional

Bahlil Lahadalia, Juragan Tanah Papua Berharta Rp 310 Miliar, Calon Kuat Ketum Golkar

19 Agustus 2024, 13:35
Tak Diundang ke IKN, Sultan Kutai Pilih Rayakan HUT Ke-79 RI di Kutai Kartanegara
Kaltim

Tak Diundang ke IKN, Sultan Kutai Pilih Rayakan HUT Ke-79 RI di Kutai Kartanegara

18 Agustus 2024, 10:59
Di Balik Upacara Kemerdekaan di IKN; Perampasan Hak Masyarakat Adat dan Lokal, serta Karpet Merah untuk Oligarki
Kaltim

Di Balik Upacara Kemerdekaan di IKN; Perampasan Hak Masyarakat Adat dan Lokal, serta Karpet Merah untuk Oligarki

17 Agustus 2024, 22:11

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.